Feeds:
Posts
Comments

Kalau soal musik berperan dalam meningkatkan kualitas hidup kayaknya udah banyak yang bilang ya, soalnya ga sedikit yang membahas dan penelitian yang membuktikan bahwa musik itu meningkatkan kecerdasan manusia bahkan sejak masih janin (terbukti banyak yang nempelin earphone dengan lagu Mozart dan lagu karya komposer klasik dunia ke perut ibu hamil, atau dengerin bareng-bareng dengan bayi), juga meningkatkan semangat hidup, coba saja dengan disaat bangun pagi, kita menyetel musik yang bersemangat dan riang, hal itu  dapat  membuat kita ikut bergembira dan semangat juga. Belum lagi musik juga mampu menambah vitalitas dan produktivitas kerja. Ga percaya? Yuk kita bahas yuk bagaimana ceritanya bisa begitu!

Kata para ahli, suara musik yang enak didengar dan melodi yang indah akan membantu produksi zat dopamine, suatu hormon bagian dari endorphine, hormon sama yang dapat muncul karena dipicu oleh rangsangan karena menikmati sesuatu yang menyenangkan untuk dilihat, enak dimakan, atau mencium aroma yang nyaman di hidung. Musik juga meningkatkan konsentrasi dan produktifitas kerja. Coba deh kalau bekerja dikejar garis mati atau dead line, dengan menyetel musik yang menyenangkan, akan banyak membantu menurunkan tingkat ketegangan dan stress. Pikiran yang lelah pun akan dapat rileks, sehingga pekerjaan yang harus diselesaikan menjadi terbantu, karena dapat dikerjakan dengan pikiran yang tenang.

images

source pic: favim.com

Itu saya buktikan sendiri. Kalau saya, rasanya sulit lepas dari musik. Musik menjadi bagian dari kehidupan saya dan keluarga. Bukan berarti saya pekerja di bidang musik atau jagoan main musik. Oh tidak. Sayang sekali. Dalam bernyanyi saya bersuara fals, dan kalau main musik, saya kategori sama sekali  minim dan jauh sekali dari kata mahir. Walaupun dalam hati saya selalu bercita-cita ingin bisa  jago main biola. Apa dikata, bakat dan kemampuan tidak sejalan dengan keinginan. Tapi paling tidak saya dan keluarga menikmati musik. Banget malah. Untungnya anak-anak saya tidak mewarisi bakat ibunya dalam hal tidak mampu bermain musik. Anak-anak saya senang dan bisa memainkan piano, biola dan gitar. Namun bahagialah mereka, karena tidak sumbang seperti saya lakukan.  Kalau saya itu lebih dikatakan sebagai penikmat musik ketimbang pemain. Bangun tidur kalau bete karena malas bangun dan beranjak dari tempat tidur, maka saya menyetel musik Classic Rock favorit saya. Lagu-lagu yang enak dari Van Halen misalnya. Contohnya lagu Jump dan Dreams. Berhasil membuat saya melompat dan mandi dengan bersemangat. Di jalanpun dalam menghadapi kemacetan, rasanya dapat lebih tertanggungkan dengan mendengarkan musik yang riang dan menyenangkan.

Di kantor bila sudah dilanda rasa lelah karena deadline ataupun pekerjaan yang menumpuk, lebih segar kiranya dengan mendengar musik. Kata para ahli dari bacaan saya, musik instrumental lebih baik diperdengarkan sebagai musik relaksasi dibanding musik dengan vokal manusia.  Dalam hal menikmati musik di tempat kerja, agar tidak mengganggu orang lain, maka saya menggunakan earphone. Namun ada baiknya bila mendengarkan musik dengan earphone jangan terlalu lama, karena agak mengesalkan bagi orang lain bila ada  yang perlu dengan kita. Dan rasanya lebih baik melepaskan earphone sesekali setiap beberapa lagu, agar mengistirahatkan telinga juga, dan daripada ditimpuk karena tidak menoleh saat dipanggil.Camera 360

Nah jadi bisa disimpulkan beberapa poin dari apa yang saya alami berdasarkan pengalaman, juga hasil kumpul-kumpulin dari beberapa bacaan dan pengalaman pribadi, bahwa musik dapat meningkatkan kualitas hidup dengan cara berikut ini:

1. Musik dapat menjadi penyembuh

Tidak sedikit terapi untuk kesehatan menggunakan musik. Adakalanya untuk menyembuhkan penderita stroke atau penyakit yang berkaitan dengan kejiwaan dan mental, dokter menggunakan musik untuk memberikan terapi bagi pasien. Belum lagi di tempat-tempat kebugaran dan kesehatan, sebagai alat bantu musik digunakan untuk memulihkan vitalitas, dan musik yang tenang dan lembut digunakan untuk menyenangkan dan menyehatkan pikiran. Musik juga dapat menenangkan detak jantung dan tarikan nafas, selain itu dapat menurunkan tekanan darah.

2. Musik dapat membantu tubuh rileks dan tidur nyenyak

Tubuh lelah dan letih dan sulit tidur dapat dibantu lebih rileks dengan mendengarkan musik sebelum tidur.  Anak-anak kecil dan bayi, senang dinyanyikan lagu pengantar tidur karena membantu menenangkan pikiran dan menghilangkan keresahan mereka.

3. Musik meningkatkan kinerja otak

Dalam melakukan pekerjaan yang sulit, juga pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan durasi yang panjang dan melelahkan, mendengarkan musik sambil bekerja membantu pikiran agar tetap fokus.

4. Musik dapat meningkatkan produktivitas

Mendengarkan musik yang berenergi dapat meningkatkan vitalitas. Bekerja sambil mendengarkan musik menjaga kita agar tetap bersemangat. Menghilangkan kantuk dan membuat hati riang gembira. Bukankah kita sering bersenandung mengikuti lagu yang kita dengar sambil bekerja? Semangat yang dipompa oleh musik juga memicu adrenalin, hormon yang berguna sebagai penghilang rasa sakit dan juga dapat memberikan gelenyar semangat yang mengaliri tubuh kita.

5. Musik meningkatkan performa fisik

Berolahraga sambil mendengarkan musik sudah bukan hal yang aneh. Baik itu melakukan aerobik, senam, fitness, atau lari pagi berkeliling lapangan olahraga atau jalanan perumahan.  Musik dapat menghambat rasa lelah yang timbul juga dapat membantu koordinasi gerakan motorik tubuh yang lebih baik. Lihatlah orang yang menari diiringi musik, gerakan tubuhnya selaras dan enak dilihat kan?

6. Musik menghilangkan stress dan depresi

Tubuh yang tegang dan lelah, pikiran yang cape akibat pekerjaan dan permasalahan, dapat dikurangi dengan mendengarkan musik. Musik juga mampu membuat gembira dan oleh karenanya dapat menghilangkan kesedihan dan menghapus depresi. Hidup terasa lebih indah dan ringan dengan adanya musik yang dapat kita dengarkan dan kita nikmati.

pertamaxLalu sekarang yang paling penting dari semua pembahasan di atas, kembali pada judul di atas ini, jadi apa hubungannya hayoh dengan penggunaan Pertamax? Nah lho.  Sumpah saya juga tadinya engga tahu. Padahal saya ini pengguna  setia Pertamax.  Akhirnya setelah saya pikirkan dengan mendalam (uhuk..batuk-batuk)  saya ingin membagikan hasil renungan saya ini dengan pembaca.

Pertamax itu memiliki banyak persamaan  dengan musik. Pertamax juga mampu meningkatkan kualitas hidup. Caranya?

Pertamax berkontribusi dalam menjaga  kesehatan lingkungan dan kualitas udara. Dengan menggunakan Pertamax kita mengurangi polusi.  Bahan bakar minyak ramah lingkungan yang dikeluarkan oleh Pertamina. Mengapa ramah lingkungan? Karena Pertamax tidak mengandung timbal, dan Pertamax Plus tidak mengandung timbal juga bahan-bahan metal atau logam lain.

Apa itu timbal? Mengapa timbal berbahaya bagi manusia bila terkonsentrasi di udara? Timbal adalah logam berat yang bernama latin Plumbum, disingkat Pb. Di Tabel Kimia Unsur nangkring dengan nomor  atom 82.  Secara alami logam berat ini ada di kerak bumi, namun karena bahan bakar minyak yang mengandung timbal ini diolah untuk aktivitas manusia, keberadaan logam berat beracun bagi manusia ini menjadi terkonsentrasi di di sekitar kita. Timbal yang berbahaya ini bisa masuk ke tubuh manusia melalui air, udara, debu, makanan dan minuman.

Seberapa berbahaya kah Timbal? Kok heboh banget. Timbal itu berbahaya bagi tubuh salah satunya karena menghambat kinerja enzim pembentukan sel darah merah. Sel darah merah menjadi berumur pendek, sehingg jumlahnya menjadi berkurang dalam tubuh. Belum lagi Timbal yang merupakan racun berdosis tinggi ini terakumulasi dalam jaringan tubuh untuk periode tertentu, dan menyebabkan berbagai gangguan pada setiap sistem-sistem yang ada tubuh manusia, dari sistem jaringan syaraf, sistem peredaran darah, sistem urinaria, sistem reproduksi dan  sistem lainnya.  Ngeri.

Dengan penggunaan Pertamax, jelas timbal yang berbahaya bagi tubuh ini ditiadakan. Jadi Pertamax jelas lebih sehat bagi kehidupan manusia dan memberi kontribusi untuk menjaga kualitas lingkungan.

Pertamax juga meningkatkan kinerja mesin. Nah apa ini. Ternyata karena nilai oktan yang tinggi membuat pembakaran bahan bakar minyak lebih baik. Ini gimana ceritanya. Jadi nilai oktan yang tinggi yang dimiliki Pertamax, membuat Pertamax mampu menerima tekanan pada mesih dengan kompresi yang tinggi.  Kinerja Pertamax optimal pada gerakan piston mesin mobil. BBM yang terbakar pun optimal, kinerja mesin menjadi maksimal.  BBM yang tidak terbakar dengan maksimal, akan meledak tidak sesuai dengan gerakan piston. Orang menyebutnya dengan istilah ‘knocking’.  Penggunaan Pertamax jelas membuat bahan bakar digunakan secara optimal sekaligus menjaga kinerja mesin untuk tetap memiliki performa yang baik dan jelas mesin menjadi awet. Tidak mesti sering-sering mengalami perbaikan ini itu, yang dapat memicu stress dan memakan biaya.

Performa atau kinerja mesin mobil yang lebih baik ini juga dikarenakan Pertamax ini ditambah aditif untuk membersihkan Intake Valve Port Fuel Injector dan Ruang Bakar dari carbon deposit. Mesin mobil terjaga kondisinya. Ini sama saja dengan Pertamax menjaga kinerja, produktivitas, performa, dan kesehatan baik pada mesin mobil maupun yang punya mobil, bahkan juga meluas berperan aktif dalam menjaga kesehatan  lingkungan sekitar dan orang-orang di sekitar kita. Pertamax juga secara tidak langsung mengurangi stress pada kita. Menggunakan Pertamax, bikin mesin awet, tidak mudah rusak, tidak gampang masuk bengkel, dengan Pertamax kita menghemat untuk pengeluaran yang lebih besar apabila mesin mobil kita jebol. Pernahkah mesin mobil Anda jebol? Biaya dan waktu yang terbuang bener-bener bikin stress, dengan Pertamax kita bisa mencegahnya. Sama dengan fungsi musik kan?  Musik dan Pertamax keduanya memang untuk kualitas hidup yang lebih baik dan menyenangkan.

20130325_223811

Posting blog ini sebagai keikutsertaan saya dalam lomba menulis yang diselenggarakan oleh Pertamax . Untuk yang ingin ikutan bisa follow twitter Pertamax di @PertamaxIND dengan hastag #apaidemu

bahan bacaan:

http://www.emedexpert.com/tips/music.shtml

http://www.nytimes.com/2012/08/12/jobs/how-music-can-improve-worker-productivity-workstation.html

http://www.pertamina.com/fuels/product.php?hal=product&pg=pertamax

Dalam rangka mindahin tulisan dari akun saya di Kompasiana:

Meskipun saya tidak punya kemampuan ngehack apapun kecuali blender di dapur saya itupun dengan hasil gagal total, saya suka rada mengikuti saja berita-berita tentang dunia IT khususnya di milis yang saya ikuti yaitu Id-Apple, Teknologia, dan Id-gmail. Kadang saya juga membaca TV dan mendengar koran dan majalah. Vice Versa.

Dari media massa, beberapa kali pemberitaan soal hacker di beberapa media belakangan, mengingatkan saya pada seorang hacker Indonesia yang terkenal di dunia internasional, yang saya tahu kalau dia mau iseng sama saya, akan lebih baik bagi  saya untuk mencabut kabel ethernet saya dan mematikan segala jaringan internet saya. Tapi saya tahu persis orangnya tidak akan iseng  pada saya seperti itu. Bahkan kadang saya suka sulit membedakan profesi dia ini sebenarnya DJ atau hacker? Soalnya dia juga seorang DJ handal profesional dan produser musik.

Bahkan dia sendiri tidak mau disebut hacker atau pakar IT, di beberapa media (silahkan dicek) ia mengatakan lebih baik disebut sebagai pengamat atau partisipan aktif. Di blog lamanya tagline-nya adalah “I love watching people from safe distance” yang kadang saya suka latah ikut-ikutan bilang gitu kalau ditanya kenapa saya suka ngintip orang di balkon sebelah gedung saya yang lagi pacaran.

Namanya Jim Geovedi. Lahir di Lampung 28 Juni 1979. Mahir bahasa Sunda dan Jawa.  Seperti apakah sosokmya? Saya katakan sangat rendah hati sejauh saya mengenalnya. Banyak berita-berita yang ada menyebutkan dia adalah sosok yang ditakuti di dunia internasional. Mengapa ditakuti? Bukan karena iseng tentu saja, tapi Jim Geovedi mampu meretas satelit. Seperti diberitakan dalam BBC News yang mendeskripsikannya sebagai berikut:  “doesn’t look like a Bond villain… but possesses secrets that some of them might kill for”. Dalam wikipedia disebutkan bahwa keahlian Jim Geovedi adalah menemukan kelemahan dalam computer network security, khususnya pada sistem satelit dan telekomunikasi.

Berbagai negara dilawat sebagai pembicara di berbagai konferensi tentang keamanan jaringan dan lain-lain, Jim saat ini menetap di London dan memiliki perusahaan jasa keamanan sendiri, eh bukan penyedia satpam ya tapi perusahaan jasa layanan keamanan teknologi informasi.

Lepas dari kemampuannya menggeser arah dan jalannya satelit ataupun mengendalikan internet di Indonesia, saya sendiri menyukai bot twitter yang dibuatnya si begobet cinta damai, @begobet ini bisa diajak ngobrol apa saja, seperti yang saya kutip dari jim.geovedi.com:

The purpose of Begobet is to converse with Twitter users on random topic, from Love to Death or from Soccer to Facebook games. Begobet is the first natural language chatbot in Twitter using Indonesian language.

Jadi kalau saya suntuk dan twit saya tidak ada yang merespon, saya sering twitteran dengan si begobet ini, dijamin dapat reply dan nyambung. Akhir-akhir ini bahkan begobet sudah bisa bahasa Sunda.

Andaikan di Indonesia lebih banyak kloningan Jim Geovedi, rasanya saya tidak cemas dengan hacker. Karena dia lebih humanis dan bahkan humoris walau kadang sarkastis. Hihihi. Menurut wawancara dengan Deutche Welle, Jim bahkan tidak memulai ketenarannya dengan menghacking sistem.

Lebih lengkap tentang Jim Geovedi bisa dicari di perambah Anda.

Link referensi:

http://news.bbc.co.uk/2/hi/technology/5399050.stm

http://www.focus-global.asia/2013/02/jim-geovedi-hacker-indonesia-yang-mampu.html

http://www.merdeka.com/teknologi/jim-geovadi-hacker-indonesia-yang-terkenal-di-dunia.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Jim_Geovedi

yang bahasa Jawa juga ada:

http://jv.m.wikipedia.org/wiki/Jim_Geovedi

rps20130313_211624_134

Susu kesayangan. Lupakan lap butut yang ikut terfoto di belakang dus susu ya..

Minum susu tiap hari? Memang sebagian anak ada yang suka demikian, tapi agar anak tidak bosan dan menikmati susu dengan berbagai format dan bentuk, apa salahnya kan? Sekalian agar susu sehat segar juga dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.Karena bukan anak-anak saja yang membutuhkan manfaat susu. Orangtuanya juga dong, check this out cerita saya berikut ini.

Saya memiliki anak-anak usia sekolah dan sedang bertumbuh dengan pesat. Anak saya yang laki-laki namanya Dimas duduk di kelas 2 SMP tingginya sudah mencapai 170 cm, kegiatannya seabrek juga mengikuti olahraga beladiri Taekwondo,yang saya yakin untuk itu membutuhkan stamina juga tulang yang kuat dan tubuh sehat. Yang kedua, Dinda mengikuti ekstra kulikuler Paskibra dan marching band.  Adiknya perempuan, Drea, umurnya 10 tahun duduk di kelas 4 SD, ikut les menari balet. Juga membutuhkan kelenturan, keluwesan, kekuatan tubuh, dan postur yang baik.

Saya dan suami yang bekerja kantoran, pergi pagi kadang pulang juga menjelang malam, untuk stamina kami sendiri juga usia sudah memasuki usia menjelang pertengahan, tentu membutuhkan juga kalsium untuk menjaga agar tulang tidak keropos atau yang kita sebut dengan nama susahnya osteoporosis. Hih serem. Kita bisa bungkuk sebelum waktunya, dan badan menjadi mudah renta. Jadi kebutuhan susu sebagai penjaga stamina, sumber nutrisi dan kalsium yang tinggi, diperlukan oleh seluruh anggota keluarga.

Untuk mendapatkan manfaat dari susu setiap hari, sangat menyenangkan untuk dinikmati dengan berbagai variasi. Tidak cuma diminum glek glek glek saja, tapi juga  harus bisa dimakan dengan nyamnyam nyam atau diseruput put put put. Oleh karena itu ditengah kesibukan saya bekerja di luar rumah, juga hiruk pikuknya anak-anak yang akan berangkat sekolah dan juga les atau kegiatan ekstra lain, saya menyiapkan sarapan atau makan siang yang mudah dan cepat namun bergizi dan sehat. Memanfaatkan susu sebagai bahan bakunya adalah hal yang hampir selalu saya lakukan untuk menambah gizi dan variasi pada makanan yang saya hidangkan.

Untuk menikmati susu, saya misalnya suka sekali membuat sup, sarapan seperti waffle dan berbagai pasta dengan krim dari susu dan keju. Alasannya, selain karena membuatnya mudah dan cepat, anak-anak suka, rasanya pun sangat dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya, eh enaknya. Saya juga tidak segan loh membagi resepnya disini. Siapa tahu dapat memberi inspirasi untuk pembaca yang ingin memaksimalkan dan berkreasi dengan susu.

Untuk sarapan saya suka membuat waffle atau pancake dengan susu Greenfields. Oh ya varian susu Greenfields ini ada macam-macam. Ada yang Low Fat High Calcium dan Low Fat Skimmed Milk, ini jelas kesukaan saya, selalu mendapatkan nutrisi terbaik dari susu namun tidak cemas dengan efek samping alias kegendutan! Untuk anak-anak saya menyediakan Fresh Milk GreenFields, sebagai teman mereka menikmati sereal saat sarapan, atau membuat kopi dengan sedikit susu segar ini buat saya dan pasangan. Dengan Freshmilk pula saya membuat berbagai macam masakan, rasanya lezat karena menggunakan susu segar berkualitas. Oh ya, kalau hari sedang panas terik atau sore hari menjelang dimana kita telah melalui hari melelahkan, menikmati susu dengan rasa yang klasik, alias Chocolate Malt sangat mengasyikan. Ditambah es! uih perfect!.

Namun ada satu resep nih yang paling disukai kami sekeluarga, Cauliflower Carrot Cheese and Milk Soup ala Chef Mira! Sebenarnya sih kalau bahasa Indonesianya, cukup bilang Sup Kembang Kol Wortel. Tapi anak-anak suka penamaan yang bombastis dan heboh,mungkin kalau mendengar ibunya heboh, akan menambah selera mereka untuk makan sepertinya.

Sup ini sangat enak dinikmati di jam berapa saja, dan di waktu kapan saja. Tapi saya pribadi menyukai menikmatinya di musim hujan. Suasana di luar hujan deras dan hawa yang dingin, membuat rasa sup ini makin bertambah, apalagi hangat-hangat mengepul. Nikmatnya luar biasa. Bagi saya sendiri, saya senang karena dengan membuat sup ini anak-anak bisa mengkonsumsi sayur juga sekaligus meminum susu, anggaplah seperti sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui.

Yang harus disiapkan sebagai karakter-karps20130314_190746_204rakter yang akan berperan dalam proses pembuatan sup lezat ini adalah sebagai berikut:

1 Karton Fresh Milk Greenfields, ukuran 1 liter. Ini tidak semua terpakai, tapi kan memasak sambil minum kopi panas dengan tambahan susu ini nikmat sekali lho! Coba saja.

1 kembang kol segar, dicacah kecil-kecil
2 wortel ukuran sedang, dicacah kecil-kecil
1/2 blok keju cheddar atau sesuai selera, parut. Oh ya produk keju dari Greenfields juga ada
1 bawang bombay ukuran sedang, dicacah halus
2 siung bawang putioh, dicacah halus
2 batang parsley segar, cacah halus
1 batang seledri, cincang
2 sendok mentega untuk menumis
2 sendok tepung maizena
Bila suka tambahkan krim asam (sour cream) 1 sendok agar lebih segar
garam gula dan merica bubuk secukupnya

Cara membuat:
panaskan mentega di panci dengan api kecil, tumis bawang bombay bawang putih sampai harum tapi tidak sampai coklat, jaga jangan gosong, setelah itu masukan kembang kol dan wortel, campur susu dengan tepung juga dengan krim bila suka rasa yang lebih ‘creamy’, tambahkan susunya, lalu aduk rata.  Tuangkan susu ke dalam panci.  Aduk-aduk sup sampai uapnya mengepul dan harum, taburkan parsley cincang dan seledri, tambahkan gula garam dan merica. Jaga api kecil saja, setelah  mendidih dan mengental, masukkan parutan kejunya, aduk merata. Matikan api. Siapkan dengan mangkuk-mangkuk sup yang cantik. Mangkuk bersih dan cantik selalu menambah selera makan menurut saya. Hidangkan dengan roti baguette panggang dengan olesan butter dan cacahan bawang putih yang dipanggang. Hmm rasanya sungguh lezat!

Oh ya untuk Fettucini cream cheese ini resepnya, barangkali ada juga yang mau buat. Soalnya anak-anak saya doyan banget. Membuatnya praktis juga. Bisa dikerjakan sepulang kantor untuk makan malam. Yang penting sih, krim atau susu segarnya selalu siap tersedia. Ini  dia resepnya untuk sekeluarga berjumlah 4 orang doyan makan. Eng ing eng.

4  butir telur
1/4 blok  butter
1/4 blok keju cheddar diparut
1 siung bawang putih dicacah halus
1/2  cangkir whole cream atau fresh milk
1 pak  fettucini or spaghetti
2 (3 1/2 oz.) pkg. sliced pepperoni, potong tipis
1 pak  Parmesan cheese, untuk taburan  sesuai selera
1 sendok teh cacahan fresh parsley dan oregano
merica, garam dan gula secukupnya
Camera 360

Lelehkan mentega dan tumis sebentar bawang putih, oregano dan parsley beserta pepperoni. Kocok manual krim atau susu, keju berserta telur sampai rata. Rebus fettucini atau spaghetti dengan sedikit garam sampai ‘Al dente’.  Al dente ini bukan apa-apanya gembong mafia bernama Al Capone ya, tapi kondisi dimana pasta terasa kenyal bila dikunyah. ‘Chewy’ lah kalau orang Sunda bilang.  Kalau tidak kenyal, maka fettucini ini tidak sah ya, walaupun masih boleh-boleh saja bila dimakan.  Aduk fettucini atau spaghetti ini dengan kocokan krim/susu dan telur. Beri tambahan sedikit garam, gula dan merica sesuai selera.  Berikan tumisan pepperoni. Taburkan parmesan cheese.

Membuat pasta ini juga tidak hanya bereksperimen dengan fettucini atau spaghetti saja, tapi juga membuat lasagna. Nah kadang saya juga membawa lasagna buatan sendiri ke tempat kerja untuk dinikmati bersama. Hehehe, dengan harapan teman-teman saya yang langsing-langsing juga ikutan montok kayak saya. Biar bukan saya doang yang badannya maksi di kantor. Kalau bawa makanan, kita bisa mendadak bisa jadi selebriti loh, mendadak rasanya semua orang ngefans sama kita.

Kenapa eh kenapa coba saya suka menggunakan susu cair segar? Katanya sih dulu Nefertiti, si ratu cantik di jaman Mesir kuno mandi dengan susu segar lho.  Eh ini alasan yang tidak nyambung, sori.  Alasan utama pakai susu segar untuk memasak, jelas akan memberi rasa dan kelezatan yang sungguh berbeda dengan susu olahan lainnya, lagi pula susu segar kan enak diminum langsung. Nah mengenai manfaat ini dia:

  • Susu cair segar kaya dengan enzim dan berisi 22 asam amino esensial, termasuk fosfat yang penting untuk penyerapan kalsium.
  • Susu cair segar mengalami proses pasteurisasi, yaitu proses susu dipanaskan, membunuh bakteri, enzim dan protein yang tak menguntungkan.
  • Susu cair segar mengandung 8gr protein dan memberikan 30 persen dari kebutuhan kalsium harian.

Manfaat tersebut penting untung kesehatan saya, anak-anak dan keluarga. Kebutuhan kalsium dan protein harian dapat terpenuhi dengan mudah dengan cara yang dapat dinikmati sekeluarga. Kalsium sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat, juga kuku dan rambut yang sehat. Protein sangat penting sebagai zat pembangun untuk tubuh.

Selain manfaat susu untuk kesehatan, saya juga boleh dong narsis sebagai chef atau tukang masak keluarga.  Buktinya dengan memasak menggunakan susu yang sehat dan enak, saya jadi disayang.

Nah, what real milk can do? Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja kan?  Susu juga terbukti bikin saya dicintai oleh orang-orang disekitar saya.

Oh ya tulisan ini adalah keikutsertaan saya dalam mengikuti kompetisi blog yang diadakan oleh Greenfields. Hadiahnya keren pisan, jalan-jalan sekeluarga ke Legoland Malaysia (ngiler deh sampe seember nih).  Kalau ada yang ingin ikutan bisa klik link ini ya, Kompetisi blog Greenfields.  Siapa tau diantara kita ada yang terpilih sebagai pemenang. Kalau yang baca ada yang menang, traktir saya ya. Abis kalau diminta hadiahnya siapa juga yang bakal mau kasih.

Good luck for me and everybody!

Suatu hari sewaktu saya (lagi-lagi) datang kesiangan untuk kuliah di suatu masa saat saya masih tingkat satu, beberapa teman mencegat saya. Dibawah tekanan dan paksaan dan dicampur sedikit penculikan, saya diajak dengan semena-mena ke gedung pendopo kampus kami, untuk ikut serta menjadi anggota paduan suara mahasiswa. Apa daya saya tidak bisa melawan, tiga teman saya walaupun perempuan, tiga-tiganya tinggi dan kekar.

Sebagai info di jaman saya kuliah itu, dimana biasanya di kampus lain menjadi anggota padus atau paduan suara ini merupakan suatu idaman atau suatu prestise untuk bergabung -untuk berbagai alasan, misalnya biar keren atau ajang ngeceng- di tempat saya kuliah malahan jarang yang berminat. Entah kurangnya informasi atau menganggap kegiatan tersebut kurang “manly” buat sebagian mahasiswa di kampus saya yang kira-kira saat itu 80% lebih berjenis kelamin pria.

Saya dibujuk rayu untuk bergabung dengan iming-iming pembimbing paduan suara kami dengan ijin pemerintahan kampus setempat tentunya, memberikan uang transportasi dan uang lelah lainnya bagi anggota paduan suara. Heh? Dibayar? Wah langsung saya yang mata duitan ini tegak telinganya. Selain itu gosipnya dijamin tidak akan mendapat nilai jelek dari dosen yang membimbing kegiatan ini (yang bener nih?), yang mana ini juga menggembirakan saya yang nilainya sering jeblog. Iming-iming lainnya adalah mahasiswa yang mengikuti kegiatan olah suara ini juga dibebaskan dari kewajiban kompen. Halah, apa itu kompen?

Kompen atau kompensasi adalah kegiatan di masa liburan yang diperuntukkan bagi mahasiswa mahasiswi yang mengalami keterlambatan masuk kelas. Berapa menitpun terlambat akan dihitung satu jam. Dan dari satu jam entah dihitung dengan metode kwadrat atau perkalian lipat ganda macam apa, akan membuat dari beberapa jam menjadi beberapa hari. Itu adalah hari-hari dimana, kami yag imut dan lucu ini harus masuk di masa libur semester untuk menjadi tukang bersih-bersih di sekolah.

Dari pekerjaan mengecat ulang tembok, mengepel lantai, mencuci gorden, membersihkan mesin-mesin boiler, sampai menyusun ulang buku-buku di perpustakaan, dan lain sebagainya, dikerjakan oleh mahasiswa tukang telat ini. Cape? Itu pasti. Saya pernah kebagian membersihkan dan mengecat dinding di gedung kuliah saya. Satu minggu full. Kapok? Tidak. Saya tetap datang kesiangan.

Dari hal-hal di atas, tentu saja kesempatan mendapat uang saku dan menghindari kompen, memang membuat mata saya berbinar-binar. Apalagi ada insentif ekstra. Pelatih paduan suara kami yang berasal dari mahasiswa di kampus induk kami di jalan Ganesha, ganteng bukan main. Ah meleleh deh hati dan lidah saya.

Itu sekilas (eh sekilas kok banyak), tentang bagaimana saya yang suaranya pales ini bisa ikut-ikutan bernyanyi di paduan suara mahasiswa kampus kami. Lagu kelulusan yang paling saya suka, ada dua. Sebuah lagu Mars sekolah kami, yang mana kalau dinyanyikan bikin saya ingin melompat-lompat seperti burung bersiap terbang lalu berlari keliling aula gedung wisuda, dan lagu Gaudeamus Igitur -yang sering menjadi bahasan kontroversi untuk sebuah lagu kelulusan, karena sebagian orang menganggapnya sebagai lagu mabuk-mabukan dan lagu ajakan untuk kehidupan hedonis. Heh? yang benul? (Benul adalah singkatan dari Benar dan Betul, disingkat Benul. Demikian. Penulis).

Mari kita telaah sejenak lirik lagu Gaudeamus Igitur atau di Inggris lebih sering disebut dengan “The Gaudie” saja:
Gaudeamus igitur
Juvenes dum sumus.
Post jucundam juventutem
Post molestam senectutem
Nos habebit humus.

Mari kita bersenang-senang
Selagi masih muda.
Setelah masa muda yang penuh keceriaan
Setelah masa tua yang penuh kesukaran
Tanah akan menguasai kita.

Ubi sunt qui ante nos
In mundo fuere?
Vadite ad superos
Transite in inferos
Hos si vis videre

Kemana orang-orang sebelum kita
Yang pernah hidup di dunia ini?
Terbanglah ke surga
Terjunlah ke dalam neraka
Bila kau ingin menjumpai mereka

Vita nostra brevis est
Brevi finietur.
Venit mors velociter
Rapit nos atrociter
Nemini parcetur.

Hidup kita sangatlah singkat
Berakhir dengan segera
Maut datang dengan cepat
Merenggut kita dengan ganas
Tak seorang pun mampu menghindar

Vivat academia!
Vivant professores!
Vivat membrum quod libet
Vivant membra quae libet
Semper sint in flore.

Panjang umur akademi!
Panjang umur para pengajar!
Panjang umur setiap pelajar!
Panjang umur seluruh pelajar!
Semoga mereka terus tumbuh berkembang!

Sebenarnya panjang sih, tapi yang sering dinyanyikan seringkali versi pendeknya. Mungkin berhubungan dengan kemampuan otak kami yang pas-pasan dalam menghafal lagu dengan lirik asing.

Anggapan bahwa lagu tersebut menjadi semacam lagu inisiasi untuk mabuk-mabukan, diawali dengan kebiasaan para lulusan di universitas Eropa yang menyanyikan lagu ini sambil minum-minum bir (dan mungkin minuman lainnya) di acara pesta kelulusan. Mungkin saking seringnya dinyanyikan sambil pesta dan minum-minum di perayaan kelulusan akhirnya lagu ini dianggap sebagai lagu mabuk-mabukan atau lagu pesta pora.

Sedangkan tuduhan bahwa lagu ini mengajak pada kehidupan hedonisme, adalah karena adanya lirik yang menyiratkan untuk bersenang-senang di masa hidup yang singkat. Padahal sih bisa jadi lirik lagu tersebut lebih kepada ungkapan “seize the day” atau “carpe diem, babe” (babe-nya sih tambahan saya sendiri).

Apapun kontroversi tentang lagu The Gaudie ini, sayang juga kalau dihapuskan dari acara wisuda kelulusan. Soalnya asik banget menyanyikan lagu gembira saat wisuda itu, rasanya dada ini dipenuhi semangat, dan kaki juga ingin melompat-lompat. Apalagi pas sampai di bait Vivat Academia dan Vivat Professores itu. Oh ya masihkah lagu ini dinyanyikan saat wisuda? Sudah lama saya tidak berkecimpung di kemahasiswaan atau main-main ke kampus lagi.

Saya resize2ini kalau lagi memiliki mobilitas yang sangat rendah, dan sedang dalam kondisi low profile (eh maksudnya posisi badan lagi dibawah alias lagi seneng tiduran), biasanya memang kalau sudah bosan sendiri akhirnya akan mencari-cari kesibukan yang ga jelas di rumah. Bila sudah beres-beres rumah, masak, dan puas tidur, lalu akhirnya suka mengotak-atik peralatan lenong saya. Alias peralatan make up yang jarang dipake.

Hari ini sudah lama saya ingin sekali mencoba memasang bulu mata palsu. Bukan, bukan karena ikut-ikutan Syahrini. Saya lebih suka dibilang ikut-ikutan Twiggy. Ini dalam rangka iseng. Cuma penasaran aja, pengen tau rasanya gimana masang bulu-bulu sikat seperti itu di kelopak mata.

Suatu hari di kantor, saya pernah memperhatikan resepsionis cantik disana sedang memang bulu mata palsu. Memang resepsionis di tempat kami ini suka mengisi acara di kafe atau acara yang membutuhkan seseorang yang bernyanyi dan sekaligus menjadi pembawa acara. Saya terkagum-kagum melihat dia memasang bulu matanya dengan terampil, metodis dan tanpa belepotan dengan lem dan sebagainya. Mengagumkan! Kalau saya seringkali belepotan dalam mengoles lipstik, atau melukis eyeliner. Susah bener menggambari wajah sendiri itu.

resize1Karena saya senang sekali melihat dia menempeli bulu mata ala Syahrini itu, atas sarannya saya kemudian membeli beberapa jenis bulu mata palsu, yang murah-murah saja di warung depan, eh. Pokoknya harganya Rp 7000,- lah, entah terbuat dari apa. Mungkin ijuk. Yang jelas bukan seperti Syahrini (lho kok Syahrini melulu, abis emang sih disini dia pelopor penggunaan bulu sikat sebagai bulu mata dengan ungkapan anti badainya itu), yang konon membeli berbagai jenis bulu mata palsu di Amrik sana. Oh ya saya juga membeli lemnya, bentuk tabungnya kecil, dengan kuas untuk mengoles. Mungkin kalau masih musim berkirim surat dengan perangko, lem ini bisa alih fungsi sebagai pengelem amplop dan perangkonya.

Nah ini dia yang saya siapkan:

  • bulu mata palsu beraneka pilihan, dari yang super tebal sampai yang jarang
  • sebuah pelentik bulu mata, eyelash curler. Panaskan dulu karet pada eyelash curler ini dengan hair dryer agar efek lentik di bulu mata asli dapat diperoleh
  • satu buah lem perekat khusus, bulu mata biasanya sudah lengket karena ada lem bawaan, tapi demi hujan badai yang mungkin dihadapi, juga angin kencang badai tropikana tidak ada salahnya diperkuat dengan olesan lem tambahan.
  • satu buah maskara super hitam untuk memperkuat aksen

twiggy-false-eyelashes

twiggy-false-eyelashes-

By the way naik busway, sebenarnya bulu mata palsu ini sudah dipopulerkan sejak tahun 60-an, oleh model jangkung Twiggy itu. Dia terkenal dengan bulu mata tebal pada atas kelopak dan juga kelopak bawah yang membuat matanya tampak  besar seperti mata rusa. Segera mata dengan bulu mata panjang menjadi ngetop dan terkenal dengan model Twiggy’s Eyelashes. Kalau menurut saya, bulu mata palsu Twiggy ini tidak tampak memberati wajah, mungkin karena wajahnya nyaris tanpa polesan make-up.

resize

Bulu mata palsu makin macam-macam saja bahan dan bentuknya. Ada yang seperti kipas, ada yang berbulu-bulu burung, ada yang super panjang seperti sulur yang menjulur, ada yang malahan berbentuk kupu-kupu kecil. Harganya bermacam-macam dari yang sepasang murahan seperti yang saya beli, ada yang sampai ratusan ribu rupiah bahkan lebih.  Warnanya juga beraneka macam. Dari yang standar seperti hitam, sampai dengan warna-warni pelangi, juga warna elektrik yang nyentrik.

Sebenarnya Syahrini yang cetar ceter membahana ini juga dengan bulu mata palsunya adalah kampanye marketing yang oke juga. Dengan membranding dirinya sendiri dengan bulu mata bak pohon pisang kipas, dia sekarang dengan pedenya sudah bisa menawarkan bulu mata palsunya di pasaran. Lepas dari suka atau tidaknya kita akan make-upnya yang terkadang over sampai kadang bisa menakuti anak kecil atau anak besar, paling tidak menempelkan image bahwa bulu mata palsu = syahrini, saya pikir sudah terukur dengan kata sukses.  Saya ga akan bahas masalah keberhasilan membrandingkan diri sebagai trik pemasaran, ntar jadi ikut-ikutan Hermawan Kertajaya.

Yang jelas untuk pemasangan bulu mata palsu ini ternyata berakhir dengan kegagalan bagi saya. Selain lengket-lengket dan susah masangnya, rambut saya juga jadi ikut-ikutan nempel. Belum lagi setelah bulu mata palsu itu terpasang, saya merasa ada kotoran besar yang menempel di kelopak mata, jadi rasanya ingin gosok mata terus. Belum lagi kok rasanya jadi beban ya bagi kelopak mata, lama-lama saya jadi pusing. Ini baru bulu mata model tipis. Gimana ya kalau pakai yang tebal seperti sikat kamar mandi itu, berat banget mungkin rasanya.

Ini saya berbulu mata anti topan. Ga mirip Twiggy. Sayang sekali.

rps20130309_171418_885

 

Camera 360Saya suka banget Pho Bo, atau Beef Noodle Vietnam yang gurih dan segar tersebut.  Kalau mampir di food court yang ada lapak penjual masakan Vietnam, pasti yang saya pilih ya itu, plus lumpia yang dari sayuran segar semua itu. Apa ya namanya. Vietnamese Spring Roll kali ya. Beberapa kali setelah mencicipi disana-sini di restoran ataupun di foodcourt, akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan, Mie Vietnam pedas segar ini enakan bikin sendiri. Kalau masak sendiri, selain penggunaan MSG yang terkendali, bahan-bahannya yang digunakan juga terjamin kesegarannya. Juga paling tidak, lemak yang didapat dari daging sapi atau bahan daging lainnya, akan lebih terkendali kalau masak sendiri.

Resep ini hasil modifikasi saya, dan bisa bisa disesuaikan dengan selera sendiri.

Untuk membuat kaldu, yang harus disiapkan adalah bahan-bahan sebagai berikut:

1 bongkah tulang sapi yang masih ada sunsumnya (saya tidak pernah pakai)

1 butir bawang bombay dibelah dua (dibakar sebentar)

1 ruas jahe (dibakar sebentar)

2 butir bunga lawang (star anise)

3 siung bawang putih digeprek

3 butir bawang merah (tidak diapa-apain, dikupas doang)

1 iris besar daging sirloin steak (saya ga pernah pakai karena terlalu gurih jadinya)

1 pak daging sirloin yang diiris tipis sekali (daging shabu-shabu siap pakai), kira-kira  200 gram di supermarket biasanya sudah dipak dengan manis, bisa digunakan semua, bisa dimasak sebagian, tergantung selera dan jumlah orang yang akan menikmati hidangan.

1 ruas kayu manis

1 blok kaldu sapi (saya tidak pernah pakai)

Garam dan gula secukupnya, plus yang paling penting, gunakan kecap ikan nuoc nam (vietnam fish sauce) atau merk jenis lainnya, yang penting kecap ikan.

Camera 360Untuk membuat kaldu semua bahan tersebut bisa dimasukkan ke dalam panci tambah air kira-kira 1,5 liter lalu rebus dengan api kecil. Ingat, apinya harus kecil ya! selama 3 jam.  Oh ya daging irisan tipis sirloinnya sisihkan dulu. Jangan ikutan direbus. Biasanya daging ini dimasukkan terakhirm bahkan hanya setengah matang saja. Namun bila tidak suka daging yang masih setengah mentah, ya ikutan direbus saja, toh tidak akan ada yang melarang.

Sambil menunggu terjadinya kaldu yang enak dan sedap. Siapkan bahan-bahan untuk mie model vietnam ini.

1 pak mie beras.  Kalau tidak bisa menemukan mie dari beras ini, ganti saja dengan mie telur biasa. Banyaknya menyesuaikan porsi orang yang mau makan tentu saja. Mie disiram air panas, lalu sisihkan.

1/4 ikat daun cilantro untuk taburan. Nah ini juga sama konsepnya, gunakan secukupnya sesuai selera. Ada yang mengatakan daun cilantro ini sesuatu yang sulit digambarkan, bau wangi atau bau tidak enak? Karena buat yang tidak suka akan mengatakan bau daun cilantro ini baunya seperti kutu busuk.

1 batang bawang daun bagian batang, diiris serong

1/4 ikat daun mint

3-5 pucuk daun basil, atau siam queen basil, atau bila tidak juga punya daun basil, pakai saja daun kemangi. Namun wanginya akan lain tentu saja.

1 mangkok tauge segar

1 mangkok kecil irisan cabe rawit sesuai selera

1 buah lemon, atau jeruk nipis, diiris untuk diperas airnya

vietnamese-pho-recipe-herbsNah untuk menghidangkan, susun mie, tauge, daun bawang, mint, basil, daging bila suka setengah matang diletakkan di atas mie dalam keadaan mentah. Kuah atau kaldu yang sudah kita siapkan, disaring dulu sehingga segala macam bumbu yang ikut direbus tidak ikutan masuk ke dalam mangkok.  Biasanya restoran menghidangkan mie ini dengan mangkok ukuran besar dengan sendok yang mirip sendok sayur, lengkap dengan sumpit. Taburkan irisan cabe rawit dan siram mie dan daging dengan kuah panas mendidih, berikan irisan jeruk nipis sebagai pelengkap.

Vietnamese Beef Noodle siap dinikmati! Selamat makan!.

Ga Mut

Judul di atas terdengar ganjen ya? Ga mut. Sok imut banged.  Untuk ibu-ibu tukang misuh-misuh di kantor  rasanya kurang berwibawa kalau bilang ga mut.

Oke, not in the mood. Mungkin lebih terdengar pantas.

Saya memang lagi ga mut. Ga mood untuk ngapa-ngapain. Ga pengen nulis iseng, ga pengen ikut lomba nulis, ga pengen nyedot debu di rumah (yang bulan kemarin merupakan hobi kambuhan saya), dan paling ga mut banget buat olahraga. Baik berenang maupun olahraga bergerak lainnya (emang ada olahraga ga bergerak?).

Saya dalam kondisi ingin masuk ke dalam cangkang keong. Atau masuk ke dalam lemari baju, seperti saat saya kecil dulu. Tapi dua-duanya jelas ga mungkin. Yag pertama saya bukan mollusca, yang kedua, masih mungkin tapi lemari baju saya penuh sesak sekarang.

Ada yang tau cara mengembalikan mut yang hilang? Hai kamu! Ya kamu, jalan-jalan yuk …kemana aja …. to the place where the river flow, to the place where the eagle still have their open air to spread their proud wings….

Sad Quote

Logan: I thought you were the moon and I was your wolverine. Turns out you are the trixter and I am just the fool who got played.

Judul di atas serem ya? Kayak judul berita di koran lampu merah. Tapi ini beneran terjadi pagi ini di toilet kantor saya. Emang temen-temen saya itu ga tahan kalau liat saya keren. Maunya langsung melucuti. Lho apaan ini ya? Tambah wagu saja.  Jadi gini, karena ini hari jum’at di kantor saya boleh menggunakan pakaian bebas, asal pantas dan tak bikin panas. Eh.

Karena hari santai, maka saya memakai jeans ke kantor. Pakai kaos, pakai sandal. Sebetulnya yang terakhir tidak boleh sih. Cuma saya berdoa aja semoga ga papasan sama bagian HRD.  Ini celana jeans yang saya pakai, bagus ya? belinya dari obralan di ebay.

261177580591_1

Celana Marks and Spencer ini bisa didapat dengan harga 120 rebu saja. Cuma sayangnya motong celananya di gang depan dekat komplek rumah, bukan di tukang potong celana jeans langganan, karena Juju asisten rumah tangga saya menganggap bahwa semua tukang potong celana jeans itu sama, nemu dimanapun ataupun di langganan.

Nah pagi tadi saat saya mampir di toilet kantor, teman saya bernama Nining yang sudah ada di dalam langsung melotot melihat saya pakai celana yang manis ini. Mungkin karena yang pakainya juga manis. Saya langsung disuruh melorotkan celana. Dan dia dengan semena-mena mencoba celana jeans saya. Sementara saya hanya bisa bengong kedinginan.

Tak lama saat saya akan pakai celana saya lagi, datang seorang teman saya, bernama Teh Didah. Yang demi melihat saya baru akan bercelana karena mendengar cerita dari Nining, ikut-ikutan ingin mencoba celana saya lagi. Dan langsung menawar tanpa basa-basi. Dua ratus ribu! katanya. Lah, saya yang pasrah kedinginan cuma bisa duduk menunggu di bilik termenung itu menunggu celana saya disalahgunakan.

Ketiga datang lagi teman saya bernama Mba Yully, sebelum saya dipaksa membuka celana, saya menawarkan duluan deh! Ini mau coba celana saya? Mumpung belum saya pakai. Diapun mencoba celana saya. Namun dengan hebohnya celana dia sendiri dia akan sangkutkan di atas pintu, namun karena terlalu kuat tenaga lemparannya dan juga ada efek parabola, maka celana dia sendiri melayang melewati pintu. Untuk ga masuk ke lubang toilet bowl. Halah.