Feeds:
Posts
Comments

Kursi Rotan Buat Taman

Berhubung atap rumah saya udah penuh banget sama yang namanya herbs, jadilah cita-cita saya tadinya yang ingin bikin gazebo dengan balai-balai yang permai dari kayu kandas sudah. Ya iyalah, udah penuh sama tanaman. Mau pasang gazebo sebelah mana lagi.

Bolak-balik ngeliat website remodelista, terrain dan hdtv, saya jadi terinspirasi banget pengen punya bangku kayu di antara tanaman herbs saya. Udah kebayang aja kalau saya engga ngantor, bakal seharian betah disitu. Baca buku, maen catur di android (di level 6 sekarang dan ga bisa menang, huh), atau mengembangkan hobi saya dengan lebih intensif, yaitu tidur.

Kira-kira modelnya begini lah,  nah kebetulan dekat kantor ada toko-toko pinggir jalan yang jual macam-macam perabot dari rotan. Saya ngiler banget liat cover pot dan peti-peti cakep dari rotan. Maaakkkk….tolong aku! Gajian masih lama euy.

Nah pas tadi sore saya mau ambil tuh kursi, ternyata ga muat lah di mobil saya. Ya iya sih, udah keliatan itu mah.  Kecuali mau diikat di atas mobil kayak Mr Bean. Eh ini harganya di website dibandrol sekitar 349 Poundsterling. Ajegile, disini mah 500 rebu dapet. Untung ya idup di Indonesia. Walau susah naek kendaraan umum yang aman nyaman dan murah (yang ada malah mau keluar mobil LCGC yang bakal bikin macet), seengganya kursi rotan mah ga semahal di Inggris.

 

She Will be Loved

Dimas semalam memainkan lagu ini di gitar. I love to watch him play. And this is a very nice song of Maroon 5.

Kau pintar benar bercium, ada goresan tinggal terasa
Besok kita berselisih jalan, tidak kenal tahu:

Sorga hanya permainan sebentar.

Aku juga seperti kau, semua lekas berlalu
Cinta adalah bahaya yang lekas jadi pudar.

Ini penggalan-penggalan baris puisi Chairil Anwar..entah kenapa siang ini baris-baris puisi itu berkejaran di kepala.

Cinta adalah bahaya yang lekas jadi pudar. Ah sungguhkah..

Bahaya jelas lah. Banyak lagu bilang kalo love is such a crime. Tapi kalo soal pudar…..

kok jadi mikirin baju luntur ya

And Time Goes Fly…

Apa itu cinta? Mungkin kita tidak pernah mengerti.

Sudah terlalu banyak cerita, sudah terlalu banyak definisi. Sudah berjuta lagu, sudah berlarik miliyar puisi.

Apakah ini cinta? Kita juga tidak tahu pasti.

Namun rasa ini sudah mengental dan menua. Memabukkan sangat bagai arak usia lama.

Setahun dua tahun.. dan belasan sudah, mungkin melewati puluh atau kah akan melewati abad, saat kita berdua sudah beku dibalik nisan. Entahlah.

Melewati juta tahun cahaya, dari satu bintang pecah ke galaksi lainnya. Mungkinkah kita lewati juga.

Apa artinya satuan jarak, meter ataukah tahun cahaya, toh kita juga tidak pernah berdua di satu atap.

Kau disana dan aku disini. Bertemu untuk sejenak dua jenak, kemudian berlalu lagi.

Dan selalu pernyataan itu kembali, bahwa aku cinta kamu cinta walau jarak tak juga menepi.

Mungkin kau tak ingat

Di pantai itu kita pernah berjanji, suatu saat kita akan kembali.

Salahkan PMS

Saya ini gak melulu setiap hari lucu dan menggemaskan.
Hari ini saya sensi dan menyebalkan.

Tentu saja saya tidak bermaksud begitu. Kalau maunya sih, setiap hari saya cerah dan ceria seperti bunga daffodil di pegunungan Alpen.

Entahlah hari ini tiada hujan tiada angin. Bahkan cerah cenderung panas.

Di parkiran mobil saya menangis mengguguk. Catat ya bukan menggukguk. Saya tidak menyalak.

Padahal sih urusannya apa ya. Bahkan kalau dipikir-pikir lagi jadi membingungkan. Kenapa begitu sakit hati ini. Ciyeh. Udah mirip lagu Meggy Z ini postingan.
Bahkan yang ngasih tau pun bukan cara dengan cara menyalak atau menggonggong. Biasa banget malah.

Nah kan salahkan PMS.

Dia merusak hari.

images

Memasak hari libur dengan herbs

image

Hari libur gini enaknya masak. Dan paling seneng kalo masak bumbunya dari kebun sendiri. Semua fresh dan segar. Daripada beli juga engga praktis.
Di gambar ini saya baru metik parsley, basil, rosemary dan tomat ceri. Ada yang mau ikut nanam juga?
Ayo manfaatkan halaman rumah Anda

Membuat Kebun Herbs Atap Rumah

Ada yang ingin ikut saya membuat kebun herbs di atap rumah? Sekarang udah ga jaman lagi banyakin tanaman hias belaka di rumah. Coba juga dong tanaman yang berguna untuk di dapur dan obat.

Belum lagi herbs itu wangiiiii ga nahan. Bisa mengusir nyamuk dan serangga jelek lainnya. Ada Basil, Mint, Rosemary, Summer Savory dan Lavender yang nyamuk dan lalat benci. Iiiih…saya juga benci kalian.

Untuk yang berminat memiliki bibit herbs bisa kontak saya di 08112225222. Bibit herbsnya ada banyak jenis. Lumayan lah cukup kalau ingin punya aneka herbs di rumah. Ada Oregano, Thyme, sage, aneka Basil dan banyak deh. Jangan ngaku jago masak dan go green kalau belum menanam sendiri herba di rumah.

image

image

image

1396077487_4d8375321e_oAdalah Dago sebuah nama jalan berupa nama kuno dari Jalan Ir H Djuanda di Bandung. Pada jaman kolonial Belanda disebut dengan Dago Weg. Seruas jalan yang menjanjikan kenangan indah bagai seserpih romantisnya Paris di bumi Parahyangan. Tak berlebihan kiranya, karena sejak jaman dulu Bandung memang dikenal dengan Paris Van Java.  Letak jalan Dago di utara kota Bandung, menjadikannya jalanan ini asri sejuk dan alami. Apalagi dengan bangunan lama dengan arsitektur tropis, gaya rumah tinggal yang dibangun Belanda pada jaman pra kemerdekaan Indonesia, membuat sejenak kita merasa kembali ke masa lalu. Juga pepohonan yang teduh dengan dedaunan dan bunga-bunganya yang gugur ke jalan berwarna kekuningan, bercampur dedaunan berwarna kuning coklat dan merah terakota, membuat suasana seperti musim gugur di jalanan Eropa.

Jalan Dago adalah perpaduan suasana magis dari peninggalan Bandoeng tempo doeloe,  dengan suasana kafe dan hiburan modern masa kini. Semoga proporsi suasana modern dan keantikan masa lalu selalu dalam perpaduan yang pas, sebagaimana oregano pada pizza, kebanyakan atau kurang juga membuat tidak enak rasanya.

IMG_1645Pernahkah Anda mencoba menyusuri jalan Dago ini di malam hari? Saat lampu-lampu jalan dinyalakan dan angin sejuk menghela nafasnya dengan pelan  kadang bahkan ditingkahi kabut turun? Cobalah menikmati jalanan Dago dengan berjalan kaki.  Untuk menghindari jalanan yang ramai di ruas utama  dapat memutar melalui jalan-jalan kecil di luar ruas utama jalan Dago yang penuh pepohonan. Kafe-kafe cantik dengan aneka jenis kuliner dapat Anda nikmati. Suasana etnik, modern, atau tempo dulu dapat menjadi pilihan selera Anda.

Saya selalu merasa senang dengan suasana Bandung di seputaran Dago, sejuknya masih terasa walau kini Bandung secara umum lebih panas dibanding belasan tahun lalu. Banyak pula rumah-rumah yang penuh dengan papan reklame di depannya, namun suasana Dago masih penuh pesona. Membangkitkan nostalgia saat kita berjalan di trotoar, menghirup udara sejuk sehabis hujan, itu momen yang paling pas.

Sampai saat ini jalanan Dago di akhir pekan masih saja macet dengan orang-orang yang ingin menikmati suasana di malam hari, untuk mencari makanan minuman enak, dan juga berselancar ria di kafe-kafe yang menyediakan internet gratis yang bisa digunakan dengan modal secangkir kopi. Jalanan Dago makin malam makin ramai,  pejalan kaki maupun pengguna kendaraan bermotor, penjual bunga mawar dengan kuntum yang setengah merekah berwarna merah, dengan ceria menawarkan dagangan indah tersebut, bagi pasangan kekasih yang ingin meningkahi malam indahnya dengan pemberian bunga pada kekasih . Dago masih menyalakan magnetnya untuk romantisme bagi pasangan baik tua maupun muda.

Cobalah romantisme dengan melewati jalan Dago bersama pasangan. Memarkir mobil dimana saja asal dapat tempat. Lalu berjalan menyusur trotoar. Menggenggam erat tangan saat menyeberang jalan, mencari sudut kafe yang cozy dengan sofa empuk yang membenamkan badan, memeluk bantal dan melihat kepulan uap dari macchiato coffee latte, dan menghirup pelan, menikmati belaian busa kopi yang halus dan kehangatan di regukan kopi mengaliri dada memompakan semangat dan kegembiraan. Gelak tawa sekitar dan gejolak suasana malam yang hidup membuat kita lupa bahwa jarum jam telah beranjak lewat.

2946_66683813036_3604892_nRuas jalan Dago cukup panjang. Dago Bawah sering kita sebut untuk jalan Ir H Djuanda mulai dari persimpangan Jl Laksamana Laut RE Martadinata  dengan Jalan Merdeka sampai dengan perempatan Jl Ir H Djuanda bertemu dengan jalan Dipati Ukur. Ke arah Jl Ir H Djuanda menuju ke Bandung Utara yang berbukit sering disebut Dago Atas untuk memudahkan. Bila di Dago Bawah penuh dengan keramaian suasana anak muda yang berjalan-jalan, maka lebih ke Dago Atas akan ditemukan kafe-kafe yang lebih tenang tidak terlalu bingar. Banyaklah kafe dan resto disana yang menawarkan kenyamanan tempat dan pemandangan Bandung di waktu malam yang spektakuler. Ini pun merupakan pilihan tempat yang tepat sangat bagi kekasih melewatkan malam.  Kota Bandung yang tampak bagai cekungan lebar dengan lampu-lampu kota yang semarak, seperti halnya gugusan galaksi penuh bintang  di langit yang pindah ke permukaan tanah.  Pegunungan dan perbukitan gelap di kejauhan, Malabar dan Patuha bisa tampak bila suasana sedang cerah dan langit tanpa awan.

Tak hanya kafe atau resto yang bisa menawarkan kenyamanan dan suasana romantis bagi pasangan. Kadang bukan ukuran jumlah uang yang mesti dikeluarkan untuk mendapat kehangatan suasana. Bakar jagung pinggir jalan dan minuman jahe panas ataupun minuman khas Sunda, bajigur yang gurih pun tak mengapa.  Warung-warung tenda dengan makanan sederhana, namun nikmat dengan wangi sedap menguar di udara pun banyak terdapat.  Pisang bakar keju, sate padang, dan soto yang panas, adalah pilihan sedap mengenyangkan, apalagi di jam malam yang semakin dingin.  Ramen dan makanan Jepang lain, yang saat ini banyak digemari kawula muda, bisa dinikmati  di kafe-kafe lucu di pinggir jalan dengan harga terjangkau.

Jadi untuk yang ingin menikmati romantisme dengan paduan suasana modern dan masa lalu, berjalan-jalan di Dago adalah pilihan indah di akhir pekan.

Damn Duff McKagan!!

berhubung saya ini produk jadul, ga salah dong kalau dulu ngefans berat sama bassisnya Guns N Roses ini. Naksir berat!

Buat saya, Duff yang nama aslinya Michael Andrew McKagan cute abis. Jangan bandingin sama Bieber..blaah jauuuh neng!. Cakepan Mckagan lah pada jamannya. Hehehe kalau emang suka tipe pemberontak sih.

Liat nih fotonya…

Image

Damn, super cute kan ya… tapi cocot putih berasapnya agak tampak mengganggu. Tapi bodo amat dah.

Dan suatu sore ini dimana saya lagi banyak kerjaan tapi ujug-ujug kangen sama pacar lama ini, browsing fotonya dan saya menemukan kalau…..

istri Duff McKagan ini super hot dan super seksi. Iyalah, super model. Dem. Langsung deh patah hati.  Lagian saya kemana aja ya baru liat sekarang.

Image