Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘paket wisata korea’

Touch Korea Tour Bagian Pertama – Buzz Korea
Tiga makanan Korea yang ingin dicoba setengah mati. Di Korea.

Korea Selatan adalah tempat wisata tujuan utama yang ingin saya kunjungi saat ini. Mengapa? Karena Korea terkenal dengan keindahannya, seni dan budaya juga makanannya. Adapun saya menyertakan tulisan ini sebagai keikutsertaan saya dalam mengikuti program Touch Korea Tour yang diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization (Indonesia). Siapa tahu saya bisa menikmati makanan Korea di Negara asalnya, dan bertemu Kim Hyung Joo.  Maraknya budaya pop Korea atau tersebarnya gelombang budaya Pop Korea di segala penjuru dunia disebut dengan istilah Hallyu, atau Korean Wave – Gelombang Korea. Perlu diakui Hallyu atau Gelombang Korea khususnya di Indonesia ini banyak mempengaruhi kita melalui film drama Korea yang sangat digemari publik Indonesia.  Selain Hallyu yang datang melalui musik, drama, dan fashion, dan memicu banyak orang untuk mempelajari budaya dan bahasa Korea,  untuk saya sendiri secara pribadi saya merasa memiliki kedekatan tertentu secara kekeluargaan dengan Korea. Karena selagi saya kecil dulu tetangga sebelah rumah saya adalah orang Korea, seorang ayah, ibu dan dua orang anaknya. Sang Ayah adalah ahli peneliti tentang padi berkebangsaan Korea, yang memiliki kontrak kerja beberapa tahun di Indonesia. Melalui tetangga saya yang baik hati tersebut saya mengenal beberapa makanan Korea, bahasanya, dan keramahtamahannya. Sehingga membaca tentang Korea, sekaligus juga mengingatkan saya akan masa kecil saya dan kenangan indah didalamnya.

Makanan Korea yang Cantik

Bila saya berwisata ke Korea Selatan, ada tiga makanan Korea yang ingin saya coba setengah mati. Semoga saya bisa mencicipinya di negara asalnya ini. Kenapa? Makan disana pasti lebih menyenangkan.  Soalnya tentu saja cita rasa makanan di negaranya sendiri akan lebih otentik ditambah dengan suasana Korea. Sebetulnya beberapa makanan Korea yang saya sebutkan mungkin bisa ditemukan di restoran-restoran Korea di Indonesia. Tapiiiiiiii….tetap saja mencoba makanan khas di negara asalnya adalah sesuatu yang tak tertandingi. Lalu apakah tiga makanan Korea yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini? Yuk mari yuk  kita bahas satu persatu.

Bulgogi. Dibaca Bul-go-gi. Dalam Bahasa Inggris diterjemahkan sebagai Grilled Marinated Beef. Tulisan dalam bahasa Korea adalah  불고기.  Lalu siapakah yang belum pernah mendengar makanan Korea yang satu ini? Makanan ini sangat terkenal!. Saya sih engga tega kalau bilang yang engga pernah mendengar Bulgogi itu ketinggalan jaman, tapi ya gimana yah… Soalnya saking terkenalnya makanan ini sampai-sampai umumnya food stall di acara nikahan juga seringkali menyajikan Bulgogi ini sebagai salah satu hidangannya. Yang artinya makanan ini asli enak! Dan sudah umum dikenal di Indonesia. Bulgogi, dalam bahasa Korea artinya ‘Fire Meat’ karena secara tradisional Bulgogi ini dipanggang di bara api, namun terkadang juga dimasak di panggangan besi. Istimewa dari Bulgogi adalah  bumbu-bumbu yang disertakan dengan daging saat dipanggang, lalu daging yang digunakan adalah irisan daging empuk sirloin atau irisan daging istimewa lainnya dari bagian daging sapi. Sebelum dipanggang, Bulgogi direndam dulu untuk memperkuat rasa dan aromanya juga menambah keempukan daging. Bayangkan saja, Bulgogi diberi bumbu perendam soy sauce, gula, minyak wijen, bawang putih, merica, juga bawang daun, bawang merah, juga jamur! Menuliskan Bulgogi dan bumbu-bumbunya saja saya sudah lapar. Sungguh penuh penderitaan menuliskan artikel tentang Bulgogi di blog ini, rasanya bahkan saya bisa mencium keharuman aroma Bulgogi di atas panggangan saat menulis ini.  Kata orang kalau ke Korea tidak mencicipi Bulgogi disana sama saja bohong, alias berkunjung ke Korea belum dinyatakan sah. Saya tidak mau dikatakan berkunjung ke Korea secara illegal, sehingga saya sudah bertekad apabila saya bisa berkunjung ke Korea, makan Bulgogi ini adalah WAJIB hukumnya.

Kimchi. 김치.  Ada yang membacanya dengan Kim Chee, atau Gimchi atau Kimchee. Tapi apapun penyebutan dan pengejaaannya, jangan bimbang dan khawatir dan percayalah, rasanya tetap enak. Dan bila Anda penggemar film Korea seperti saya, tentunya Anda akan melihat bahwa menonton film Korea berarti juga menahan lapar tiada tara. Bagaimana tidak, banyak adegan makan yang mengundang selera di filmya. Anak saya saja yang penggemar film Korea, selalu merengek ingin diajak makan di restoran Korea, karena jadi korban saking ngilernya melihat adegan makan-makan nonton film Korea. Di beberapa film Korea yang saya tonton, rupanya membuat Kimchi sudah merupakan tradisi dan budaya bagi warga Korea.  Kimchi sendiri terdiri banyak sekali jenis, makanan ini bisa dibedakan berdasarkan region, atau daerah yang membuatnya, sehingga menjadi ciri khas daerah tertentu, atau dibedakan berdasarkan musim; musim semi, musim panas, musim, musim dingin, cita rasanya dicocokkan dengan kondisi musim tertentu. Whoaa keren. Tapi  berbagai jenis kimchi terbanyak dipersiapkan sebagai musim dingin. Orang Korea biasanya punya refrigrator khusus untuk menyimpan Kimchi ini.  Kimchi adalah side dish, atau makanan pendamping dari makanan utama. Nilai gizinya tinggi dan merupakan makanan sehat yang direkomendasikan berbagai sumber karena bersifat anti oksidan yang dapat mencegah kanker dan penyakit yang diakibatkan virus. Saya sendiri adalah penggemar kimchi, saya sering membuatnya sendiri di rumah berdasarkan resep-resep yang saya cari di internet dan warisan resep dari tetangga masa kecil saya yang merupakan orang Korea asli. Namun tetap saja, makan Kimchi di negara asalnya adalah sesuatu yang tak ternilai, merupakan eksplorasi dan penghargaan atas tradisi dan nilai sejarah berusia ribuan tahun, karena kimchi sudah tertuliskan dalam puisi klasik Cina yang berusia 2600 sampai dengan 3000 tahun yang lalu. Makan kimchi di Korea buat saya adalah suatu nilai filosofi yang mendalam atas pemahaman sejarah awal peradaban manusia. Mendalam sekali ya pemikiran saya?.

Ddukbokkie – Rice Cake Street Food – 떡볶이 Menurut referensi, makanan yang harum ini adalah wangi  yang tercium enak sekali di udara Korea pada  malam hari. Di kota besar seperti Seoul, banyak pedagang yang menjualnya sehingga merupakan jajanan pinggir jalan yang sangat terkenal. Terus terang saya tidak tahu cara membaca Ddukbokkie ini. Tak apalah, bila saya ke Korea akan saya pelajari cara pengucapan yang benar untuk kata ini.  Saus untuk makanan ini luar biasa lezat, manis namun penuh dengan aroma dan rasa yang khas, rasa bumbu ini melengkapi rasa dari rice cake yang dimasak dengan rasa yang kenyal dan lembut. Terkadang untuk Ddukbokkie ini ditambahkan ikan dan telur. Konon banyak orang mengantri untuk mencicipi Ddukbokkie yang lezat, juga hot and spicy ini.
Kalau saya menemukan lampu tua berisi jin berkuncir berwarna biru seperti di cerita Aladdin dan Lampu Ajaib, yang berbaik hati menanyakan tiga permintaan saya saat ini, tanpa basa basi saya akan meminta  3 makanan Korea di atas dibanding hal lainnya. Menuliskan tentang makanan Korea yang unik dan penuh cita rasa, telah membuat saya benar-benar lapar saat ini.
Sumber gambar: yang jelek itu koleksi pribadi
yang bagus bertajuk makanan Korea yang cantik dari website resmi Visit Korea
Advertisements

Read Full Post »

%d bloggers like this: