Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Travel’ Category

Jalan-Jalan Hemat Ke Singapura

Pergi ke Singapura buat sebagian orang identik dengan belanja. Atau juga komentar beberapa orang tentang jalan-jalan ke Singapura adalah, misalnya “Ngapain ke Singapura, sepulau cuma Mall”. Ya padahal engga gitu juga sih. Ke Singapura belum tentu buat belanja. Ada juga yang memang ingin jalan-jalan, melihat kondisi negara lain selain negeri sendiri. Sightseeing atau ngukur jalan-jalan, sah sah saja.

Bagi yang ingin mencoba jalan-jalan hemat ke Singapura, saya akan coba hitungkan budgetnya. Bukan yang sehemat mungkin, tapi sewajar mungkin. Kalau mau hemat banget sih ya nebeng aja di apartemen temen lah. Tapi kan engga begitu ceritanya buat sebagian orang lain sih.

Pertama-tama pesanlah penerbangan jauh-jauh hari agar mendapat tiket promo. Tigerair atau Airasia kerap mengeluarkan tiket promo. Sering-sering saja dipantengin. Biasanya kalau beli untuk setahun kedepan, bisa dapat harga yang lumayan. Untuk AirAsia, tiket bolak-balik dari Bandung ke Singapura, ditotal sekitar Rp 500.000-an kalau lagi promo. Itu tanpa bagasi. Bisa sampai Rp 400.000-an tapi tergantung hoki. Kalau lebih murah dari itu sekarang susah kayaknya.

Untuk biaya transportasi selama di Singapore, sangat saya sarankan untuk membeli Singapore Tourist Pass, untuk 3 hari harga kartunya $30 dan bisa direfund sebesar $10. Selama 3 hari bisa naik bis, MRT, LRT kemana suka. Ini murah banget, apalagi kalau sering salah jurusan naik bis atau MRT (seperti saya), bisa tekor jebol kalau tidak pakai kartu ini. Tiket sekali jalan kurang lebih antara $0.9 sd $1.2 bayangkan kalau seharian salah jurusan.

20141003_075650_resized

Hostel dengan ranjang bertingkat dan kamar mandi di dalam

STP ini bisa dibeli di Changi Airport di stasiun MRTnya, di Harbour Front, atau di Orchard MRT Station Exit E. Untuk detail lengkap cara pembelian dan fasilitasnya bisa dilihat disini. Kitapun bisa beli online dan nanti tinggal diambil di antara ketiga tempat tersebut sesampai di Singapore.

Menginap murah bisa di hostel tempat backpacker. Untuk muslim saya sarankan di daerah Bugis, ada mesjid soalnya dan mencari makanan murah dan halal juga gampang.  Tapi di daerah-daerah lain seperti Chinatown, Little India, dan lainnya juga banyak. Tarif untuk dorm baik campuran maupun perempuan saja dengan kurs dollar Singapore saat ini, kira-kira yang paling murah sekitar 120.000,-, kurang dari harga segitu, agak mencemaskan juga untuk lokasi dan kebersihannya.

about_home_top

stp

Singapore-MRT-Map

Saya sarankan sih daerah Bugis di jalan dekat Sultan Mosque, tempatnya nyaman soalnya. Hostel backpacker juga banyak disana. Lagipula dekat ke stasiun MRT Bugis yang gampang ke jurusan lainnya, dan ada pemberhentian bis juga yangn kalau jalan kaki tidak terlalu jauh.  Anggarkan budget Rp 200.000 sampai dengan Rp 250.000 untuk hostel yang aman dan nyaman. Kamar mandi dan toilet ada yang di dalam kamar, ada juga yang digunakan secara bersama. Kamar sudah dilengkapi dengan AC dan locker untuk barang pribadi. Biasanya hostel sudah menyediakan sarapan pagi berupa roti, sereal, buah dan susu. Untuk kopi dan teh juga sering disediakan secara gratis selama 24 jam, ambil sendiri tentunya. Mesin cuci, seterika, jemuran, kulkas untuk menitipkan makanan juga tersedia. Wifi  biasanya free dan PC untuk pengunjung diletakkan di common room dan dapat digunakan kapan saja.

Untuk kebersihan dan kenyamanan serta kemudahan akses bis dan MRT, saya sarankan 5Footway Inn. Ada 3 hostel ini, yaitu di daerah Bugis, China Town dan Boat Quay. Di Bugis yaitu di jalan Aaliwal Street, 5Footway bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 400 meter dari Bugis MRT dan Lavender MRT , dan 300 meter -an dari Nicholl Highway MRT.  Kalau naik bis turun di Stamford Primary School, Victoria Street dekat Jalan Kubor, pemakaman muslim kuno. Kalau turun malam-malam disitu, dan kita lagi apes bisa lihat orang pacaran di kegelapan. Haiayahh!. Itu sih saya hehehe. Beberapa kali turun disitu lihat melulu orang pacaran.

20141004_164834_resized

Hostel di Aaliwal Street dekat Sultan Mosque, Bugis

Terus ngapain dong di Singapore kalau minim budget? Nah kalau menginap di daerah Bugis, kita bisa berjalan-jalan di seputaran Kampong Glam. Daerah bersejarah di kawasan Bugis. Nama sebeneranya adalah Kampung Gelam. Dulunya adalah pemukiman orang Bugis dari Indonesia. Di daerah ini ada mesjid Sultan dan Istana Kampung Glam dan Taman Warisan Melayu. Seperti juga kawasan Little Indida dan China Town yang menjadi daerah bersejarah yang dilestarikan oleh pemerintah Malaysia, Kampong Glam pun demikian adanya. Menarik sekali untuk berjalan-jalan di kawasan Arab Street, Baghdad Street dan Bussorah Street ini. Banyak restoran dan kafe-kafe di sepanjang jalan, art gallery dan berbagai toko dengan dagangan khas.  Suasananya sangat nyaman. Saat saya duduk depan mesjid, saya melihat beberapa anak bule bermain skate board. Bersepeda di daerah ini pun menjadi acara menarik. Jalanan cenderung sepi. Mobil yang lewat tidak terlalu banyak.

PhotoGrid_1412512573403_resized

Kampong Glam

 

Penikmat suasana seperti saya bisa duduk-duduk depan istana dan melihat burung merpati yang iseng sambil membaca buku. Makanan pun menarik untuk dinikmati disini. Banyak makanan Timur Tengah yang tersedia, demikian juga makanan Melayu dan Padang.  Memang untuk biaya makan ini yang agak lumayan. Kita harus menyediakan $5 sd$10 untuk sekali makan. Minum pun berkisar $2. Saat ini kurs rupiah pun sedang cakep banget melawan dollar Singapore. Sekitar Rp 9200,- untuk kurs SGD 1. Nah hampir Rp 100.000 sekali makan. Kalau mau hemat bisa beli roti atau mashed potato di 7Eleven. Sekitar $2. Tapi kan masih lapaaar…. apalagi kalau tukang makan seperti saya. Susah deh berhemat kalau urusannya adalah perut.  Kalau mau menghemat minum, sering-sering saja isi botol minuman di tempat menginap atau di tap water yang biasanya ada di stasiun atau tempat wisata.

Jalan-jalan ke Chinatown dan Little India pun tidak kalah menarik. Banyak objek foto yang cantik untuk kita abadikan. Kalau mau lebih iseng lari sore sepanjang Marina Bay (dari statsiun MRT) sampai dengan patung Merlion bolak-balik juga asik dan bisa menjadi pilihan. Kalau cape nanti bisa duduk dekat Fullerton melihat perairan dan kapal boat wisata yang lalu lalang. Jangan lupa bawa tongsis buat difoto depan Merlion. Tapi kalau mau lari sore sih engga praktis bawa tongsis. Nanti disangka mau lari estafet.

Kalau mau jalan-jalan menyusuri Orchard Road dan mengukur lebarnya trotoar disana juga diperbolehkan. Lagian siapa juga yang mau larang. Kalau mau iseng masuk Lucky Plaza dan makan di food courtnya itu juga bisa jadi pilihan karena banyak makanan yang enak-enak dan halal. Bisa juga kalau mau iseng masuk ke House of Condom di Lucky Plaza dan melihat aneka ragam kondom berbagai warna dan kemasan. Barangkali saja mau beli untuk oleh-oleh buat suami di rumah. Ada yang glow in the dark loh..

Jadi berapa budget untuk jalan-jalan gak terlalu hemat ke Singapore? Yuk kita hitung bersama.

Tiket pesawat bolak-balik plus pajak bandara Rp 700.000 (bisa dapat Rp 500.000 kalau anda beruntung).

Kartu STP untuk 3 hari USD 30,- atau sama dengan  Rp 276.000 (bisa direfund SGD 10)

Biaya menginap di hostel 3 malam x SGD 25 atau Rp 230.000,- x 3 sama dengan Rp 690.000,-

Biaya makan dan minum 3 x SGD 10 untuk 3 hari per hari Rp 276.000 totalnya Rp 828.000,-

Biaya deposit kunci hostel SGD 20,- (dikembalikan saat check out) Rp 184.000,-

Beli oleh-oleh gantungan kunci SGD 10 dapat 36 pcs di Chinatown Rp 92.000,-

Biaya lain-lain (obat, balsem kalau kaki sakit karena jalan kaki, dll yang tidak terduga) SGD 20 atau Rp 184.000,-

Beli eskrim di Orhard (2 kali kalo masih penasaran) rasa kopyor dan chocolate mint saya sarankan SGD 1.2 x 2 jadinya Rp 22.000

Beli minuman sehabis jalan-jalan dan engga nemu tap water (3 x SGD 2) Rp 55.200,-

Nah kita lihat totalnya berapa, ternyata  Rp 3.031.200,-  nantinya dikurangi uang refund yang SGD 20 deposit kunci plus refund dari STP card SGD 10, jadi kembali sebesar SGD 30. Hmmm bisa buat beli fishball mee atau kopi dan roti sambil nunggu pesawat pulang di bandara atau beli oleh-oleh lagi.

Itulah hitungan jalan-jalan ke Singapore secara hemat tapi engga hemat banget. Kalau ingin masuk Universal Studio sediakan lagi biaya untuk tiket sekitar SGD 68 sd SGD 74 tergantung promo atau hari,- tiket masuk pulau Sentosa SGD 1, kalau jalan kaki. Pakai Skytrain dari VEVO City di Harbour Front, biayanya SGD 3 tapi kalau kita pakai STP ya tidak dihitung.

Kalau ingin jalan-jalan saja tanpa masuk wahana di Pulau Sentosa bisa berkeliling sampai gempor dan banyak acara-acara yang free untuk dinikmati tanpa bayar. Singapore Botanic Garden juga menarik untuk jalan-jalan, terutama yang suka wisata alam. Banyak tumbuhan unik khas tropis yang dikumpulkan sejak jaman penudukan Inggris disini. Cuma 5 menit dari Orchard Street, tempat belanja paling ngetop di Singapore.

 

 

 

 

 

Advertisements

Read Full Post »

IMG_0479Tak salah jika penyair dan budayawan Emha Ainun Najib pernah merangkai kata menjadi puisi Antara Tiga Kota. Seolah setiap kota yang dia gambarkan itu adalah berjenis kelamin. Ada kota yang keras dan jantan, ada yang lemah lembut gemulai penuh keperempuanan.Tapi perlu saya jelaskan Emha tidak cerita Bandung atau Medan kok. Dalam puisinya adalah Surabaya, Jakarta dan Yogya. Tapi saya setuju dengan penggambaran sifat kota tersebut. Menurut saya ada juga kota yang cantik pesolek penuh daya tarik dan suka mengerlingkan mata dengan bulu panjang yang lentik, kadang judes kadang lembut menggoda. Bandung misalnya. Saya selalu menganggap Bandung adalah kota yang feminin. Kadang genit, menarik dan juga cantik.

Tapi tidak begitu dengan kota Medan. Medan adalah kota yang lelaki. Saya merasakan nafas kota yang penuh vitalitas. Panas, garang, gagah dan tampan (andaikan lebih banyak pohon disana dan lebih rapi) kota maskulin yang sangat ganteng ini mengingatkan saya pada pemeran Pandawa dalam film Mahabharata versi terbaru.

Camera 360

Minum milo dingin sesampainya di Kualanamu

Mengunjungi Medan sangat membuat saya senang dan bahagia. Terbayang sudah keindahan alam di Danau Toba, durian, kue-kue yang legit, dan makanan-makanan yang enak disana. Lagipula saya pun penasaran ingin melihat bandara Kualanamu yang belum lama beroperasi ini. Benarkah semegah yang diceritakan orang.

Saya bersama teman-teman pergi ke Medan dari Bandung jam 9 pagi, bertolak dari Bandara Husen yang sudah tua dan lelah ini. Kabarnya sih akan segera direnovasi. Pergi dari bandara kecil mungil dan tiba di Kualanamu yang memiliki luas terminal penumpang sekitar 6,5 hektaree dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektaree & fasilitas kargo seluas 1,3 hektaree, cukup membuat terasa banget perbedannya. Banyak fasilitas belum beroperasi di bulan saya pergi kesana. Yang saya sayangkan toilet di bandara ini kok sudah kotor dan mulai rusak. Loh kan baru ya? Kok sudah rusak lagi?. Padahal toilet perempuan loh. Apakah sebegitu ganasnya penggunaan toilet ini sampai-sampai secepat itu kotor dan berubah jorok? Padahal bandaranya luas, bersih dan bagus. Saya memang suka sensitif dengan yang namanya toilet.

Kami menggunakan bis yang disediakan agen travel untuk berangkat dari bandara menuju kota Medan. Sebenarnya disediakan juga transportasi kereta api. Ini yang saya ingin coba sebenarnya. Kapan-kapan mungkin. Menuju kota Medan, terasa udara yang panas dan matahari yang garang. Sepanjang jalan banyak terlihat perkebunan yang luas. Di dalam kota Medan menuju hotel, kami melewati Istana Maimun yang indah. Sayang terlihat kurang terurus, tamannya kurang rapi dan kurang rimbun. Istana Maimun ini sangat unik karena didesain oleh arsitek Italia untuk Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888, Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Konon saat ini masih dihuni oleh para keturunan dari Sultan Deli.

Malam hari saya dan teman-teman lain berangkat menuju tempat membinasakan duren yang paling terkenal di kota Medan. Duren Ucok yang legendaris! Ih sebagai penyuka duren, momen ini benar-benar menggairahkan buat saya. Duren yang legit, manis, kuning, harum, lembut, khas dari duren Sumatera sudah membayang-bayang rasanya di ujung lidah.20140218_210352

Sesampainya di Duren Ucok yang berlokasi di jalan Iskandar Muda ini kami terkagum dengan jumlah duren yang membentuk gunung-gunung kecil di seantero depan halaman ini. Banyak betul. Menurut pramusaji yang disana, duren disini tak kenal musim karena didatangkan dari berbagai pelosok Sumatera, dari kampung-kampung dan desa, dimana mereka memiliki musim durian yang berbeda sehingga pasokan duren ini selalu terpenuhi. Wah, kabar baik bagi penggemar duren. Kami tidak akan kehabisan stok!.

20140218_210230 (1)

Beliau bukan tukang duren, melainkan bos saya

Menurut penggemar duren, banyak yang menggemari duren jenis ini karena berbeda dengan duren monthong yang tebal dagingnya, ketebalan duren ini sedang-sedang saja. Rasanya manis namun disebut cenderung ‘pahit’ tapi saya sendiri tidak menemukan pahitnya dimana. Yang ada sih enak enak saja. Tapi memang kalau makan duren monthong kayaknya kita seperti dijejali dengan rasa yang penuh dan tebal sekaligus, makan duren Medan ini berbeda. Kita bisa santa-santai memangsa duren ini sampai satu kepala tanpa neg di biji pertama.

Walau saya mengkategorikan diri sebagai penggemar duren tingkat akut, namun saya membatasi diri dalam melahapnya. Puyeng gara-gara duren tidak lucu deh, apalagi sampai mabuk durien, berhenti sebelum kenyang adalah prinsip yang saya anut, demi kesehatan perut dan jiwa tentu saja.

Esok hari kami menuju Danau Toba! Karena perjalanan dari Medan, katanya bisa mencapai 6 jam perjalanan, kami diminta siap-siap sejak pagi untuk berangkat kesana menggunakan bis kecil. Tidak semua teman dalam rombongan kami ikut ke Danau Toba, sebagian ada yang main golf, dan setelah saya investigasi tanpa menyeluruh dan selewat saja, yang main golf ini adalah teman-teman saya yang aslinya adalah orang Medan.

Screenshot_2014-02-19-09-23-17

 

Terlihat di maps yang saya capture ini, perjalanan menuju Danau Toba ini lumayan jauh. Untungnya jalanan cukup bagus dimana membuat supir melarikan bis dengan cukup maksimal. Sinyal Telkomsel juga tokcer sehingga sepanjang jalan saya bisa browsing internetan menghilangkan bosan di perjalanan.

Di tengah perjalanan kami mampir ke Toko Paten di Pematang Siantar. Tepatnya di Jalan Bandung 28 Siantar Barat. Loh ada nama Bandung juga ya disini. Saya mengingat-ingat apakah di Bandung ada jalan bernama Jalan Siantar. Rasanya tidak ada. Toko Paten ini terkenal bagi turis, yaitu tempat penjualan oleh-oleh kacang tumbuk (ting-ting, teng-teng, tong-tong, tang-tang) juga aneka penganan khas lainnya dan sirup markisa. Kacang tumbuk dengan suara berulang ini rasanya enak sekali. Banyak turis asing juga saat saya berada disana sedang membeli berbagai oleh-oleh. Muka mereka tampak memerah kepanasan. Tak heran, udara begitu panas, namun kadang terasa angin yang sepot berhembus yang menyejukan tubuh kami. Saran bagi pelancong, untuk pergi ke Danau Toba ini jangan lupa memakai pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Namun jangan lupa jaket dan penahan dingin lainnya, angin di kapal perahu menuju Pulau Samosir bukan main dingin.

Sampai di Parapat, terasa sejuknya udara di pegunungan. Ya, Danau Toba ini berada di ketinggian. Bayangkan! Danau yang sangat teramat luas ada di ketinggian. Jelas ini adalah super volcano. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan merupakan danau volcano terbesar di dunia. danau dan Supervolcano. Danau ini memiliki luas berupa 100 kilometer panjang, lebar 30 kilometer, dan sampai 505 meter (1.666 kaki)  kedalaman. Hih serem. Terletak di tengah-tengah bagian utara pulau Sumatera Indonesia. Letusan super volcano yang membentuk  Danau Toba ini menurut perkiraan terjadi 69.000 atau 70.000 tahun yang lalu. Saking dahsyatnya disebutkan para ahli bahwa letusan volcano ini nyaris menghapuskan  kehadiran kehidupan manusia dari muka bumi.

Jelas banyak turis asing datang ke Medan karena daya tarik Danau Toba ini, bukan hanya karena  ingin makan kacang tumbuk ting tung tang teng itu tentu saja.

Camera 360

 

Karena eksistensi dan selfie bukan hanya milik Princess Syahrini, sayapun berfoto-foto dalam perjalanan menggunakan kapal ferry  ke Pulau Samosir. Tidak hanya saya, teman seperjalanan saya pun tercengang melihat betapa luasnya Danau Toba ini. Rasanya bukan danau, tapi laut. Mengingat dalamnya mencapai 500 meter lebih, saya bertanya-tanya apakah ada makhluk monster sejenis Lochness yang hidup disini? Tapi air tampak begitu menyenangkan dan ramah, mustahil tiba-tiba muncul monster berkepala panjang bergigi tajam muncul dari danau rasanya.

Kami sampai di desa Tomok di Pulau Samosir. Tomok menurut guide kami, artinya semok atau montok. Tidak heran karena sesuatu yang montok dan semok pada payudara wanita ini dianggap sebagai lambang kesuburan bahkan dijadikan lambang, tidak hanya dua malah empat. Lambang kesuburan ini dipasang di pintu gerbang menuju makam Raja-raja Samosir.

Turun dari kapal Ferry, tampak tugu selamat datang dan plang besar peta pulau Samosir. Tugu ini unik karena diukirkan pasangan laki dan perempuan dengan pakaian adat masing-masing, diantaranya terdapat Batak Karo, Batak Pakpak-Dairi, Batak Simalungun, Batak Angkola, Batak Mandailing, dan Batak Toba.

Saya melihat jalan aspal mulus sepanjang pinggir pulau, wah asik sekali kalau digunakan untuk bersepeda keliling Pulau Samosir! Yah tidak sekeliling banget lah, itu bisa memakan waktu lema, paling tidak beberapa tempat sepanjang pulau akan menarik sekali dilakukan dengan wisata sepeda.

IMG_20140219_142751

Makam Raja Sidabutar di Pulau Samosir

Menuju makam Raja Sidabutar di Desa Tomok ini kami melewati toko-toko suvenir yang padat dengan barang dagangan. Jalan sempit beraspal sedikit menanjak menuju komplek pemakaman, di gerbang tampak lambang cicak dan juga  empat payudara di pilarnya. Cicak ini lambang dari kemampuan orang Batak untuk beradaptasi dengan lingkungan dan hidup dimana saja.  Masuk kompleks pemakaman, kami diharuskan mengenakan ulos. Ulos untuk pria motifnya lebih sederhana dibanding untuk wanita.

Makam raja-raja ini berupa sarcophagus, yaitu makam batu di atas tanah yang diukir dan diberi penutup.  Yang paling besar dalam foto di atas adalah makam makam Raja Ompu Naibatu Ni Ujung Barita Sidabutar.  Yang kira-kira artinya Raja yang perkasa sekeras batu yang terkenal beritanya sampai ujung dinia. Raja Naibatu ini memang terkenal sangat sakti mandra guna, Adapun ukiran di bagian belakang tutup batunya adalah ukiran wanita yang paling dicintai raja yaitu Anting Malela. Raja terkenal sangat sakti dengan rambutnya yang gimbal. Tampak di ukiran batu tersebut rambutnya yang tebal diukir. Warna hitam merah dan putih mendominasi warna pada lambang-lambang yang ada di makam kuno ini. Mengingatkan kepada ukiran dan warna di Toraja. Padahal jaraknya jauh ya. Melambangkan hal yang sama yaitu dunia bawah, dunia tengah yaitu alam ini, dan dunia akhirat.

Dari komplek makam, kami beranjak ke komplek rumah adat Batak, rumah adat batak disebut Rumah Bolon. Rumahnya dari kayu yang arsitekturnya cantik sekali.  Tampak ada ulos tersampir di dekat tangga kayu. Warnanya sungguh menarik hati. Di depan rumah-rumah adat Batak ini terdapat Patung Kayu Sigale-gale. Konon menurut hikayat, Raja Harahap yang sangat sedih kehilangan putra kesayangannya bernama Manggale dalam peperangan. Ia lalu memerintahkan pembuatan patung yang diberi pakaian dan menyerupai putranya, patung itu disebut Sigale-gale. Patung ini bisa bergerak dan menari secara mistis setelah dilakukan upacara tertentu, namun saat ini patung ini digerakan dengan tali sebagaimana marionette.

IMG_0525

Sigale-gale

IMG_0528-Resize

Camera 360
Sungguh menarik sekali perjalanan ke Medan ini, dua hari saja sudah banyak mendapatkan hal-hal yang menarik, masih banyak tempat wisata dan budaya yang sangat menarik untuk dieksplorasi di Sumatera Utara ini. Belum lagi bila bicara wisata kuliner. Saya masih sangat lapar, sangat haus, akan perjalanan untuk menyusuri keindahan alam dan budaya Nusantara ini, semoga masih banyak diberi kesempatan untuk berjalan-jalan dan menceritakannya.

Read Full Post »

Rumah Adat Batak di Pulau Samosir

Rumah Adat Batak di Pulau Samosir

Sudah lama. Lama sekali. Lama banget dah pokoknya, dari dulu saya ingin berkunjung ke Medan. Belum pernah soalnya. Sudah beberapa kali batal. Padahal sudah beli tiket pesawat promo. Gegara macam-macam sebab. Ada karena di kantor mendadak dangdut..eh mendadak sibuk. Ada juga karena ga boleh cuti. Sama saja sih.

Akhirnya pucuk dicinta ulam tiba, adean ku kuda beureum, alias beruntung dan tak disangka saya bisa berangkat ke Medan dengan urusan dari kantor yang bahkan bukan untuk bekerja. Setidaknya saya tidak diharapkan untuk bekerja. Something like that. Bingung ya? Sama.

Akhir bulan Pebruari lalu, saya berangkat bersama rekan-rekan lain, bisa dibilang banyakan lah. Sekitar 20 orang lebih dikit kalau ditotal. Kami menggunakan Garuda Citylink dari Bandung. Berangkat jam 9 lebih. Sebagian ada juga yang berangkat dari Jakarta.

(more…)

Read Full Post »

umroh plus

Paket Umroh Plus? Sudah lama saya ingin banget. Tanpa plus pun saya ingin. Apalagi pakai plus. Sudah lama juga saya mencari-cari paket umroh plus yang sekiranya cocok dan dengan keinginan hati ini, juga biro perjalanan yang memiliki nama baik dan jelas memberikan keterangan dan detail yang diperlukan untuk keperluan perjalanan ibadah (dan sekaligus wisata) yang nyaman, aman dan sekaligus menyenangkan.  Apalagi setelah saya baru sembuh dari sakit sekarang ini, keinginan untuk melakukan perjalanan ibadah semakin menjadi.

(more…)

Read Full Post »

Tongkonan adalah rumah adat Toraja, yang menurut saya incredibly beautiful. Ini foto-foto rumah adat Toraja yang saya ambil sewaktu berkesempatan jalan-jalan ke Toraja beberapa tahun lalu (engga pake ngedit-ngedit karena ga bisa). Masih terkenang suasana mistisnya dan keindahan alam disana. I Love Toraja!

 

 

Beautiful Traditional House of Toraja

Skulls at Toraja Grave

I am the far right

Me at the far right, wearing black T-shirt

Read Full Post »

Annyeongsehayo!

Touch Korea Tour dan Buzz Korea yang diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization Indonesia adalah program promosi wisata Korea Selatan. Saat ini Korea Tourism Organization (Indonesia) atau disingkat KTO menyelenggarakan lomba penulisan blog dengan berbagai tema namun merupakan bagian tak terpisahkan dari program promosi tempat wisata Korea Selatan.  Promosi tempat wisata Korea Selatan ini adalah sebagai efek dari Gelombang Korea, atauHallyu (Korean Wave),  seringkali disebut juga Korean Fever atau Demam Korea. Dimana awalnya adalah maraknya Korean Pop atau K-Pop dan program entertainmen berupa Film dan Drama Korea, yang sangat diminati dan digemari berbagai bangsa di berbagai belahan dunia, menjadikan banyaknya minat yang tertuju kepada budaya dan bahasa Korea, serta tempat-tempat di Korea Selatan khususnya sebagai  tujuan dari paket tour dan wisata Korea. Posting blog ini ditujukan sebagai keikutsertaan program Touch Korea Tour. Dapat pembaca baca selengkapnya di halaman Facebook dari Korean Tourism Organization (Indonesia)Yuk ikutan yuk!!

Ini adalah bagian kelima dari tulisan saya dalam program Touch Korea Tour. Dan tulisan saya terakhir dalam keikutsertaan saya dalam lomba menulis dalam event Touch Korea Tour yang diselenggarakan Korean Tourism Organization Indonesia (KTO). Karena membuat rencana itu sesuatu yang harus dipikirkan mateng-mateng, pertama-tama saya akan tidur dulu dengan nyenyak dan bahagia sebelum membuat perencanaan ini. Karena tidur nyenyak akan membuat saya fresh dan siap membuat rencana-rencana. 

Nah pagi ini setelah tidur nyenyak dengan baik dan berkualitas, saya memikirkan rencana promosi Korea dimana semisalnya saya adalah anggota Tim Pengalaman Touch Korea Tour ini sebagai berikut:

Rencana Promosi Korea Selatan

Saya mengikuti pola pemikiran yang awalnya dicetuskan oleh Hermagoras Temnos. Siapa tuh? Itu tetangga saya yang suka jualan kue pancong.  Hehehe bukan sih, dia adalah orang Yunani jaman kuno,  tapi bukan sodaraan dengan Phytagoras. Walaupun namanya mirip.  Beliau mendefinisikan seven “circumstances” (μόρια περιστάσεως ‘elements of circumstance’. Quis, quid, cur, quomodo, ubi, quando, quibus auxiliis (Who, what, whyhowwhere,when, with what).  Mungkin tujuh kebanyakan. Sekarang lebih dikenal sebagai Lima W Satu H. What and Why and When and Where and Who and How.

Jadi kesatu, What. Apa sih rencana saya. Jawabannya Promosi Korea Selatan. Kedua, Why -kenapa? Karena saya keren. Eh bukan, karena Korea Selatan itu indah dan keren dan saya suka untuk mempromosikannya sebagai pertukaran kunjungan wisata ke Indonesia yang juga indah dan tak kalah keren. Apa yang akan saya promosikan? Banyak. Sejarah, budaya, adat istiadat, pemandangan alam atau panorama indah Korea Selatan, wisata kuliner Korea, fashion, K-pop, drama Korea, pelem Korea dan shopping dan art market di Korea Selatan, bahkan mungkin promosi operasi plastik di Korea Selatan, katanya murah lho. Banyak sekali bahan-bahan promosi Korea. Ibaratnya mempromosikan seorang cowok cakep, akan lebih mudah dipromosikan dibanding dengan cowok dengan wajah yang kurang bagus dan tak pernah tersenyum. Ngilu kalau mikirin cara promosi sesuatu yang sulit dipromosikan. Perjalanan saya ke Korea juga, nah ini dia, ini akan jadi cerita yang saya jadikan tonggak sejarah dalam apa yang akan saya canangkan dalam program blogging mengenai Wisata Korea Selatan ini. Nantikan kejutannya ya…ya entar ya, kalau saya kepilih.

Lalu When -kapan saya akan mempromosikan Korea Selatan? Jawabannya: sudah saya promosikan dari dulu tanpa sengaja

Akang Kasep pujaan Eneng

dalam blog ini, dikarenakan saya suka akan produk dan budaya Korea Selatan, juga musiknya yang unik, dan dramanya yang banyak menayangkan aktor yang cakep-cakep dan bikin kepala kleyengan. Dan selanjutnya dan seterusnya akan saya promosikan Korea Selatan ini secara kontinyu (menang tidak menang saya akan tetap menulis apa yang saya suka tulis tentang Korea).

Lalu untuk Where. Dimana. Di blog. Blog saya ada beberapa, kebanyakan yang gratisan (blogspot, blogdetik, wordpress, kompasiana, dagdigdug, mypulau dari Telkomsel) dan juga ada yang bayar domainnya. Blog saya yang paling ngetop ya yang ini (ngetop kok, beneraaan, cek aja pageranknya, yah jujur sih ga ngetop-ngetop banget soalnya yang komen suka dikit, pada pemalu kali kalo ngasih komen). Tapi yang paling keurus sih yang blog miramarsellia.com ini. Lalu saya akan promosi di Facebook. Di Twitter, didaftarkan ke Blog directory list. Lalu di…dimana lagi ya? Dan lain-lain di media online lainnya.  Misalnya di grup Blackberry. Line di Android. Apa lagi ya? Oh ya Youtube juga. Disana saya akan upload video-video perjalanan saya ke Korea, untuk mempromosikan Korea Selatan dengan visualisasi yang lebih hidup.

Soal Who, siapa. Siapa sih sasaran yang akan saya promosikan ini. Orang-orang macam apa. Usia berapa. Kalangan seperti apa.  Penentuan kriteria ini akan menentukan bagaimana penyajian promosi saya, bahasa yang akan saya gunakan untuk promosi di blog, dan keyword-keyword yang tepat untuk niche, atau target market yang saya tuju. Saya engga akan mempromosikan fashion dan accessories Korea yang girly ke teman-teman saya penggemar motor Harley misalnya. Lagian saya memang tidak punya teman-teman penggemar motor Harley Davidson sih. Intinya saya akan menyesuaikan apa-apa yang sedang trend dan digemari dalam Gelombang Korea atau Hallyu ini, untuk menarik hati orang-orang yang membaca apa yang saya promosikan lewat blog dan jejaring sosial, dengan cara yang keren dan ngepas (uhuk), untuk orang-orang atau kalangan yang tepat dengan minat yang sesuai dengan apa yang saya sajikan.

Cherry Blossom South Korea

Sekarang menginjak pada bagaimana. Bagaimana cara saya mempromosikan Korea ini. Melalui blog dan Social Network Services (SNS). Bagaimana sih cara promosi lewat blog dan SNS?  Bagaimana cara membuat pembaca, teman di Facebook dan follower SNS agar tertarik? Bahkan bagaimana cara membuat orang yang tidak dikenal ikut tertarik?. Saya akan membuat tulisan di blog dengan cara yang enak dibaca oleh pemirsa sekalian (emang radio RRI). Sehingga yang baca ga pusing mencari informasi, dan mendapatkan apa yang mereka cari dari internet di blog atau media sosial yang saya jadikan alat untuk promosi dengan tepat dan berguna serta puas dengan informasi yang mereka dapatkan. Saya pun akan menjalin hubungan baik dengan teman-teman saya yang bekerja di Agency Tour and Travel, siapa tau ada promosi diskon Paket Tour Travel Hemat ke Korea Selatan yang dapat saya informasikan di blog saya dan jejaring sosial yang saya gunakan. Kalau saya sampai terpilih ikut jadi tim pengalaman Touch Korea Tour ini, tentu saja pengalaman saya disana akan jadi bahan-bahan yang bagus yang akan saya gunakan untuk promosi Wisata Korea Selatan ini.

Annyeongsehayo!

gambar Cherry Blossom dari TravelskyLine

Read Full Post »

Sehubungan dengan banyaknya keyword alias kata kunci dengan kata paket wisata dan tour Korea Selatan dan atau jalan-jalan hemat ke Korea Selatan yang masuk ke blog ini akhir-akhir ini, terus terang saya jadi engga tega kalau informasi di blog ini kurang relevan dengan apa yang dicari. Takutnya ada yang beneran nyari karena mau liburan kesana karena bentar lagi liburan anak sekolah. Duh saya ikutan dosa kalau menyesatkan, makanya dengan ini saya berikan rekomendasi agen tours and travel yang sekiranya bisa dijadikan agen wisata perjalanan Anda yang ingin berlibur ke Korea Selatan.

Sebagai disclaimer, belum saya belum menang di program Touch Korea Tour yang diselenggarakan oleh KTO alias Korea Tourism Organization Indonesia. Menang atau kalah, saya tetap akan senang ngeblog kok. Jangan khawatir. Oh ya saya bukan pegawai dari agen wisata yang akan saya cantumkan dibawah ini. Saya juga bukan afiliasi ataupun penerima komisi dari perusahaan-perusahaan berikut. Saya murni memberi informasi saja ya. Perusahaan berikut saya rekomendasikan, karena beberapa teman saya, dan ibu saya beserta beberapa keluarga, juga saya pernah menggunakan jasa mereka untuk tours and travel ke beberapa negara. Dan secara global service dan kualitasnya memuaskan.

Vaya Tour Anda dapat menemukan paket wisata Korea Selatan dengan rata-rata 8 hari berwisata di agen Vaya Tour ini. Tujuan tempat wisata macam-macam tergantung biaya dan itinerary serta hotel yang digunakan, Biaya paket tour mulai dari USD 1265 sampai dengan USD 1818 untuk paket Beautiful Korea, dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia atau SIngapore Airlines. Jangan khawatir rata-rata setiap paket menyertakan Nami Island dan Jeju Island kok buat yang ingin napak tilas pembuatan Drama Korea disana. Hint: Nami Island => Winter Sonata.

Panorama Tours Indonesia Menawarkan paket Jeju Korea Cherry Blossom Tours dengan biaya pakate tour USD 1299. Anda dapat mengunjungi Jeju Island, Nami Island, Mount Sorak, dan Seoul selama 7 hari paket wisata. Ada juga paket Jeju Korea Wonderful dengan biaya paket tour USD 1700. Pesawat menggunakan Korean Air. Untuk paket Jeju Korea Wonderful ini jenisnya menikmati panorama yang indah disana. Kunjungan wisata meliputi Nanta Show, Yachting and Fishing, Teddy Bear Museum, Everland, dan Ice Gallery.

Untuk lebih jelasnya, silahkan browsing itinerary di website tours and travel tersebut ya… salam!

Read Full Post »

Annyeonghaseyo!

Touch Korea Tour dan Buzz Korea yang diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization Indonesia adalah program promosi wisata Korea Selatan. Saat ini Korea Tourism Organization (Indonesia) atau disingkat KTO menyelenggarakan lomba penulisan blog dengan berbagai tema namun merupakan bagian tak terpisahkan dari program promosi tempat wisata Korea Selatan.  Promosi tempat wisata Korea Selatan ini adalah sebagai efek dari Gelombang Korea, atau Hallyu (Korean Wave),  seringkali disebut juga Korean Fever atau Demam Korea. Dimana awalnya adalah maraknya Korean Pop atau K-Pop dan program entertainmen berupa Film dan Drama Korea, yang sangat diminati dan digemari berbagai bangsa di berbagai belahan dunia, menjadikan banyaknya minat yang tertuju kepada budaya dan bahasa Korea, serta tempat-tempat di Korea Selatan khususnya sebagai  tujuan dari paket tour dan wisata Korea. Posting blog ini ditujukan sebagai keikutsertaan program Touch Korea Tour. Dapat pembaca baca selengkapnya di halaman Facebook dari Korean Tourism Organization (Indonesia)Yuk ikutan yuk!!

Tulisan keempat ini adalah keikutsertaan saya dalam program  Touch Korea Tour. Dengan tema 10 (iya SEPULUH) alasan kenapa harus saya yang dipilih sebagai peserta atau tim pengalaman Touch Korea Tour dan ikut jalan-jalan berkunjung ke Korea Selatan mengikuti program paket wisata beserta seleb Korea yaitu artis K-Pop terkenal yaitu Miss A dan 2 PM.

Jujur saja saya bingung.

Saya bingung sendiri kenapa harus saya ya?. Kalau nyari sepuluh alasan kenapa bukan saya mah gampang. Misalnya saya ibu-ibu beranak banyak dan lucu-lucu bersuami satu orang yang ganteng pisan, dan pastinya pada pengen ikut saya ke Korea. Tuh kaaan, repot  jadinya. Atau kan saya ibu-ibu sekaligus wanita karir yang kalau cuti seminggu pasti bos saya bakal panik nyariin saya (geer banget ya hehehe). Atau yang terakhir lagi, saya kan udah berusia (ehem), matang. Maksudnya sudah bukan abege lagi. Gak malu apa ikut-ikutan blog lomba bersaing dengan para kaum muda dan ikut-ikutan menggemari K-Pop? Uh Oh. Dilematis sekali.

Tapi saya sendiri yang akan menjawab kenapa saya yang harus ikut sebagai anggota Tim Pengalaman Touch Korea Tour. Saksikan ya…

Kesatu. Saya ingin membuat bangga. Bikin bangga siapa aja sih? Gini yah, orang tua saya pasti bangga, anak saya pasti bangga, suami saya (yang ganteng tea, keukeuh nya? hehehe) juga pasti bangga. Tetangga saya, se-RT,  se-RW, dan sekelurahan juga pasti bangga. Teman-teman kantor saya juga akan sangat bangga (sekaligus minta oleh-oleh). Komunitas saya di internet, yaitu Kampung Gajah atau Id-Gmail yang gokil pasti bangga. Bahkan mungkin juga komunitas urang Sunda akan saya ceritakan pula, saya harap mereka ikut bangga. Saya pun akan bercerita pada komunitas-komunitas lain seperti Id-Apple, yang mungkin akan ikut bangga. Teman dan saudara saya satu Facebook, alumni seangkatan di Politeknik ITB dan juga teman-teman saya di SMA 2 Bandung (haiii Zombeer..!)  dan para pengikut Twitter saya. Bayangkan, bagaimana tidak bangga, seorang seperti saya bisa ikut tim Pengalaman Touch Korea Tour. Against All Odds kan  istilahnya.

Kedua. Saya doyan makanan apa saja, ga susah makan istilahnya. Mau makan di food court mall hayu, makanan pinggir jalan juga hayu, asal jangan ditengah jalan. Apalagi makanan Korea, itu mah saya doyan! Duuuuh sekarang saja saya di rumah nyetok Kimchi dan cabe bubuk merah Korea untuk bikin Gochujang (pasta cabe ala Korea), dan berbagai ramen instan Korea.  Gimana kalau saya di Korea, pasti dengan senang hati saya akan mencoba berbagai makanan disana. Dan juga kepada panitia, jangan khawatir, saya makannya dikit kok, ga bakalan malu-maluin dengan ngabisin jatah orang.

Ketiga. Saya sehat dan dalam keadaan sadar dan tidak dibawah tekanan siapapun untuk ikut serta dalam program wisata Korea Selatan ini. Intinya dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Mens sana in corpore sano. A sound mind in a healthy body. Saya akan mengikuti program ini dengan semangat seorang yang berjiwa sehat dan berbadan (cukup) kuat, dan jarang masuk angin. Apalagi katanya Korea Selatan kan dingin. Kalau engga sehat kan bahaya, bisa murungkut kedinginan.

Keempat. Saya punya hobi menulis. Terutama nulis di blog. Ini saja adalah postingan ke 245 saya kalau tidak salah, di blog ini. Bayangkan betapa mulia hobi saya. Karena untuk menulis sebanyak itu ditingkahi pekerjaan dan urusan keluarga, juga membeli sayur dan mengejar-ngejar tukang sayurnya, adalah memerlukan effort yang cukup. Saya menulis kadang di kamar mandi, kadang di perjalanan di travel Jakarta-Bandung vice versa, kadang di rumah saat jam menuju tengah malam. Nah ini yang luar biasa. Soalnya suami saya suka nyetel TV dan lupa matiin. Pas saya lagi nulis kebetulan channel di acara yang serem-serem (seperti Dunia Lain dsb), tahu-tahu saya terkaget-kaget oleh suara ketawa makhluk halus dan kunti, atau musik seram lainnya. Bayangkan. Menulis dalam kondisi seperti benar-benar membutuhkan mental baja. Padahal sungguh, saya sering setengah mati ketakutan. Eh jadi ngelantur. Maksudnya karena saya hobi nulis, pengalaman berharga saya dalam mengikuti Touch Tour Korea dan Buzz Korea oleh Korean Tourism Organization Indonesia (KTO) ini akan saya dokumentasikan dalam blog dan akan menjadi bahan yang sangat bagus untuk mempromosikan program tour wisata ke Korea Selatan.

Kelima. Saya pengguna barang elektronik buatan Korea. Agak ga nyambung ya? Abis banyak banget mesti sepuluh, kan lieur  jadinya. Oh ya Tipi saya di rumah merknya SAMSUNG. Udah bertahun-tahun belum ganti. Dan awet ternyata. Belum pernah rusak. Remotenya saja yang sudah tidak berbentuk seperti remote saking seringnya dipakai rebutan. Jadi saya dikategorikan sebagai pengguna, pemakai dan pencinta barang elektronik buatan Korea. Jadi ga cuma cinta artisnya. saya juga menyukai handphone Samsung terutama Samsung Galaxy Note. Keren banget ya? Samsung Group atau Samseong Geurup adalah perusahaan multinasional Korea Selatan. Produknya dikenal secara internasional dan merupakan perusahaan konglomerasi sangat besar berpusat di Seoul, Korea Selatan. Didirikan tahun 1938 dan pada tahun 1990 telah menjadi perusahaan berskala internasional yang produknya mendunia. Kalau saya ke Korea, kan saya jadi bisa melihat headquarter office-nya Samsung disana.

Keenam. Saya bisa berbahasa Inggris. Trus kalau bisa bahasa Inggris kenapa ya? Jadi gini nih ya. Kali aja saya diperlukan untuk menulis dan mempromosikan pengalaman perjalanan wisata saya ke Korea Selatan dalam bahasa Inggris. Sepertinya ga akan malu-maluin atau sampai harus nyari tukang ketik penterjemah. Ya engga cas cis cus banget atau gimana gitu (usaha merendah hihihi), pokoknya mah bisa lah.  Saya senang belajar bahasa asing juga, jadi bahasa Korea juga akan dengan sangat senang hati merupakan agenda saya berikutnya untuk pembelajaran bahasa asing. Sementara ini karena kalo ikut kursus belum sempat, saya sudah beli CD khusus pelajaran bahasa Korea.

Ketujuh. Saya janji engga akan malu-maluin. Dalam hal apapun.

Kedelapan. Saya senang belajar budaya dan sejarah Korea Selatan, sebagaimana saya juga menyenangi budaya dan sejarah bangsa-bangsa di dunia. Buat saya semua adalah bangsa adalah bersaudara. Kecuali bangsa yang tidak bersahabat dan tidak mau diajak bersaudara. Jadi saya ingin mengenal lebih dalam mengenai Korea Selatan, juga sebaliknya saya ingin mengenalkan Indonesia  kepada bangsa Korea.

Kesembilan. Saya akan memotret dan membuat foto-foto bagus saat wisata di Korea Selatan, sehingga saya engga akan ngambilin foto-foto dari Wikipedia lagi untuk referensi blog saya. Karena buat saya,  jangan sampai deh kejadian saya mencuri hak cipta orang lain. Oh ya saya juga ga akan lupa membuat eh merekam video perjalanan ke Korea ini untuk di-embed di blog atau di-upload di Youtube. Biar blog promosi Korea Selatan saya nanti akan tambah keren.

Kesepuluh. Saya akan membuat blog khusus untuk bercerita tentang segala hal tentang Korea Selatan. Pokoknya khusus tentang Korea Selatan, baik artisnya, lagu-lagunya (ini akan banyak melibatkan kontribusi dari anak saya yang penggemar K-pop), sejarah, budaya, makanan, dan sebagainya. Saya janji. Bahkan hari ini saya sudah membuat nama domainnya.

Nah itulah 10 alasan kenapa saya layak dipilih menjadi anggota tim pengalaman Touch Korea Selatan bersama-sama artis Hallyu kebanggaan Korea Selatan.

Annyeongsehayo!

Gambar Samsung  Galaxy Note dari : engadget.com

Foto diri saya di atas ga ada hubungan dengan posting ini, kecuali sekedar numpang beken

Read Full Post »

Annyeonghaseyo!

Touch Korea Tour dan Buzz Korea yang diselenggarakan oleh Korea Tourism Organization Indonesia adalah program promosi wisata Korea Selatan. Saat ini Korea Tourism Organization (Indonesia) atau disingkat KTO menyelenggarakan lomba penulisan blog dengan berbagai tema namun merupakan bagian tak terpisahkan dari program promosi tempat wisata Korea Selatan.  Promosi tempat wisata Korea Selatan ini adalah sebagai efek dari Gelombang Korea, atau Hallyu (Korean Wave), dimana maraknya Korean Pop atau K-Pop dan program entertainmen berupa Film dan Drama Korea, yang sangat diminati dan digemari berbagai bangsa di berbagai belahan dunia, menjadikan banyaknya minat yang tertuju kepada budaya dan bahasa Korea, serta tempat-tempat di Korea Selatan khususnya sebagai  tujuan dari paket wisata Korea. Posting blog ini ditujukan sebagai keikutsertaan program Touch Korea Tour. Dapat pembaca baca selengkapnya di halaman Facebook dari Korean Tourism Organization (Indonesia)Yuk ikutan yuk!!

Oleh-Oleh Korea Selatan dari Bos di Kantor

Oleh-Oleh Korea Selatan dari Bos di Kantor

Hari ini di kantor tempat saya bekerja, saya mengadakan polling kecil-kecilan mengenai tempat-tempat dan hal-hal yang ingin dilakukan di Korea Selatan. Wuih ternyata.. saya sampai takjub ternyata hampir seluruh teman-teman saya tahu tempat-tempat terkenal di Korea Selatan.  Dari tiga negara yang saya tanya lebih suka untuk dikunjungi, misalnya Cina, Taiwan dan Korea, semua menjawab Korea. Hebat. Beberapa alasannya adalah karena semua ingin berfoto ke taman tempat Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon bercinta-cintaan di drama Korea yang tak asing lagi bagi publik Indonesia, Winter Sonata yang melegenda. Ternyata khayalan indah dan romantis mereka terpatri demikian kuatnya sehingga tujuan wisata ke Korea Selatan ini terpicu oleh indahnya adegan di drama tersebut. Selain itu tentu saja banyak yang mengatakan tujuan utama ke Korea adalah ke pasar tradisional makanan khas atau art market, karena pergi ke suatu negara tanpa beli oleh-oleh buat kami (kami disini adalah para karyawati pencinta tour dan travel) menjadikan wisatanya tidak sah menurut aturan-aturan pokok pada hukum berwisata ke negara asing. Hukum yang aneh ya.  Dan tentu saja ke Korea Selatan -menurut hasil polling berikutnya,  adalah harus mengunjungi tempat-tempat indah yang bersejarah dan menjadi ciri khas negara Korea, misalnya istana kerajaan dan desa tradisional Korea. Kunjungan wajib hasil polling lainnya yaitu Jeju Island. Sebenarnya sih, kalau didata satu persatu, ealaaah….banyak banget tempat yang harus dikunjungi ternyata.

Nah dari hasil pembicaraan kami ini, saya akhirnya menyimpulkan tempat-tempat yang wajib saya kunjungi dan saya lakukan seandainya saya pergi mengunjungi tempat wisata Korea Selatan. Dari sekian banyak dipersingkat saja menjadi beberapa tempat dan hal berikut:

Gyeongbok Picture from Wikipedia

Hyangwonjeong Picture from Wikipedia

Royal Palace. Berkunjung ke istana kerajaan. Wah ini benar-benar impian saya kalau pergi ke Korea Selatan. Pada jaman dinasti Joseon telah dibangun Lima Istana Megah atau disebut Five Grand Palace.  Ada Gyeongbok Palace, yang merupakan istana paling terkenal. Letaknya di ujung utara Sejongro Boulevard, katanya mah cuma sepelemparan batu jauhnya dari Blue House, kediaman Presiden Korea Selatan.  Gyeongbok atau Gyeongbokgung Palace ini dibangun tahun 1394 dan direkonstruksi pada tahun 1867. Istana ini adalah istana terbesar dan utama dari Lima Istana Utama yang dibangun di jaman Dinasti Joseon. Gyeongbokgung berarti Istana yang Menyinarkan Kebahagiaan. Sayangnya banyak bagian yang rusak pada saat penjajahan Jepang di awal abad 20. Namun saat ini beberapa bangunan dan tempat yang tersisa pelan-pelan telah diperbaiki. Selain Gyeongbok Palace ini saya pun ingin mengunjungi Changdeok Palace, atau Changdeokgung Palace. Unesco mendaftarkannya dalam UNESCO World Heritage List di Tahun 1997. Istana ini luarbiasa dalam aristektur taman dan bangunannya yang sangat harmonis dengan alam sekitarnya.  Tiga istana lainnya yaitu Changgyeonggung, Deoksugung, dan Gyeonghuigung, kesemua istana ini terletak di distrik Jongno-gu dan Jungnu-gu, Seoul. Tapi kalau saya punya waktu yang mepet, baiklah, Gyeongbok Palace dan Changdeok Palace juga engga apa-apa. Saya ingin memuaskan hobi memotret saya disana.

Picture from Wikipedia

Pasar Seni Traditional dan Shopping Center. Ini dia tempat yang harus dikunjungi dan dipuas-puaskan deh untuk berkeliling disana. Tahu tidak? Saya sangat senang mengunjungi pasar. Karena saya senang melihat orang-orang belanja, saya senang melihat barang-barang yang dipajang, juga saya senang makan di jajanan kaki lima. Pasti menarik sekali untuk mengunjungi pasar di Korea Selatan!.  Sebutlah Dongdaemun Market yang terkenal dan paling besar di Korea Selatan. Orang banyak menyebutnya sebagai Shopping Center Segala Ada. Lalu ada Namdaemun Market, namanya berasal dari  gerbang yang dibangun di depan pasar tersebut yaitu Namdaemun Gate. Adalah pasar tertua yang masih aktif di Seoul. Gerbang Namdaemun ini terlihat kokoh dan antik sekali, benar-benar pasar yang menyenangkan untuk dikunjungi dan berfoto-foto. Sepertinya tak habis-habis shopping center di Korea ini untuk dibahas, ada Insadong Market, disana banyak barang antik dan benda seni yang dijual. Menarik sekali. Di pasar saya akan berjalan-jalan kemana-mana, melihat-lihat barang dan berfoto, juga akan mencicipi berbagai makanan yang dijual pedagang kaki lima, pokoknya saya akan memuaskan diri untuk menikmati suasana dan berbelanja disana.

N Seoul Tower from Wikipedia

N Seoul Tower. Ini adalah cita-cita saya dan anak saya bila mengunjungi Korea Selatan. Dinda anak saya yang berumur 12 tahun, adalah penggemar K-Pop dan segala hal tentang Korea. Dia pernah bilang ke saya, kalau ke Korea, dia harus melihat Han River dan juga ingin naik ke N Seoul Tower. Demi anak saya dan kecintaan saya juga pada film Boys Before Flower (ada adegan mesra, eh sebetulnya tidak mesra juga sih, Gu Jun Pyo yang demam dan terjebak di gondola bersama Geum Jan di), membuat saya menjadikan N Seoul Tower adalah obyek yang harus dikunjungi di Korea Selatan. Jadi, demi segala hal yang baik dan murni di dunia ini, andaikan saya bisa berwisata ke Korea Selatan, N Seoul Tower adalah ini adalah WAJIB didatangi, difoto, dicium dan disentuh. Demikian.

picture from Times.com

Oh ya, selain hal-hal dan obyek tujuan wisata di atas yang ingin saya kunjungi tersebut, saya pun ingin naik bis keliling kota. Untuk berjalan-jalan keliling kota, ada Seoul City Tour Bus, yang ibaratnya sekali rengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Dengan biaya kurang dari Rp. 100.000,- kita bisa naik dan lompat di depan dua istana terkenal, shopping center utama, dan N Seoul Tower. Whoaa menarik.  Tapi masih banyak sebenarnya yang ingin dikunjungi, Nami Island tempat syuting Winter Sonata, Royal Tomb Joseon Dinasty, dan Jeju Island! Oh tidak, saya bisa menangis keras-keras kalau tidak bisa ke Jeju Island. Juga saya ingin berfoto dengan tentara perbatasan Korea Utara yang cemberut dan tidak pernah tersenyum itu. Duh sungguh banyak tempat dan tujuan wisata di Korea Selatan. Semoga suatu hari saya bisa ikut tour dan melakukan perjalanan satu paket yang bisa membuat saya bisa mengunjungi obyek-obyek dan tempat-tempat yang menarik di Korea Selatan dengan efektif.  Semoga ya, itu akan jadi sesuatu bangeeet….!

Sumber Gambar: Gambar koleksi pribadi, Wikipedia, dan Times.com

Read Full Post »

Older Posts »

%d bloggers like this: