Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘At works’ Category

Etiket Kerja

Etiket berbeda dengan etika. Etiket yang saya maksud adalah etiquette. Sopan santun. Seperti halnya dalam hal makan di meja makan atau dalam jamuan, etiket dikenal sebagai tata krama, yang tentu saja tujuannya agar kita dapat saling menghargai sesama manusia dan memiliki rasa estetika dalam berhubungan dengan orang lain.

Dalam dunia kerja, etiket kerja adalah sesuatu hal yang tidak tertulis. Bisa saja seseorang merasa dirinya sudah bekerja dengan baik, tapi kok tidak bisa membangun team work atau hubungan komunikasi yang enak dengan rekan kerja, atasan, maupun anak buah. Mungkin dia melupakan etiket.

Dibawah ini adalah contoh-contoh etiket dalam bekerja yang sebaiknya diperhatikan agar kita dapat tetap bisa bekerja sama dengan orang lain dan memiliki hubungan yang harmonis.

1. Perhatikan kebersihan dan hygienitas diri dalam hal pakaian. Pakaian tidak mesti mahal, namun bersih dan rapi serta tidak berbau. Jangan gunakan parfum yang menyengat dan berlebihan, percayalah tidak semua orang bisa menyukai selera parfum Anda, hati-hati dalam memilih parfum.
2. Jaga bau badan dan bau mulut Anda. Mungkin saja dua hal ini adalah hal yang sangat sulit disampaikan orang lain kepada Anda, bahkan oleh orang terdekat Anda sekalipun. Cek gigi apakah gigi Anda berlubang, dan apakah mengeluarkann bau tidak sedap atau halitosis. Tidak hanya gigi berlubang yang menyebabkan bau mulut, tapi juga gangguan pencernaan. Rambut pun bisa mengeluarkan bau tidak sedap bila memakai minyak rambut berlebihan dan berpewangi. Ketiak bisa jadi mengeluarkan bau tidak sedap. Jangan gunakan pakaian yang tidak menyerap keringat dan gunakan deodorant yang baik agar bau badan Anda terjaga. Ada cerita seorang petinggi SDM kepada saya bahwa dia pernah menolak seorang pelamar kerja karena bau badannya yang menyengat pada saat wawancara. Apa jadinya bila nanti bekerja bila mengganggu orang seruangan dengan bau badannya yang menyengat? Begitu katanya.
3. Jangan membawa makanan kesukaan Anda yang berbau menyengat ke meja kerja betatapun Anda suka makanan itu. Bisa jadi Anda menyukai duren, tapi belum tentu orang di sekitar Anda, demikian juga makanan lainnya yang memiliki bau menyengat yang menyebar bila berada di ruangan ber-AC, misalnya pempek.
4. Bila Anda seorang atasan, hargailah anak buah Anda dengan mengetahui dan mengenal nama keluarga anak buah Anda, tidak ada salahnya Anda mengingat salah satu nama anak dari anak buah Anda, atau nama suami atau istrinya. Hal itu pun akan membantu bila Anda memerlukan untuk berbasa-basi dalam pembicaraan dengan anak buah Anda, walaupun tidak perlu berlebihan juga untuk mengetahui atau mengorek sampai dalam mengenai masalah pribadi, kecuali memang anak buah Anda memerlukan Anda untuk mendengarkan ‘curhat’ mereka.
5. Balaslah sms atau pesan dari rekan kerja, atasan, ataupun anak buah Anda, sesegera mungkin. Kalau memungkinkan segeralah telepon balik apabila ada telepon. Ingat, biasanya tidak mungkin bila anak buah, atasan, atau rekan menelepon Anda untuk iseng belaka. Hargai mereka dengan merespon dengan baik dan sesegera mungkin, dan mintalah maaf bila berhalangan untuk menjawab segera.
6. Seorang atasan yang baik tidak datang begitu saja, dan pulang mendahului anak buah tanpa kata dan tanpa basa-basi. Walaupun Anda seorang atasan, hargailah anak buah Anda sebagai manusia, tidak pulang lebih dahulu tanpa kata, ataupun datang terlambat tanpa memberitahu terlebih dahulu. Apalagi sampai cuti atau tidak masuk tanpa memberi tahu. Ingat jaman sekarang sudah canggih, pemberitahuan melalui grup komunikasi di handphone Anda akan lebih baik sehingga anak buah akan merasa dihargai.
7. Jangan berpakaian terlalu seksi atau terbuka bagi wanita, dan juga berpakaian dengan model aneh bagi pria. Biarkan orang lain melihat kemampuan Anda, bukan bagian tubuh Anda yang terbuka.
8. Jangan berbicara keras-keras di telepon, bicaralah dengan suara sedang saja.
9. Datanglah tepat waktu baik ke tempat kerja maupun menghadiri undangan meeting.
10. Bersihkan meja kerja Anda, jangan selalu mengandalkan orang lain untuk membersihkannya.
11. Bila sakit lebih baik Anda meminta ijin untuk masuk daripada menularkan penyakit Anda kepada orang lain. Percayalah, teman-teman Anda tidak akan terkesan dengan dedikasi Anda dalam bekerja bila Anda juga sambil membersihkan ingus dan batuk-batuk yang menggangggu.
12. Jagalah komunikasi dengan rekan kerja Anda, sebagai contoh ada seseorang yang datang dan pergi setiap hari dan bisa dihitung dengan jari kapan dia berbicara dengan rekan kerja lainnya dalam satu minggu. Bahkan bisa satu minggu ia tidak bertegur sapa dengan anak buahnya. Ini adalah contoh yang buruk sekali bila Anda seorang atasan. Ingatlah bahwa Anda perlu menjaga komunikasi yang efektif dan anak buah Anda adalah manusia, bukan barang.
13. Jangan menggunakan kata-kata kasar atau memaki-maki. Jangan pula berkata dengan suara keras dan kasar kepada rekan kerja Anda.

Etiket Tempat Kerja ini merupakan hal yang penting untuk diingat bila Anda ingin meningkatkan hubungan dengan rekan kerja, anak buah dan juga atasan. Walaupun standar untuk etiket berbeda-beda di tempat kerja satu sama lain namun sangat penting untuk diindahkan. Berkomunikasilah jika ada masalah dengan rekan kerja atau atasan melalui jalur yang tepat sehingga tidak ada masalah yang lebih besar lagi di kemudian hari. Juga etiket kerja ini penting untuk selalu menghormati dan kooperatif dengan orang-orang yang bekerja dengan Anda.

Read Full Post »

managerial-cap-2
“A great leader never sets himself above his followers except in carrying responsibilities.”
~ Jules Ormont

Terkadang kesalahan seorang manager memimpin adalah bukan karena kemampuan teknis dan keahlian belaka, lebih parah tentu saja seorang manager yang tidak memiliki kemampuan teknis dan juga keahlian tapi memperoleh jabatan karena diuntungkan oleh suatu sistem tertentu.

Seorang manager sesuai namanya harus mampu memanage manusia. Apabila seorang manager tidak memiliki kemampuan teknis dan keahlian, akan diperburuk lagi dengan tidak memiliki ‘values’ atau nilai-nilai yang diyakini, awareness, dan sensitivitas yang diperlukan agar dapat memanage tim dengan baik. Karena hal-hal inilah yang juga diperlukan dalam kesehariannya dalam berinteraksi dengan orang lain, yaitu juga bawahannya.

Anda ingin menjadi manager yang baik? Coba simak beberapa hal dibawah ini yang harus dihindari sebagai seorang manager:

Gagal memahami bahwa pegawai atau bawahan adalah manusia. Sangat baik apabila seorang manager memiliki hubungan antar manusia yang harmonis dengan bawahannya, milikilah ketertarikan dengan kehidupan sosial bawahan sebagai manusia, walau tidak usah terlalu mendalam juga karena toh manager bukan konsultan psikiater. Tapi mengetahui nama anak bawahan, hobi yang disukainya, makanan favorit, adalah hal-hal yang membuat bawahan merasa dihargai dengan kepedulian untuk hal-hal seperti itu.

Tidak mau atau tidak memiliki kemampuan mendengar dan menghargai pendapat bawahan. Mendengar adalah suatu keahlian. Dengan listening skill dan kemampuan pemahaman dalam mendengar ini  maka manager akan dapat membuat bawahannya merasa dihargai dan memiliki arti penting untuk memberikan kontribusi.

Melemparkan tanggung jawab kepada bawahan karena ketidakmampuan dalam menangani suatu masalah atau pekerjaan. Bukannya bekerja sama sebagai tim, seorang manager adalah gagal menjadi seorang manager di saat pada suatu kritikal pekerjaan dia meninggalkanya dan mengalihkan tugas dan tanggung jawabnya kepada bawahan.

Tidak memiliki kemampuan untuk membuat keputusan dan arahan yang jelas. Apabila seorang manager kurang memahami pekerjaan dan tidak memiliki kemampuan teknis yang cukup maka akan dapat dipastikan hal ini akan membawa pada situasi dimana manager tersebut tidak mampu memberikan arahan dan memutuskan sesuatu. Hal ini akan membuat bawahan menjadi frustasi dan seorang manager kehilangan respek dari bawahannya.

Tidak mampu memberikan reaksi yang tepat pada suatu masalah dan mengabaikannya. Apabila seorang manager hanya duduk diam dan berdoa saja apabila terjadi masalah  dan hanya berharap akan selesai dengan sendirinya, atau berharap ada orang lain yang mengambil alih untuk mengatasi suatu masalah, maka tamatlah dia.  Konflik, perbedaan pendapat, pertanyaan kritis, adalah hal-hal yang terjadi dalam keseharian dalam pekerjaan. Tugas manager adalah memberikan coach, atau arahan dan menyelesaikan isu atau problem. Bukan duduk diam dan pura-pura tidak tahu sesuatu masalah sedang terjadi.

Tidak mampu berkomunikasi secara efektif dan menyimpan informasi untuk diri sendiri. Cara komunikasi yang baik adalah transparan dalam berkomunikasi. Tentu saja ada beberapa hal yang confidential tapi sharing knowledge atau berbagi pengetahuan adalah penting untuk dapat membangun komunikasi yang efektif. Seorang manager harus mampu menggali opini, ide, dan rencana-rencana perbaikan dan merumuskannya bersama untuk perencanaan kerja.

Membedakan bawahan. Ada yang favorit ada yang tidak. Ada yang selalu diajak diskusi ada yang dari hari ke hari hanya berbicara basa-basi itupun bila berpapasan di toilet. Perlakuan memfavoritkan karyawan tertentu hanya akan menurunkan kualitas Anda sebagai seorang manager. Persepsi seperti ini hanya akan membawa keburukan bagi teamwork atau kerjasama tim.

Lempar batu sembunyi tangan. Alih-alih mengambil tanggung jawab atas apa yang tidak beres di bidang yang Anda kelola,  sikap menyalahkan karyawan tertentu ketika ditanya atau berhadapan dengan kepemimpinan eksekutif adalah suatu kesalahan besar. Bila Anda tahu tanggung jawab ada pada Anda jika Anda adalah bos, mengapa tidak bertindak dengan menjaga martabat dan melindungi karyawan Anda? Bila Anda menyalahkan karyawan, Anda terlihat seperti idiot dan karyawan Anda akan menghormati dan membenci Anda.

Percayalah bawahan pada akhirnya tidak akan pernah mempercayai Anda lagi.  Lalu Manajer senior juga tidak akan menghormati Anda dengan baik pada akhirnya. Mereka akan mempertanyakan apakah Anda mampu melakukan pekerjaan dan memimpin tim dengan baik.

Tidak memiliki kepercayaan pada orang lain. Salah besar bila tidak bisa mempercayakan pekerjaan kepada tim. Untuk itulah seorang manager ditempatkan, yaitu sebagai pimpinan tim yang mampu membagi pekerjaan kepada timnya sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan dan memperoleh target dengan maksimal.

Tidak mampu memimpin rapat dan membuat presentasi. Rapat diperlukan untuk membuat motivasi tim tetap terjaga dan melakukan review atas pekerjaan dan menetapkan goal berikutnya, apabila tidak mampu memimpin rapat yang berlangsung dengan efektif dengan interaksi dan pertukaran ide yang mengalir, dan apabila seorang manager juga tidak mampu mempresentasikan apa pekerjaan dan tujuan dari penetapan target, maka selesailah sudah. Apalagi yang dapat diharapkan.

Selain 10 hal yang terkait dengan kemampuan managerial dalam memimpin tim, adapula kesalahan seorang manager yang itu mengabaikan work etiquette. Etiket adalah hal-hal yang mungkin tidak tercantum dalam teori, tapi lebih ke kemampuan seseorang membangun hubungan antar manusia dengan menghargai satu sama lain. Dalam dunia kerja, etiket dalam bekerja adalah hal-hal yang misalnya sebagai berikut:

Membalas sms dan e-mail dengan segera, sehingga pengirim akan merasa dihargai.

Mengucapkan terima kasih kepada bawahan ataupun rekan kerja yang telah mengirimkan hasil kerja atau sharing info baik secara langsung maupun media elektronik.

Memberi tahu apabila tidak masuk kerja atau datang terlambat,  atau tidak hadir karena ada meeting di kota lain.

Menggunakan bahasa formal dalam membalas e-mail.

Tidak memainkan gadget saat meeting.

Tidak datang terlambat saat meeting. Datanglah tepat waktu untuk menghargai yang mengundang.

Read Full Post »

Ngantuk di Kantor

Engga sering-sering sih ngantuk di kantor. Engga sesering waktu sekolah. Kalau lagi sekolah atau kuliah ngantuknya parah. Meja bisa sampai diileri. Kalau sekarang yah selevel lebih berwibawa lah. Engga ada guru yang nyuruh cuci muka. Engga ada yang ngomelin. Kecuali tatapan mata teman-teman yang curiga, kenapa saya ga banyak bersuara.

Ngantuk ini sungguh menyiksa. Kepala jadi puyeng dan muter, pandangan berkunang-kunang, karena antara keinginan dan kenyataan sungguh bertolak belakang.

Saat mengantuk keingnan kita adalah mengharapkan kasur dengan seprai yang dingin dan sejuk. Di kamar rumah yang berjendela besar-besar dengan angin semilir yang sejuk. Bantal-bantal yang banyak, dan suara-suara burung bercuitan. Duh.

Sementara saat ini, saat saya mengantuk, tidak ada tempat untuk memejamkan mata, hanya bersandar sesekali pada kursi yang katanya ergonomis tapi tidak memadai untuk tidur. Pandangan nanar menatap teman-teman yang sedang bekerja. Pemandangan di jendela pun berwarna abu-abu suram, langit sedang mendung rupanya.

d’oh….

Read Full Post »

Workstation Office

Tempat kerja yang nyaman memang harapan setiap orang yang bekerja di kantor. Disebut-sebut desain workstation berpengaruh pada kesehatan pekerja. Apabila kursi dan meja yang dipakai tidak ergonomis maka akan berakibat pada nyeri punggung, sakit kepala, banyak pegal-pegal pada tangan dan kaki, bahkan marah-marah di rumah tanpa sebab. Untuk itu kenyamanan dalam bekerja menjadi sangat penting. Apalagi mengingat bahwa kebanyakan orang yang bekerja kantoran lebih banyak menghabiskan waktu di kantor (dan di jalanan yang macet) ketimbang berada di rumah.

Google disebu-sebut sebagai kantor yang memiliki desain interior yang nyaman sekali bagi pegawainya. Banyak kursi model bean bag chair, akuarium, kursi pijat dan bahkan perosotan. Warna-warnanya pun campuran antara cerah ceria dan natural. Pixar pun menerapkan ide bahwa dinding yang putih polos tidak bakalan menghasilkan banyak inspirasi, untuk itu mereka menghiasinya dengan poster, foto-foto, dan gambar dari karakter dari film animasi yang mereka hasilkan.

Google Office

Kalau kantor saya engga mirip kantor Google sih, tapi buat saya tetap kantor yang nyaman. Saya punya meja dekat jendela yang kadang-kadang bisa saya buka kalau bosan dengan udara AC. Cahaya dari luar juga pas, tidak silau tapi terang tanpa perlu cahaya lampu. Sayangnya karena ada gedung sebelah, pemandangan ke gunung Tangkuban Perahu dan gunung Burangrang yang seharusnya bisa terlihat jadi terhalang.

Untuk menambah kenyamanan saya menyimpan benda-benda kesayangan dan menurut saya penting di tempat kerja, stabillo warna warni, minyak kayu putih untuk masuk angin, sendal jepit, komik Meteor Garden dan novel Eiji Yoshikawa, vas bunga dengan tanaman hidup, serta wallpaper dengan wajah Neytiri, karena saya suka banget film Avatar. Tak lupa foto-foto keluarga dan teman-teman dekat di meja. Ini dia foto-fotonya:

gambar kantor Google Office Dublin via Design You Trust

workstation design picture from University of Pittsburgh

Read Full Post »

Tanggal 27 Juli 2008 hari Minggu kemarin, Telkomsel dan Kopassus menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat desa Sinumbra dan sekitarnya di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Pembukaan acara dilakukan secara simultan dengan acara pengobatan, karena kasihan dong warga yang antri kalau harus menunggu dulu acara seremonial selesai. Dari Kopassus, dibuka oleh Wadanjen Brigjen TNI Wisnu Bawa Tenaya. Sejalan dengan ucapan VP Telkomsel Area Jabotabek Jabar, Bapak Irwin Sakti;  acara yang dinamakan Telkomsel Spirit ini murni untuk memberikan sesuatu yang terasa manfaatnya bagi masyarakat, dan keinginan tulus untuk berbagi dengan warga yang membutuhkan.   Sekitar lebih dari 85 orang tenaga medis berbagai spesialis melayani lebih dari  3000 warga untuk mendapat layanan kesehatan mulai dari pengobatan untuk mata, khitanan, rontgen, bedah minor, kulit, paru-paru dan lain-lain.

Disana sebagian besar warga pegunungan Ciwidey itu mengidap penyakit paru-paru, bronchitis, tuberkolosis (TBC), infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan penyakit kulit.   Pusat layanan kesehatan masyarakat yang terdekat masih cukup jauh dijangkau masyarakat karena Puskesmas terdekat berjarak sekitar 30 Km. Warga yang sakit dijemput oleh Kopassus dari 3 kecamatan sekitar dan diantar pulang kembali, sehingga tidak perlu cape-cape berkendaraan ke lokasi pengobatan.  Acara ini digelar di bangunan SMU dan tepat dinaungi tower Telkomsel, jadi yah urusan komunikasi dijamin lancar dong ah.

Oh ya di acara ini saya menemukan perempuan favorit saya selain Paquita Wijaya. Yaitu Bunda Obin – Josephine Werratie Komara – pemilik Bin House yang rancangan batiknya terkenal ke manca negara, yang keren abis sebagai koordinator acara bakti sosial ini sehingga acara berlangsung tertib, lancar, dan efisien.  What a woman!. Bunda Obin sangat sangat membuat saya kagum. Demikian juga Doddy sang gargoyle teman saya yang kebagian tugas sebagai penjaga antrian masuk warga yang akan berobat. Dia terus-menerus bengong dan menganga melihat Bunda Obin dari sejak briefing di Pusdikpassus hari sebelumnya sampai dengan berlangsungnya acara kemarin. 

Saya sendiri bertugas di pos pemberian obat cacing bersama teman saya Panji Sukmana yang sangat kebapakan dalam membujuk anak-anak mengangakan mulutnya lebar-lebar untuk minum obat, juga dengan Bu Inke dan Kunir dari tim Bunda Obin.  Sekitar 300 anak berhasil kami cekoki -oke dicekoki terdengar kasar- kami minumkan obat cacing Combatrin yang hanya untuk anak di atas 2 tahun dan diberikan 6 bulan sekali itu.  Tak hanya anak-anak, kadang ada juga nenek yang ikutan ngantri ingin diberi obat cacing juga.  Atau ada bapak tentara yang bertanya apakah ada obat cacing juga  untuk mereka. “Hoh, Pak..buat Bapak mah bukan obat cacing lagi, tapi uler naga atuh lah”.

Informasi tidak penting yang bisa saya katakan, setelah acara selesai saya sempat foto-foto aneh di kebun teh, cingogo makan syomay yang ajaibnya terasa sangat enak di udara dingin Ciwidey -padahal bahan bakunya jelas bukan ikan belida atau tenggiri, mengagumi tempat wudhu dari batu yang airnya sedingin es di mesjid setempat dan mimbar kayunya yang antik, mendapat kosa kata sunda baru dari Doddy yaitu akay ukuy, yang artinya kurang lebih ngesot, dan mengagumi matahari terbenam di pegunungan Rancabali yang indah dan hijau dengan hamparan kebun teh.

Read Full Post »

Lelaki Kantor

Favorit saya di kantor adalah dia. Saimin. Cuma itu saja namanya S.A.I.M.I.N.

“Pendek amat namamu Min” kata saya suatu hari

“Emang segitu-gitunya Bu” jawabnya sambil tertawa. Matanya sipit. Jadi kalau tertawa dia merem. Kita bisa kabur tanpa dia tahu kalau dia sedang tertawa.

“Ya udah, saya tambahi nama kamu jadi Saimin Wira Atmaja ya?” hehehehe, nama kakek moyang saya yang saya berikan buat Saimin.

“Oke deh, Bu”

Jadilah dia sekarang saya panggil dengan nama lengkap, Saimin Wira Atmaja.  Walau kata teman saya Saimin kan nama Jawa. Kalau Wira Atmaja kan nama Sunda. Berarti jangan Saimin dong tapi harusnya Saiman.  Saimin yang mendengarkan kami berdebat akan nasib namanya cuma merem dan tertawa.

Kalau pulang kerja, Saimin akan langsung malih rupa berkostum ala pemain Band the Changcuters. Berjaket kulit hitam, rambut disisir rapi, berkaca mata hitam, walau fungsinya rada tidak jelas, karena masa pulang malam pake kaca mata hitam.  Hayang ngajungkel naon tina motor?

Saimin mengakui dia lebih betah kebagian shift di lantai tempat saya walau penuh dengan nenek-nenek sihir cerewet yang sering berteriak-teriak kelaparan minta dibelikan gorengan, bubur ayam, mie instant, sate padang, bakso malang, dll. Dan tambahan ada satu nenek sihir yang selalu minta dibuatkan kopi; yaitu saya. Dibanding shift di lantai di atas tempat gadis-gadis muda penerima telepon yang cantik-cantik. Mungkin dia stress sendiri kalau dikelilingi perempuan cantik.

Walaupun bikin kopinya enak, penempatannya yang masih belum oke. Cappucino Latte dengan Whipped Cream dia wadahi dengan gelas belimbing lengkap dengan tatakan cangkir dan tutup gelas. Persis seperti kopi di warteg atau yang disuguhi ke pos kamling dari warung pinggir jalan. Tapi suatu saat kalau saya punya cafe dia bakal saya rekrut. Tinggal rasa kamonesan-nya aja yang kudu di-upgrade.

Oh ya Saimin juga blogger lho. Blognya ada di http://saimin2007.wordpress.com

 

Read Full Post »

Ladies First

Animal behind. Hehehe saya tidak pernah menyesal jadi perempuan. Jadi perempuan banyak mendapatkan privilege malah. Dan lihat jaman sekarang, perempuan makin banyak yang bekerja bahkan banyak yang bilang perempuan sekarang lebih mudah mendapatkan pekerjaan dibanding pria. Benar atau tidak gosip ini, saya tidak tahu. Memang sudah ada penelitian untuk hal ini gitu? O ya dan makin banyak perempuan di tempat kerja kantoran, memungkinkan untuk membuka peluang makin sering untuk melecehkan pria di tempat kerja. Eh eh tapi yang terakhir ini sumpah becanda kok. Kepada Bayu Sekarwungu (pegawai baru yang belum genap 6 bulan di ruangan saya) yang selalu saya ledekin di tempat kerja, anggaplah sebagai uji mental bagi brondong imut usia duapuluhan yang dikelilingi Nyonya-nyonya dept Keuangan yang kejam dan sadis seperti nenek-nenek sihir ini. (more…)

Read Full Post »

Isi pengumuman hari ini di partisi kaca tengah ruang kantor yang jadi mading darurat:

 Dalam rangka memperingati HUT RI ke 62, diadakan lomba permainan rakyat Agustusan untuk seluruh karyawan Kantor Regional Jawa Barat.

 Dilaksanakan : Hari ini

Pukul: 15.00 WIB

Lokasi: Tempat Parkir Lantai 6

Peserta: seluruh karyawan termasuk OB, Driver, dan Outsource, untuk pembagian kelompok silahkan mengikuti Divisinya masing-masing.

 Jenis Lomba:

1. Lompat Tali Karet

2. Futsal (khusus untuk Perempuan/Wanita/Ibu-ibu saja)

3. Perepet Jengkol

4. Trilomba: Estafet Belut, Memasukkan jarum ke benang, balap kelereng (standar pisan)

5. Pesan Berantai (garing ah tidak unik)

6. Bakiak (komentar sama dengan nomor 5)

7. Ambil koin di tepung pakai mulut (sungguh pelecehan harkat sebagai manusia)

PS: Mohon maaf atas pengumuman mendadak ini, and I love you all…

saya membaca pengumuman ini dengan antusias, karena dari tahun ke tahun saya sempat jadi juara bertahan untuk mencekik belut, gaple (sayang sekarang ga ada gaple yah), dan permainan konyol lainnya.  Tapi..aaargggghhh..hari ini saya pakai rok ke kantor. Gimana mau lompat tali?

O yah, bagi yang belum tahu Perepet Jengkol Jajahean itu permainan anak-anak sebanyak 4 orang yang mengkaitkan kaki ke belakang sehingga saling mengunci. Semua bertepuk tangan dan melompat-lompat memutar sambil bernyanyi:

Perepet Jengkol Jajahean

Kacepet ……….. Jejeretean

Nah isi titik-titik di atas ada beberapa kontroversi, ada yang bilang panto ada yang bilang botol ada pula yang bilang benda lainnya. Sampai blog ini ditulis, kami masih berdebat soal isi titik-titik di lagu tersebut yang harus dinyanyikan.

Barusan googling nemu ini dari link http://www.mail-archive.com/urangsunda@yahoogroups.com/msg24690.html , ternyata yang benar liriknya sebagai berikut:

Kaulinan budak lalaki bari dikawihkeun, nu maenna 3-5 urang,
gerakanana engkle bari muter, biasana dipaenkeunna di buruan imah
atawa di sakolaan. Ieu kaulinan bisa jadi lomba mun dipaenkeun ku
sababaraha kelompok. Tiap-tiap kelompok kudu mertahankeun ulah nepi
ka leupas si kakaitan suku teh. Nu meunang nyaeta nu bisa nahan/ lila
teu leupas-leupas. Maenna, tiap-tiap budak milih kelompokna, tuluy
patukang-tukang bari pacekel-cekel leungeun, salajengna suku kenca
atawa suku katuhu eta budak dikaitkeun kana leungeun nu keur pacekel-
cekel tea, disusul deui ku suku budak nu sejen, budak nu pamungkas
ngaitkeun suku kudu bari ngonci suku-suku nu sejen, meh teu gancang
leupas. Sanggeus dikonci, tuluy leungeun barudak nu pacekel-cekel
dileupaskeun. satuluyna engkle bari muter, salian ti muter bari
emprak jeung ngawih. Ngawihna kieu: “Perepet jengkol jajahean,
kadempet kohkol jejeretean”. Mun diantara budak, sukuna aya nu
leupas, nya lasut, sedengkeun nu masih kuat mah nya dituluykeun. Mun
kabeneran aya keneh sababaha kelompok nu kuat, kelompok-kelompok eta
patubruk-tubruk; sing saha nu teu bisa nahan tuluy labuh, eta nu eleh.


Perepet Jengkol
Laras: Salendro, Surupan 1 = Barang

2  1  5   1    2   1  5  1  1  2  1   5   1   2   2  1  5  1  1
pe re pet jeng kol ja ja he an ka dem pet koh kol je je re te an

5-na 5 nu titikna dihandap..

(ES, 2000: 510)

Buat yang tidak mengerti, silahkan temui saya untuk penterjemahan secara live.

Read Full Post »

Percakapan Antar Meja

Dialog 1 

Ada banyak prinsip di Akuntansi. Khususnya di tempat saya kerja. Salah satu dari sekian banyak prinsip, adalah “biar salah asal konsisten”. Demikian salah satu prinsip yang juga saya pegang. Walaupun sebenarnya saya sudah cukup lama meninggalkan Departemen Akunting. Namun prinsip itu tetap menjadi favorit saya.  Terbukti saya memang dan masih konsisten untuk tidak konsisten.

Berikut percakapan saya bersama teman di kantor. Peserta sebagai berikut:

Osa       : pemain bilyar andalan regional jabar

Wawa   : perusak lagu, karena sering menyelipkan kata-kata “domba”, “kolor”, “pak Misrun” ke dalam setiap lagu yang dia senandungkan. Dan jangan tanya kenapa.

Entah kenapa obrolan kami beralih dari soal Macbook ke stik bilyar pesanan khusus punya Osa yang menurut saya cukup mahal karena melebihi anggaran belanja rumah tangga saya sebulan. Namun dia berjanji mengusahakan diskon 30% kalau saya yang pesan.

Osa : “jadi nya maen make stik eta mah ngeunah pisan siah* “
yang artinya: “jadi gini, main bilyar pake stik baru saya itu asli enak banget”

saya: “nu bloon bisa jadi jago teu Sa?”
yang artinya: “yang bloon main bisa jadi jago juga engga Sa?”

Osa: “bisa atuh, sok geura ajaran we, maneh sok maen dimana?”
yang artinya: “bisa dong, cobain aja sendiri, kamu suka maen bilyar dimana?”

saya :”Cilaut** meureun, mun aya nu ngajak eta ge”
yang artinya: “di Cilaut kali ya, itu juga kalo ada yang ngajak sih”

Osa: “iraha maen? ke ku urang diinjeuman lah”
yang artinya: “kapan mo main lagi? entar aku pinjemin deh”

saya: “Bener yeuh? cag siah,  nuhun nya..”
yang artinya: “bener loh ya? cag siah (cag siah agak sulit diterjemahkan, apalagi bila ditambah menjadi cag siah cuh cah cuah, artinya kira-kira adalah “keep your word’) tengkyu.

Wawa: “Mi, lain kamu teh keur diajar golf? naha bet jadi bilyar?”
yang artinya: “Mi, bukannya kamu tuh lagi belajar golf? lho kok malah ganti jadi bilyar?

saya: “naon we lah saya mah, nu penting tong lulumpatan jeung kalobaan kesangan. Ingat umur  atuh Wa, ayeuna pan urang ngurangan olahraga nu loba teuing lulumpatan, bisi kapiuhan ke”
yang artinya: “saya sih apa aja deh, yang penting jangan lari-lari dan kebanyakan keluar keringat. Ingat umur dong Wa, sekarang kan saya mengurangi kegiatan olahraga yang terlalu banyak lari-lari, nanti pingsan.

Wawa:”Oh kitu nya…”
yang artinya: “oh gitu ya…”

“Tutatitititituttetetetetet tetetetetet ” (dering hape saya adalah R2D2 yang sedang panik ditembaki)

Fahma di hape : “halo Mira, Uma nih..”

saya : “halo sayang”

Fahma: “Mir, Minggu siap Futsal ya?!! sama cewek-cewek Grapari nih, lawan Dealer, ok?

saya: “Futsal?? Oke, siyap jam berapa? Jam empat?” Oke deh..ntar tepon-tepon lagi yah..! Bye”

Wawa dan Osa : saling berpandangan.

*siah : seperti kata Teh Merlyna,  artinya sayang

**Cilaut: dibaca Chill Out

Dialog 2 

Percakapan selanjutnya dengan Rere, tetangga meja saya. Mungkin sore itu Rere sedang error (baca: mengalami penurunan tingkat kecerdasan temporer). Sebenarnya di antara kami memang sering terjadi. Untungnya gantian.

Rere: “Mir, liburan enaknya kemana ya? Pattaya atau Bangkok?”

saya: “mmmm…….” belum menjawab karena masih mikir.

Rere: ” kata kamu mending ke Bangkok atau Thailand sih?”

saya: “nggngg…..” berpikir keras. Sebenarnya sih speechless.

Wawa: “mungkin lebih baik ke Muangthai saja atau ke Siam, eh kalian ini geografinya payah banget yah?”

Read Full Post »

Older Posts »

%d bloggers like this: