Feeds:
Posts
Comments

Blogger Apakah Saya?

C360_2014-03-30-16-52-09-320Saya suka puyeng kalau misalnya ada yang minta mengkategorikan blog saya ini blog berjenis kelamin apa. Sejauh ini emang engga ada yang nanya sih. Tapi kalau tiba-tiba ada yang iseng nanya gimana. Gawat kan. Padahal saya sudah lama ngeblog, sejak 2000 tahun sebelum Masehi  tahun 2006 kalau tidak salah. Edun kan, mungkin saya bisa dikategorikan memfosil. 

Tapi sejauh ini saya tidak tahu blog ini apakah masuk kategori blog jalan-jalan, blog makan, blog curhat, atau blog fesyen. Saya suka asik aja gitu kalau liat blog punya orang lain. Keren-keren jeh!

Ada Travel Blogger, banyak malah yang udah bikin buku. Ada Food Blogger, yang ini nih yang selalu bikin laper. Juga Fashion Blogger yang masih pada remaja yang nulisnya tapi kreatif banget. 

Halah. 

Da saya mah apa atuh. 

Apakah ada judul khusus buat blog gado-gado? Soalnya saya senang menulis apa saja yang menurut saya menarik. Masa kudu bikin satu blog untuk satu topik. Satu biji blog aja lieur, gimana kalau harus mengelola banyak blog. Mending kalau bahan tulisannya banyak, ini kan byar pet kayak kasus PLN di Medan.

Kadang ada ide, kadang padam. Malah banyakan padamnya. 

So..is anyone can help me?

 

logo

AirAsia.com

Kalau kata orang Sunda, saya itu ‘kuuleun’, hayah gimana itu bacanya? Begini nih.. KU-U-LEUN. Mirip bahasa Jerman yah? Kuuleun ini yang artinya kurang lebih dalam bahasa Indonesia, adalah ‘kuper’ alias kurang pergaulan. Memang yah, kalau dipikir-pikir bahasa Sunda itu mirip bahasa Jerman dan Perancis. Ya engga? Misalnya saja ‘peuteuy’ yang artinya pete. Bahasa Perancis juga mengenal banyak suku kata ‘eu’ seperti pada ‘fauteuil’. Jadi gimana nih maksud dari kuuleun alias kuper ini? Kok malah bahas bahasa yang bahkan engga nyambung? hihi maaf.

Dulu jaman saya kuper bin kuuleun itu, yang namanya bepergian atau berlibur, jarang banget pakai pesawat terbang. Apalagi pergi ke luar negeri, mimpi kali ye. Ditunjang bokek dan penampilan paspasan (penampilan paspasan sebenernya engga berhubungan tapi memperburuk situasi) lengkaplah diri saya ini sebagai mahluk kelas dua dengan mobilitas teramat rendah. Kalau orang lain cerita pergi ke Amrik atau ke Hongkong, saya mah paling punya cerita kejebur sawah di kampung Nenek, yang sebetulnya tidaklah buruk juga berlibur di kampung, saya bangga kok. Cuma ya itu tadi, soal kuper bin kuuleun, membuat kepercayaan diri itu turun. Dan ini bukan hal yang baik. Kepercayaan diri itu penting, apalagi buat yang pengen jadi bintang iklan dan sinetron. Itu modal utama. Bukan hanya buat jadi bintang iklan dan sinetron saja sih, buat segala hal kepercayaan diri itu penting. Itu sangat menunjang dalanm hal kehidupan dan karir. Percaya deh, been there done that.

Nah jadi saya ini dapat disimpulkan dari dua paragraf di atas dengan mudah, bahwasanya saya ini: bokek,bertampang paspasan, kurang pergaulan, mobilitas rendah, dan mengalami krisis percaya diri. Buruk sekali ya? Sudah menjadi pertanda bahwa saya engga bakalan sukses dalam kehidupan apalagi memajukan negara dan bangsa. Itu situasi yang sangat berbahaya bukan? Sebagai anak muda harapan bangsa, sudah sepatutnya saya (waktu itu) memiliki harapan dan cita-cita, juga kepercayaan diri, wawasan yang luas, sehingga mampu mewujudkan harapan negara dan orangtua.

Tapi itu dulu tentu saja. Mungkin terdengar ajaib ya bahwa adanya Air Asia, terjadi perubahan pada diri saya. Bahkan tampang paspasan pun bisa berubah. Engga percaya? Gini ceritanya.

Pengalaman pertama saya pergi sendiri ke luar negeri itu tahun 2005 dengan Air Asia. Engga jauh sih ke Malaysia. Kebetulan saya mendapat program training untuk berorganisasi di Kuala Lumpur selama satu minggu. Pergi sendiri itu beda dengan pergi rame-rame. Ya iyalah. Pergi sendiri itu membuat saya mempersiapkan diri sebaik mungkin.Banyak hal yang saya pelajari dan saya persiapkan sebelum berangkat. Tiket, itinerary, peta, biaya-biaya rute perjalanan, tempat makan, dan pakaian.

Sedikit tentang Air Asia. Air Asia berdiri di tahun 2001 dengan dimulai oleh 2 pesawat terbang. Komitmen dan keunikan dalam layanan telah membuat Air Asia berkembang dengan sangat pesatnya. Air Asia mengusung tagline “Now Everyone Can Fly”, dan Air Asia berkomitmen dalam menawarkan Low Cost Fare, hanya 25 menit untuk turnaround menjadikan Air Asia sebentar di daratan dan lebih banyak di udara, menjadikan cost menjadi berkurang karenanya. Low Cost Carrier Model dimana check-in dapat dilakukan sendiri, membuat Air Asia efisien dalam memberikan pelayanan, kenyamanan berupa add-on juga dapat dipilih hanya yang diperlukan, sehingga customer dapat lebih berhemat. Air Asia juga selalu berinovasi dalam Cost-saving dalam teknologi pesawat terbang sehingga lebih menghemat bahan bakar. Air Asia pun mengutamakan keselamatan penumpang, Safety First merupakan komitmen dalam memberikan Great value, amazing quality, dimana Air Asia mematuhi International Aviation Safety, sehingga keamanan dan kenyamanan penumpang selalu terjaga.

Dulu pertama saya mendapat tiket via e-mail saya keheranan. Ini beneran nih cukup dengan Code Booking saja? Saya baca bolak-balik jadwal keberangkatan dan segala macam info yang tertera. Tidak ada lembaran tiket yang dikirimkan ke saya. Hanya print-out e-mail saja yang saya punya. Air Asia adalah nama maskapai penerbangannya. Saya memiliki favorit warna merah. Air Asia ini berlogo dan bernuansa merah. Hih pertanda baik ya. Kayak nemu jodoh. Dari situ juga saya mengetahui praktisnya memesan tiket dan merencanakan perjalanan via website Air Asia. Ternyata mudah banget. Ditunjang navigasi yang tidak ribet, orang kuper seperti saya seolah tiba-tiba menemukan pencerahan. Apalagi harga tiket juga murah, banyak promosi pula.

Perjalanan denga Air Asia menuntut ilmu di Malaysia ini membuka wawasan saya. Juga membuat tampang paspasan saya terdongkrak walau tidak drastis. Soalnya saya engga mau malu-maluin tampil di depan peserta dari negara lain, jadilah saya memilih pakaian dan berpenampilan rapi dan representatif. Make-up juga lah dikit. Biar engga pucat. Bisa bepergian sendiri ke luar negeri ini salah satu top achievement dalam hidup saya, dan ini berkat Air Asia.

lowfare-2

Dapat memilih jadwal termurah. Gambar dari AirAsia.com

Selanjutnya di tahun-tahun berikutnya, saya selalu merencanakan liburan saya jauh-jauh hari dengan Air Asia. Saya pernah mendapat tiket murah ke Kinabalu seharga Rp 200.000 bolak-balik! Bayangkan. Ke Medan Rp 60.000 bolak-balik juga pernah. Juga liburan ke Bali sekeluarga. Ke Singapore jadinya seperti pergi ke Singaparna Tasikmalaya, bisa sering-sering karena harga tiket yang murah. Saya juga beberapa kali menggunakan AirAsiaGo untuk memesan hotel di Singapore dan Kuala Lumpur. Harganya sangat bersaing.

unnamed

Artikel tulisan perjalanan saya dibukukan bersama penulis lain

Jadi tidak hanya perjalanan ke luar negeri, tentu saja yang menjadi lebih mudah terlaksana berkat Air Asia. Untuk perjalanan dalam negeri baik liburan dan bisnis menjadi lebih mudah dengan adanya Air Asia. Saya sendiri berkat perjalanan saya yang campur antara tugas kerja dan jalan-jalan wisata, akhirnya bisa banyak menulis tentang kisah perjalanan. Yah engga banyak banget sih, tapi lumayan. Salah satu artikel saya pun sempat dibukukan, menjadi buku berjudul Jelajah Negeri Sendiri bersama penulis-penulis lain. Itu berkat pengalaman saya bepergian ke destinasi menarik dengan Air Asia.

Itu semua karena Air Asia. Hidup jadi lebih berwarna. Apalagi dengan itu salah satunya saya pun bisa meng-upgrade diri saya ke arah yang lebih baik. Kepercayaan diri dan wawasan yang lebih luas dari sebelumnya. Itulah cerita bagaimana Air Asia telah mengubah hidup saya. Bagaimana dengan Anda?

 

Rumah Adat Batak di Pulau Samosir

Mengenal Lebih Banyak Budaya Indonesia Berkat Perjalanan dengan Air Asia. Gambar milik pribadi

Saya mah kalau dulu sejak jaman kapan tahun engga pernah tuh tau namanya walikota Bandung itu siapa. Pernah dengar sih yang namanya Dada Rosada. Tapi wajahnya kayak gimana dan kerjanya ngapain saya engga tau tuh. Lagian da saya mah apa atuh..cuma warga Bandung biasa.
Tapi sekarang baru sekarang loh..punya rasa bangga dengan yang namanya makhluk berwujud walikota Bandung. Ini setelah pekerjaan walikota ini dijabat oleh si Aa..eh si Akang… Ridwan Kamil yang kasep bageur pinter dan merakyat. Buktinya twit saya suka dibalas sama beliau.
Bandung juga menunjukkan geliatnya sekarang. Udah mulai cantik udah mulai molek. Tempat sampah udah disediakan dimana-mana. Gasibu udah engga pinuh lagi dengan pedagang kaki lima. Gedung Sate berwibawa kembali.
Karena gebrakannya yang memang terlihat, jadi ingin deh lebih tahu sosok Aa Ridwan Kamil ini..tak kenal maka tak sayang. Masa iya aktor pelem Korea Lee Min Hoo kita tau biodatanya tapi walikota sendiri engga tau? Wah teu kaci ari kitu mah.
Sebelum ngubek-ngubek biodata walikota..mari kita simak program kota Bandung yang dicanangkan si Aa.
Senin…senin apa ya lupa
Selasa ..lupa
Rabu Nyunda
Kamis Inggris
Jum’at bersepeda
Sabtu..wisata kuliner
Minggu cicing di imah..beberes.

Awful Sorrow

image

Pagi belum juga menjelang dan semburat cahaya bulan dingin masih melintas di jendela kamarku yang sebagian tidak tertutup. Aku terbangun dengan dua perasaan. Bahagia karena pertemuan dan sedih karena cuma mimpi.
Aku tak dapat kembali bermimpi. Lagu John Legend terngiang di kepalaku. All of me.
“Youvare crazy and i am out of my mind…”
Mimpi-mimpi ini mungkin jadi kutukan seumur hidup penyesalan tiada akhir dan ingatan yang tak kunjung padam.
Selalu tentang kamu.
Selalu pada saat pertemuan..saat berdua berjalan tak karuan saat telepon semalaman yang tagihannya membuat blingsatan.
Namun di mimpi berakhir bahagia. Kita bertemu orangtua kita dan selanjutnya seperti kisah upik abu…hidup bahagia selamanya dengan anak-anak nakal namun manis berwajah seperti kamu saat membuatku kesal.
Mimpi ini selalu datang dan berulang. Berbagai versi seperti sinetron Raam Punjabi. Tapi polanya memang selalu sama. Penyesalan. Kerinduan.

Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning
‘Cause I give you all of me
And you give me all of you

Dinda New Haircut

image

Pretty..

Karna Surya Putra

BclvueyCUAABbUk

Hear in brief, O son of Pandu!

I regard the mighty car-warrior Karna as thy equal, or perhaps, thy superior!

In energy he is equal to Agni. As regards speed, he is equal to the impetuosity of the wind. In wrath, he resembles the Destroyer himself. Endued with might, he resembles a lion in the formation of his body. He is eight ratnis in stature. His arms are large. His chest is broad. He is invincible. He is sensitive.

He is a hero.

He is, again, the foremost of heroes.

He is exceedingly handsome. Possessed of every accomplishment of a warrior, he is a dispeller of the fears of friends. No one, not even the gods with Vasava at their head, can slay the son of Radha, save thee, as I think. No one possessed of flesh and blood, not even the gods fighting with great care, not all the warriors (of the three worlds) fighting together can vanquish that car-warrior.

Itulah yang dikatakan Khrishna kepada Arjuna, peringatannya menunjukkan betapa hebatnya Karna, seorang athimaharathi -superhero, yang setara kekuatannya dengan Bhisma, Drona, dan Arjuna. Karna yang mendapatkan gondhiva Vijaya dan kesaktian Bragavastra dari resi Parashurama, juga memiliki khavac dan kundal yang dibawa sejak lahir pemberian ayahnya Deva Surya, menjadikanya tak terkalahkan. Hanya karena nasib malang dan kutukan yang dibebankan pada dirinya, yang bawanya pada kematian di tangan Arjuna.

Tragis adalah kata yang menyertainya sejak kelahiran Karna. Tak pernah dibelai sayang ibu kandungnya namun dihanyutkan di sungai demi aib yang ingin ditutupi dari kecerobahan Kunthi merapalkan mantra pemberian dari maharesi Durvâsâ Muni, memanggil Deva Surya kehadapannya sehingga memberinya anak lelaki yang cemerlang baik rupa maupun kesaktiannya.

Karna disebut juga Radheeya karena yang menemukannya terhanyut dalam keranjang di sungai adalah Adirata, seorang kusir kerajaan. Radha, istrinya sangat menyayangi Karna, dimana Karna pun menyayangi ibu yang mengasuhnya sehingga tidak sudi mengganti sebutannya dengan Kuntheeya saat Kunthi memintanya, namun tetap setiadisebut sebagai Radheeya, – anak Radha, sang ibu yang mengasuh dan mendapat penghormatan itu dari Karna sampai akhir hayat.

Semua menganggapnya berpihak pada Kaurava, hutang budi yang mengikatnya pada Duryudhana sang angkara, yang telah membelanya saat dipermalukan karena kastanya. Walau saya lebih percaya bahwa Duryudhana melakukan itu bukan karena kebaikan hatinya, tapi karena melihat peluang ada seorang sekutu yang bisa diandalkannya menyaingi Arjuna yang dibencinya. Namun Karna adalah Karna, yang tercatat dharmanya sebagai orang paling dermawan yang merelakan mematahkan gigi emasnya untuk sedekah kepada resi (sebenarnya Khrisna yang menyamar untuk mengujinya), di saat napasnya sudah satu demi satu dihela menuju kematian karena panah Arjuna di dadanya. Demi janji Karna merelakan zirah emasnya dilepas dengan luka parah dari badannya walau itu tahu adalah malapetaka baginya nanti di padang Kurusethra. Apalagi hutang budi, bagi Karna itulah dharmanya sebagai Kshatriya.

Namun siapa kira dia adalah pahlawan yang sebenarnya. Dikatakannya kepada Khrisna, biarlah dirinya mati di tangan Arjuna. Agar jalan Pandava mengalahkan Kaurava terbuka lebar adanya. Dia tidak tertarik penghormatan dari kelima Pandava, kerajaan yang pasti diserahkan oleh Yudhistira kepadanya, karena Yudhistira adalah orang paling berbudi di muka bumi, sangat tahu aturan dan kebajikan demi bila mengetahui Karna adalah kakak tertua. Dia katakan kepada Khrisna, pun bila Yudhistira menyerahkan kerajaan kepadanya, Karna akan menyerahkan pada Duryudhana, dan dengan demikian angkara murka tidak akan musnah. Dia tahu kejahatan Kaurava, karena selama itu bersama pihak Kaurava dia paling mengetahui tipu daya mereka.

Siapa kira.

Pahlawan yang tak  bisa muncul di depan. Pahlawan yang tidak mengharapkan pujian, pujian selalu menjadi milik Arjuna. Pahlawan yang tidak mengharapkan kerajaan, bertempur sebagai khsatriya dan mati sebagai khsatriya cukup sudah baginya.

Karna gugur tanpa penyesalan. Saat terakhir bahkan ditawarkan oleh Khrisna apa keinginan Karna, akan dikabulkan. Karna katakan dia sudah cukup berbahagia dapat melihat Khrisna dalam rupa sebenarnya sebagai Dewa Vishnu dan diperabukan oleh tangan Khrisna sendiri.

Dan Pandava? Kemenangan. Kerajaan.  Tapi juga penyesalan.

Terutama karena kematian kakak tertua di tangan mereka, Karna sang Surya Putra.

 

 

 

 

Dimas Masuk SMa

Camera 360Time flies so fast.

Anak saya yang ganteng mirip bintang pelem Korea, sekarang sudah mau masuk SMA.
Emang beneran ganteng?
Kalau anda penyuka Lee Min Hoo atau Kim Ki Bum, maka saya akan jawab, anak saya adalah gabungan wajah keduanya. Hehe.

Setelah dibuat puyeng dengan rayonisasi sekolah di Bandung, juga sibuk legalisir ktp dan kk ke kantor kecamatan yang pindah jauh sekali ke negara Cigondewah, akhirnya anak saya yang laki-laki bisa masuk SMA juga.

Pingin sih ke SMA 2, almamater saya, tapi karena alamat saya tidak berdomisili di depan kampus SMA 2, sementara yang sekelurahan bakal dapat insentif 1.15 poin dari nilai UN, yah punah sudah harapan kami. Mengingat saya dulu pernah tinggal tepat di seberang jalan dari SMA 2 rasanya rada gondok gondok gemes gitu deh.

Jadilah anak saya yang nilai UN-nya termasuk lumayan saja, alias 32.15, diterima di SMA 9 yang tidak jauh juga sih, namun tidak sekelurahan juga.

Saya cukup bahagia sih anak saya diterima disana. Soalnya kriteria pemilihan sekolah buat kami itu, sekolah itu kudu punya halaman luas dan ada pepohonan. Kalau bukan begitu rasanya engga klasik. Coba saja lihat sekolah-sekolah jaman dulu macam HBS, atau MULO. Pasti adem-adem kan?

Nah, ya gitu deh.

Semoga anak saya bersekolah dengan baik dan jadi anak yang berprestasi. Amiin.

Abis lebaran ini saya ingin cuti (lagi). Ih cuti melulu. Buat saya cuti itu penting. Artinya kita ini memiliki keseimbangan dalam bekerja. Profesional istilah orang-orang pinter bilang. Jadi jangan bangga kalau jatah cuti kita masih banyak. Tengoklah diri kita, itu bisa jadi kita bukan orang yang menempatkan diri kita secara seimbang dalam pekerjaan, liburan dan membolos dari kantor. Lho kok membolos? Saya tekankan tidak ada yang salah dalam membolos, sejauh itu porsinya kecil dibanding tugas dan tanggung jawab kita, lagipula membolos menbuat aliran adrenalin kita mengalir lancar dan kencang.

Coba saja.
Misalnya saat kita membolos ke tempat belanja sayur daging buah yang diskon setiap hari senin kamis, maka akan sangat membuat adrenalin mengalir kencang, dimana musik di dept store dan halo halo dari bagian informasi berkumandang, kita ditelpon bos yang menanyakan progress persiapan tender maintenance rutin BTS (apa pula ini ya), dan kita harus berlari lintang pukang mencari tempat aman untuk menerima telepon.

Sometimes it’s real fun, remind me of the ol good times when we were skipping school and being cool.

Nah jadi kembali soal liburan sehabis lebaran, dimana jalanan macet dan kita akan terjebak 12 jam di perjalanan padahal biasanya bisa ditempuh 3 jam. Saya merencanakan untuk berlibur ke Pangandaran. Hore!

Kenapa ke Pangandaran? Ya engga apa-apa. Saya kan asli perancis alias peranakan ciamis. Sekalian mudik ya sekalian liburan kan. Lagipula dari kampung saya ke Pangandaran itu lumayan lah, engga sejauh Bandung London.

Coba lihat ini beberapa foto dari galeri villamonyetjava.com, keren banget kan?

10. Gallery OCEAN VIEW malam by bono 2013

06. Gallery family bed 2013jpeg

Jalan-jalan Sore

image

Paling enak kalau Bandung engga macet, cuaca adem cenderung dingin, ada rintik-rintik romantis hujan dikit plus angin yang lembut membelai. Hufft.

Plus bolos dari kantor. Eh.
Dan pas lagi engga puasa.

Tujuan saya kalau engga macet ke pvj. Deket sih dari rumah. Masih satu rayon. Halah. Belum lepas nih dari bayang-bayang rayonisasi sekolahan di Bandung.

Nyaman banget sore tadi bengong cakep di Killiney Kopitiam. 

These are some photos, if you’d like to see.

image

image

image

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 136 other followers

%d bloggers like this: