Feeds:
Posts
Comments
Paket-Lombok-1

picture source: http://netadia.com

Kalau ada yang membuat trivia quiz dan bertanya pada saya apa yang terlintas di pikiran pertama saya saat mendengar kata Lombok, saya akan menjawab spontan “AYAM TALIWANG!!”. Buat saya ayam taliwang adalah makanan terenak di dunia, dan harus dimusnahkan ke dalam perut bersama-sama pasangannya, plecing kangkung. Level terpedas. Itu yang selalu saya pesan bila saya memesan ayam taliwang dan plecing kangkung atau plecing terong di restoran langganan khas makanan Sasak, Lombok.

Tapi saya pun tidak bisa untuk tidak memesan juga ayam Beberok, astaga…., makanan khas Lombok ini sungguh enak luar biasa. Rugi besar kalau tidak pernah mencoba. Bayangkan ayam muda bakar yang lezat, diberi lumuran sambal beberok yang harum, ada perasan jeruknya, nikmat sekali bila disantap dengan nasi hangat. Bila mulut kita mencicit-cicit karena kepedasan, kita bisa meminum air kelapa madu yang segar dan nikmat untuk menyejukkan lidah. Madunya juga dari Lombok.

Pedasnya plecing dan beberok ini, persatuan antara terasi, cabe dan lainnya adalah perpaduan sesuatu yang panas, menggairahkan, merangsang. Sesuatu yang erotis dan magis.

Walau bahan bakunya ternyata sederhana, cabe, tomat, kencur, bawang adalah bahan-bahan yang dipakai dan juga terasi khas lombok, saya tidak pernah berhasil membuat masakan khas Lombok ini seenak aslinya. Saya mencurigai terasi adalah kunci utama dan rahasia kelezatan masakan Lombok. Sampai-sampai saya memesan juga terasi ini, dipesan langsung dari Lombok. Eh tetap saja, saya tidak mendapatkan rahasia kelezatannya. Mungkin saya yang kurang berbakat. Atau, saya harus datang langsung ke Lombok untuk mempelajari kuliner ini dan menemukan rahasia resep masakan Lombok yang super lezat.

Datang ke Lombok?

Saya memiliki pemikiran bahwa makanan enak, pasti datang dari tempat yang menyenangkan. Bila tidak pergi berwisata adalah suatu dosa, maka tidak datang berkunjung dan berwisata ke Lombok, akan masuk kategori dosa besar. Mengapa Lombok? Mari kita telusuri Lombok berikut dosa-dosa kita bila kita tidak mencoba datang kesana.

Dosa Pertama
Tidak menikmati kenikmatan dan kelezatan kuliner Lombok adalah sesuatu yang salah. Sangat salah. Awful. Jelek. Rugi besar. Lombok terkenal dengan kelezatan kulinernya. Saya sudah menceritakan betapa saya tergila-gila dengan makanan khas Lombok. Menikmati langsung kelezatan kuliner Lombok DI TEMPAT ASLINYA, tentunya akan lebih menggairahkan. Jangan lupakan ayam bakar Taliwang, ayam beberok, plecing kangkung dan terong, sate pusut, sate rembiga, nasi balap pucung. Masukkan pula dalam daftar, terasi, madu dari Lombok dan kangkung sebagai oleh-oleh nanti. Kangkung? loh kok? Gini loh. Kangkung Lombok ini berbeda. Konon, kangkung Lombok ini lebih manis, lebih enak, dan lebih nikmat dibanding kangkung biasa. Bentuknya lebih kecil, dan batangnya empuk. Tak heran banyak orang pulang dari Lombok menjinjing kangkung.

pic source: http://theyogaplacegili.com

Pulau-pulau Gili

Dosa Kedua
Tempat-tempat indah di Lombok amat banyak. Titik panas atau hotspot wisata tempat indah di Lombok meliputi pantai sampai dengan gunungnya. Pantai indah di Lombok salah satunya adalah pantai Senggigi. Pantai dan bawah laut Senggigi sangat terkenal indahnya. Saya sendiri berencana untuk lari pinggir pantai bila saya berkunjung kesana. Pulau-pulau Gili pun tak kalah cantik, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air, wajib adanya untuk dikunjungi bila ingin total menikmati Lombok. Surfing, snorkeling, menikmati matahari terbenam, semua kegiatan yang menyenangkan ada disana.

Dosa Ketiga
Menikmati senja di Pantai Senggigi adalah satu hal yang tidak boleh terlewatkan di Lombok. Tidak ada yang bisa mengalahkan semburat indahnya cahaya matahari sore di pantai ini. Semilir angin dan keindahan laut yang menakjubkan disana wajib dinikmati pengunjung yang berwisata ke Lombok.

Jadi untuk membebaskan diri dari dosa ini, kudu disempatkan untuk berlibur ke Lombok. Saya ingin dan akan. Bagaimana dengan Anda?

Jalan-Jalan Hemat Ke Singapura

Pergi ke Singapura buat sebagian orang identik dengan belanja. Atau juga komentar beberapa orang tentang jalan-jalan ke Singapura adalah, misalnya “Ngapain ke Singapura, sepulau cuma Mall”. Ya padahal engga gitu juga sih. Ke Singapura belum tentu buat belanja. Ada juga yang memang ingin jalan-jalan, melihat kondisi negara lain selain negeri sendiri. Sightseeing atau ngukur jalan-jalan, sah sah saja.

Bagi yang ingin mencoba jalan-jalan hemat ke Singapura, saya akan coba hitungkan budgetnya. Bukan yang sehemat mungkin, tapi sewajar mungkin. Kalau mau hemat banget sih ya nebeng aja di apartemen temen lah. Tapi kan engga begitu ceritanya buat sebagian orang lain sih.

Pertama-tama pesanlah penerbangan jauh-jauh hari agar mendapat tiket promo. Tigerair atau Airasia kerap mengeluarkan tiket promo. Sering-sering saja dipantengin. Biasanya kalau beli untuk setahun kedepan, bisa dapat harga yang lumayan. Untuk AirAsia, tiket bolak-balik dari Bandung ke Singapura, ditotal sekitar Rp 500.000-an kalau lagi promo. Itu tanpa bagasi. Bisa sampai Rp 400.000-an tapi tergantung hoki. Kalau lebih murah dari itu sekarang susah kayaknya.

Untuk biaya transportasi selama di Singapore, sangat saya sarankan untuk membeli Singapore Tourist Pass, untuk 3 hari harga kartunya $30 dan bisa direfund sebesar $10. Selama 3 hari bisa naik bis, MRT, LRT kemana suka. Ini murah banget, apalagi kalau sering salah jurusan naik bis atau MRT (seperti saya), bisa tekor jebol kalau tidak pakai kartu ini. Tiket sekali jalan kurang lebih antara $0.9 sd $1.2 bayangkan kalau seharian salah jurusan.

20141003_075650_resized

Hostel dengan ranjang bertingkat dan kamar mandi di dalam

STP ini bisa dibeli di Changi Airport di stasiun MRTnya, di Harbour Front, atau di Orchard MRT Station Exit E. Untuk detail lengkap cara pembelian dan fasilitasnya bisa dilihat disini. Kitapun bisa beli online dan nanti tinggal diambil di antara ketiga tempat tersebut sesampai di Singapore.

Menginap murah bisa di hostel tempat backpacker. Untuk muslim saya sarankan di daerah Bugis, ada mesjid soalnya dan mencari makanan murah dan halal juga gampang.  Tapi di daerah-daerah lain seperti Chinatown, Little India, dan lainnya juga banyak. Tarif untuk dorm baik campuran maupun perempuan saja dengan kurs dollar Singapore saat ini, kira-kira yang paling murah sekitar 120.000,-, kurang dari harga segitu, agak mencemaskan juga untuk lokasi dan kebersihannya.

about_home_top

stp

Singapore-MRT-Map

Saya sarankan sih daerah Bugis di jalan dekat Sultan Mosque, tempatnya nyaman soalnya. Hostel backpacker juga banyak disana. Lagipula dekat ke stasiun MRT Bugis yang gampang ke jurusan lainnya, dan ada pemberhentian bis juga yangn kalau jalan kaki tidak terlalu jauh.  Anggarkan budget Rp 200.000 sampai dengan Rp 250.000 untuk hostel yang aman dan nyaman. Kamar mandi dan toilet ada yang di dalam kamar, ada juga yang digunakan secara bersama. Kamar sudah dilengkapi dengan AC dan locker untuk barang pribadi. Biasanya hostel sudah menyediakan sarapan pagi berupa roti, sereal, buah dan susu. Untuk kopi dan teh juga sering disediakan secara gratis selama 24 jam, ambil sendiri tentunya. Mesin cuci, seterika, jemuran, kulkas untuk menitipkan makanan juga tersedia. Wifi  biasanya free dan PC untuk pengunjung diletakkan di common room dan dapat digunakan kapan saja.

Untuk kebersihan dan kenyamanan serta kemudahan akses bis dan MRT, saya sarankan 5Footway Inn. Ada 3 hostel ini, yaitu di daerah Bugis, China Town dan Boat Quay. Di Bugis yaitu di jalan Aaliwal Street, 5Footway bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 400 meter dari Bugis MRT dan Lavender MRT , dan 300 meter -an dari Nicholl Highway MRT.  Kalau naik bis turun di Stamford Primary School, Victoria Street dekat Jalan Kubor, pemakaman muslim kuno. Kalau turun malam-malam disitu, dan kita lagi apes bisa lihat orang pacaran di kegelapan. Haiayahh!. Itu sih saya hehehe. Beberapa kali turun disitu lihat melulu orang pacaran.

20141004_164834_resized

Hostel di Aaliwal Street dekat Sultan Mosque, Bugis

Terus ngapain dong di Singapore kalau minim budget? Nah kalau menginap di daerah Bugis, kita bisa berjalan-jalan di seputaran Kampong Glam. Daerah bersejarah di kawasan Bugis. Nama sebeneranya adalah Kampung Gelam. Dulunya adalah pemukiman orang Bugis dari Indonesia. Di daerah ini ada mesjid Sultan dan Istana Kampung Glam dan Taman Warisan Melayu. Seperti juga kawasan Little Indida dan China Town yang menjadi daerah bersejarah yang dilestarikan oleh pemerintah Malaysia, Kampong Glam pun demikian adanya. Menarik sekali untuk berjalan-jalan di kawasan Arab Street, Baghdad Street dan Bussorah Street ini. Banyak restoran dan kafe-kafe di sepanjang jalan, art gallery dan berbagai toko dengan dagangan khas.  Suasananya sangat nyaman. Saat saya duduk depan mesjid, saya melihat beberapa anak bule bermain skate board. Bersepeda di daerah ini pun menjadi acara menarik. Jalanan cenderung sepi. Mobil yang lewat tidak terlalu banyak.

PhotoGrid_1412512573403_resized

Kampong Glam

 

Penikmat suasana seperti saya bisa duduk-duduk depan istana dan melihat burung merpati yang iseng sambil membaca buku. Makanan pun menarik untuk dinikmati disini. Banyak makanan Timur Tengah yang tersedia, demikian juga makanan Melayu dan Padang.  Memang untuk biaya makan ini yang agak lumayan. Kita harus menyediakan $5 sd$10 untuk sekali makan. Minum pun berkisar $2. Saat ini kurs rupiah pun sedang cakep banget melawan dollar Singapore. Sekitar Rp 9200,- untuk kurs SGD 1. Nah hampir Rp 100.000 sekali makan. Kalau mau hemat bisa beli roti atau mashed potato di 7Eleven. Sekitar $2. Tapi kan masih lapaaar…. apalagi kalau tukang makan seperti saya. Susah deh berhemat kalau urusannya adalah perut.  Kalau mau menghemat minum, sering-sering saja isi botol minuman di tempat menginap atau di tap water yang biasanya ada di stasiun atau tempat wisata.

Jalan-jalan ke Chinatown dan Little India pun tidak kalah menarik. Banyak objek foto yang cantik untuk kita abadikan. Kalau mau lebih iseng lari sore sepanjang Marina Bay (dari statsiun MRT) sampai dengan patung Merlion bolak-balik juga asik dan bisa menjadi pilihan. Kalau cape nanti bisa duduk dekat Fullerton melihat perairan dan kapal boat wisata yang lalu lalang. Jangan lupa bawa tongsis buat difoto depan Merlion. Tapi kalau mau lari sore sih engga praktis bawa tongsis. Nanti disangka mau lari estafet.

Kalau mau jalan-jalan menyusuri Orchard Road dan mengukur lebarnya trotoar disana juga diperbolehkan. Lagian siapa juga yang mau larang. Kalau mau iseng masuk Lucky Plaza dan makan di food courtnya itu juga bisa jadi pilihan karena banyak makanan yang enak-enak dan halal. Bisa juga kalau mau iseng masuk ke House of Condom di Lucky Plaza dan melihat aneka ragam kondom berbagai warna dan kemasan. Barangkali saja mau beli untuk oleh-oleh buat suami di rumah. Ada yang glow in the dark loh..

Jadi berapa budget untuk jalan-jalan gak terlalu hemat ke Singapore? Yuk kita hitung bersama.

Tiket pesawat bolak-balik plus pajak bandara Rp 700.000 (bisa dapat Rp 500.000 kalau anda beruntung).

Kartu STP untuk 3 hari USD 30,- atau sama dengan  Rp 276.000 (bisa direfund SGD 10)

Biaya menginap di hostel 3 malam x SGD 25 atau Rp 230.000,- x 3 sama dengan Rp 690.000,-

Biaya makan dan minum 3 x SGD 10 untuk 3 hari per hari Rp 276.000 totalnya Rp 828.000,-

Biaya deposit kunci hostel SGD 20,- (dikembalikan saat check out) Rp 184.000,-

Beli oleh-oleh gantungan kunci SGD 10 dapat 36 pcs di Chinatown Rp 92.000,-

Biaya lain-lain (obat, balsem kalau kaki sakit karena jalan kaki, dll yang tidak terduga) SGD 20 atau Rp 184.000,-

Beli eskrim di Orhard (2 kali kalo masih penasaran) rasa kopyor dan chocolate mint saya sarankan SGD 1.2 x 2 jadinya Rp 22.000

Beli minuman sehabis jalan-jalan dan engga nemu tap water (3 x SGD 2) Rp 55.200,-

Nah kita lihat totalnya berapa, ternyata  Rp 3.031.200,-  nantinya dikurangi uang refund yang SGD 20 deposit kunci plus refund dari STP card SGD 10, jadi kembali sebesar SGD 30. Hmmm bisa buat beli fishball mee atau kopi dan roti sambil nunggu pesawat pulang di bandara atau beli oleh-oleh lagi.

Itulah hitungan jalan-jalan ke Singapore secara hemat tapi engga hemat banget. Kalau ingin masuk Universal Studio sediakan lagi biaya untuk tiket sekitar SGD 68 sd SGD 74 tergantung promo atau hari,- tiket masuk pulau Sentosa SGD 1, kalau jalan kaki. Pakai Skytrain dari VEVO City di Harbour Front, biayanya SGD 3 tapi kalau kita pakai STP ya tidak dihitung.

Kalau ingin jalan-jalan saja tanpa masuk wahana di Pulau Sentosa bisa berkeliling sampai gempor dan banyak acara-acara yang free untuk dinikmati tanpa bayar. Singapore Botanic Garden juga menarik untuk jalan-jalan, terutama yang suka wisata alam. Banyak tumbuhan unik khas tropis yang dikumpulkan sejak jaman penudukan Inggris disini. Cuma 5 menit dari Orchard Street, tempat belanja paling ngetop di Singapore.

 

 

 

 

 

untitledTiba di surga, Yudhisthira sang Maharaja Agung mengharapkan melihat saudara-saudaranya yang tercinta. Ia ingin bertemu Karna, memohon maaf dan menyentuh kakinya, penyesalan yang tiada akhir menerpanya bagai gelombang-gelombang kepedihan setelah Bharatayudha selesai. Ketidaktahuannya akan rahasia ibunda Kunti, rahasia Karna, membawanya pada nasib Karna tewas ditangan Arjuna adiknya sendiri. Teringat Yudhistira saat melihat kaki Raja Angga di peristiwa tragis judi dan Drupadi dipermalukan. Hatinya marah dan pikiran gelap melanda Yudhistira, namun tiba-tiba hatinya tenang saat melihat kaki Karna karena mirip dengan kaki ibunda Kunti. Saat itu di benaknya muncul tanda tanya kenapa kaki Karna persis dengan bentuk kaki ibunda. Namun sayangnya pertanyaan itu lewat begitu saja. Setelah perang selesai dan Karna tiada, dan Yudhistira tahu bahwa Karna adalah kakak tertua, penyesalan tentang ingatan pada kaki Karna kadang begitu pedihnya melibat dalam jantung Yudhistira.

Yudhistira mencari-cari dengan matanya yang masih dalam raga manusia, dimana adiknya yang perkasa Vrekodara. Kekuatannya menyamai 100 ekor gajah, kedahsyatannya warisan ayah Bayu, dan ketangkasannya ajaran Hanoman, kakak Bhima dari satu ayah. Saat mendaki Meru, salju, menyurutkan langkahnya. Bhima terbenam sampai ke pinggang,s ementara Yudhistira melangkah ringan di atas es. Bhima yang terakhir dari adiknya, jatuh dan tumbang ke tanah, sebelum mati Bhima menanyakan pada Yudhistira apa dosanya sehingga tidak bisa menemani Yudhistira hingga ke puncak. Perut, jawab Yudhistira. Perutmu yang menjadi dosamu. Kau tidak ingat orang lain saat menghadapi makanan lezat. Kau dahulukan kenyangmu dibanding perut orang di sekitarmu. Jawab Yudhistira sebelum Bhima menutup mata.

Arjuna yang perkasa, putra kesayangan Dewa Indra, adiknya yang terkasih. Dimana dia? Tak terlihat oleh Yudhistira kegemilangan Arjuna dimanapun. Begitu tampan dan gagah adiknya dalam kereta perang yang dikusiri oleh sang Khrisna. Tak pelak lagi, Arjuna adalah pahlawan perang. Musuh-musuh paling tangguh tewas di ujung panah Arjuna. Gandhiva yang dipentangkan oleh Arjuna, hadiah dari Dewa Agni, tak terkalahkan. Dimana dia? Kasih sayang Yudhistira begitu dalam pada saudara-saudaranya, tak terasa air mata kerinduan merebak mengingat kakak dan adik-adiknya. Masa susah dan senang terlintas dalam ingatan Yudhistira, kepedihan saat terbuang setelah permainan dadu, bagaimana Draupadi dan adik-adiknya telah ia jadikan taruhan membawa mereka empatbelas tahun dalam pembuangan di hutan belantara. Dimana Arjuna?

Tidak pula terlihat Nakula. Dari kelima Pandawa, Nakula adalah tertampan dan paling indah wajahnya. Kasih Yudhistira begitu dalam pada Nakula. Saat harus memilih dari keempat adiknya mana yang ia pilih untuk hidup saat mereka tewas meminum racun dari danau, Yudhistira memilih Nakula. Keadilan dan belas kasihnya membuat ia memilih adik lain ibu ini. Walau Bhima adalah perisai mereka, walau Arjuna adalah andalannya, tetap Nakula yang menjadi pilihan Yudhistira, agar keturunan Dewi Madri, ibu tirinya, tak selesai begitu saja.

Lirih Yudhistira pun memanggil nama Sahadewa. Sahadewa tak terpisahkan dari Nakula, dari mereka berlima. Paling bijaksana paling berpengatahuan, Sahadewa adalah bintang dari mereka, bagai petunjuk jalan ia pun seorang perencana yang ulung, ketangkasan pedang Sahadeva menggentarkan hati lawan-lawan mereka. Sahadewa yang bersumpah untuk membunuh Shakuni saat Draupadi dipermalukan. Karena dibalik angkara Duryudhana adalah otak licik Shakuni yang memainkan peran merangkai perangkap. Namun tak juga Yudhistira melihat Sahadewa, tidak pula bayangannya. Tidak ada.

Tak seorangpun dari mereka semua ada terlihat di swargaloka. Tak ada Karna, tak pula Draupadi. Draupadi putri tercantik yang lahir dari api pemujaan. Pinggangnya yang langsing dan matanya yang bagai kelopak teratai, gelap kulitnya sewarna gula yang manis. Draupadi adalah cahaya Hastinapura. Rindu Yudhistira untuk melihat kembali ratunya.

Perjalanan ke Macau sangat mengesankan dan satu di antara perjalanan yang tidak bisa saya lupakan. Kenapa? Karena Macau sangat unik. Saya akan ceritakan kenapa Macau begitu unik dan memiliki daya tarik luar biasa untuk dikunjungi.

Hari pertama saya tiba di Macau, dengan pesawat Viva Macau Arlines -yang pramugarinya tidak melulu berwajah oriental tapi juga ada yang berwajah barat. Wah malah ada satu pramugara yang cuakeppp banget euy, membuat perjalanan lima jam Jakarta – Macao serasa lima menit saja (ingat hukum Relativitas dari Om Albert Einstein!). Dimana dalam penerapan teorinya kalau ala saya, bila di perjalanan ada yang enak dilihat, lama pun tidak akan terasa.

Di Viva Macau ini, pemberitahuan dan pengumuman dikumandangkan/disuarakan/dibacakan dengan 4 bahasa; Inggris, Portugis, Mandarin, dan Cantonese. Portugis? Aha ternyata pas mendarat saya baru tahu bahwa Macau, ternyata dijajah selama 450 tahun oleh Portugis, lama sekali ya kolonisasinya. Pantas sajka Macau memakai dua bahasa dimana-mana; di papan penunjuk jalan, di toilet, judul gedung, pokoknya dimana-mana deh -yaitu Portugis dan Mandarin. Menurut Henry Wu; pemandu wisata kita yang berasal dari Shenzhen (yang ternyata bisa bahasa Sunda karena pernah tinggal di daerah Karasak di kota Bandung), dan juga menurut Ca Ca (pemandu wisata dari Macau yang suka tertawa heboh dan aneh sendiri); banyak penduduk Macau yang menguasai lebih dari dua bahasa selain Portugis dan Mandarin.

1345996390492504630

Sign Road. Wikipedia

Ternyata di Macau bahasa Portugis pun masih dipakai sebagai bahasa resmi di pemerintahan selain bahasa Mandarin tentu saja. Bahasa Inggris juga banyak dipakai untuk perdagangan, wisata, dan bisnis, untuk penduduknya Bahasa Cantonese dipakai sebagai bahasa sehari-hari dan digunakan secara umum. Jadi jangan heran bila penduduk kota Macau bisa berbagai bahasa. Keren ya.

Macau sendiri adalah kota yang cantik, romantis, banyak tempat judi dengan gedung yang indah, dan juga panas. Cantik, karena banyak bangunan khas Cina dan juga khas Eropa; yang berlengkung-lengkung indah seperti bangunan di Katedral itu. Romantis, karena mengingatkan saya pada Chow Yun Fat, si chubby cakep di film God of Gamblers itu. Juga karena jalanan berbatu-batu di antara bangunan-bangunan menjulang mirip lukisan tentang kota tua Eropa yang saya suka. Tempat judi, ya karena dimana-mana ada casino. Seperti layaknya Las Vegas, Macau adalah kota judi yang sangat besar. Macao juga banyak yang bilang adalah Monte Carlo-nya Asia, karena kotanya juga cantik, disana pariwisata judi menopang 50% dari perekonomian negara.

Hotel-hotel berbintang di brosurnya rata-rata menyebutkan siap sedia dengan casino yang berada di satu gedung dengan hotel. Mengenai cuaca, udara panas? hooi..memang panas banget! Tapi saking menariknya kota Macau ini, serius deh udara panas bahkan tidak terasa. Saya sibuk melihat-lihat berbagai objek disana, panas terik pun tak dirasa.  Pakaian yang digunakan sebaiknya memang yang tidak panas dan mudah menyerap keringat. Jangan lupa bawa payung dan kenakan sunblock.

Setelah jalan-jalan sedikit , saya selalu langsung ingin sekali makan es krim. Menarik sekali di Macau karena kita bisa menemukan Turkish Ice Cream yang enak sekali di Senado Square. Ini layak banget dicoba. Apalagi di udara panas Macau. Surga rasanya menemukan es krim yang dingin dan lezat.

O ya ternyata tulisan Macau sering tidak konsisten. Kadang Macau kadang Macao. Mana yang benar yah? Dua-duanya benar dari segi pelafalan, Menurut cerita penduduk, pendiri kota Macau adalah nelayan dari Fujian dan petani dari Guangding, dulu Macau masih disebut Ou Mun yang berarti ‘gerbang perdagangan’ karena lokasinya yang berada di mulut Sungai Mutiara yang mengalir dari Guangzhou (Canton).

Pada tahun 1550-an orang-orang Portugis mencapai Ou Mun yang oleh penduduk lokal disebut juga sebagai A Ma Gao ‘tempat A Ma’ sebagai penghormatan kepada Goddess of Seafarers -Dewi Para Pelaut- yang kuilnya berdiri tegak di jalan masuk pelabuhan. Orang Portugis mengadopsi nama Ma Gao yang kemudian secara bertahap berubah menjadi Macao atau Macau. Macao tidak luas, hanya sekitar 28,6 km persegi. Dimana luas tersebut sudah merupakan penjumlahan luas dari Macao Peninsula, Pulau-pulau Taipa, Coloane, dan COTAI; daratan hasil reklamasi, termasuk bandara Macao ternyata berdiri di atas tanah hasil reklamasi.

Mata uang Macao adalah ‘The Pataca’ (MOP$) terdiri dari 100 Avos dan merupakan mata uang resmi Macao, walaupun di sana, Yuan (RMB) dan Hongkong Dollar (HKD) tetap diterima. MOP 103,20 sama dengan HKD 100 dan berarti IDR 120.000 secara kasarnya. Nah untuk hitungan secara kasar, sebagai perbandingan 8 Patacas sama juga dengan USD 1. Silahkan itung-itungan deh. Hitungan ke dalam rupiah 1 Pataca sekitar IDR 1500,-. Ini penting kita tahu karena di Macau bisa menggunakan Pataca, Hongkong Dollar, Yuan dan juga US Dollar. Jadi sebenarnya tidak perlu repot menukar uang bila misalnya pergi ke Macau lalu lanjut pergi ke Hongkong dan ke Cina Daratan.

13459959731687174015

St Paul. Dokumen Pribadi

Bila pergi ke Macau, ada suatu landmark di Macau yang disebut bila tidak berfoto disana, sama saja tidak sah pergi ke Macau. Tour guide ngajak saya kesana heboh sekali. Saking hebohnya sampai kami berlari-lari berkeringat dari parkir bis di udara panas terik ini untuk datang kesana. Kami buru-buru karena waktu sudah mepet untuk kembali ke bandara. Tempat yang kamu tuju dan menjadi ikon Macau ini adalah reruntuhan St Paul.

Dibangun di tahun 1582, Katedral St Paul ini dahulu merupakan katedral terbesar di Asia. Namun karena badai topan di tahun 1835 katedral ini terbakar dan hanya menyisakan sepotong dinding fasade. Walaupun hanya sebelah, masih terlihat keindahan arsitektur dan relief yang tersisa disana. Reruntuhan St Paul ini adalah termasuk dari 20 lebih bangunan bernuansa gabungan Cina Portugis yang dilindungi disana, dan yang paling terkenal.

Penunjuk jalan kami mengatakan bahwa katedral ini tidak bernasib mujur dan seperti dikutuk, walaupun dahulu pernah ada usaha untuk memperbaikinya, namun usaha tersebut sia-sia, karena katedral kembali terbakar. Saya tidak tahu tingkat kebenaran informasi ini. Di brosur tidak ada yang menjelaskan sampai berapa kali terbakar. Yang jelas usaha merenovasi ini tidak dilanjutkan sehingga Katedral ini hanya sepotong saja. Namun itulah uniknya.

Lalu apalah artinya jalan-jalan tanpa makan? Macau walaupun terkenal sebagai kota judi tentu saja tidak semua orang ingin pergi berjudi pergi kesana. Seperti saya. Sepertinya saya tidak berbakat sama sekali untuk memenangkan uang besar dari hasil judi.

Bagi yang tidak ingin berjudi, jalan-jalan di Macau sangatlah menarik. Arsitektur di Macau sangat unik dan indah dipandang. Jalanan kecil berbatu-batu disana sangat Eropa. Suasana sore sangat menyenangkan dinikmati dengan berjalan-jalan dan menikmati makanan kaki lima.

3147922626_52499c3700

Portuguese Tart. WIkipedia

Nah bila ke Macau jangan lupa mencicipi Portuguese Egg Tart. Makanan ini luar biasa enak. Sekali mencicipi bakal ketagihan dan tidak cukup hanya satu! Makanan manis dan lezat ini konon diciptakan lebih dari 200 tahun yang lalu oleh suster Katolik di Jerónimos Monastery (Portugis: Mosteiro dos Jerónimos) di Belém di Lisbon Portugal dan dibawa resepnya untuk dikenalkan di Macau! Portugese Egg Tart tersedia di mana-mana di Macau dan sepotong harganya sekitar 5 Pataca.

Ada juga puding susu yang super rasanya. Nama penjualnya Yee Shun Milk Company. Kini jaringannya ada juga di Hongkong. Ini benar-benar makanan ringan yang lezat dan bikin ketagihan, rasanya halus dan lembut di lidah. Ada yang dingin ada yang hangat. Saya sih suka yang dingin. Bisa ditambah kacang merah atau sedikit jahe agar rasanya lebih mantap.

Yang saya inginkan bila saya berkesempatan pergi ke Macau lagi yaitu menyewa skuter! Saya ingin sekali berjalan-jalan keliling kota menikmati pemandangan dan berfoto-foto di tempat-tempat yang menarik dengan bepergian menggunakan skuter. Kalau naik bis atau kendaraan kayaknya engga praktis juga karena jalanan di Macau banyak yang kecil-kecil.

Selain itu menaiki gondola juga ada dalam daftar saya jika saya ke Macau. Gondola tidak cuma bisa dinaiki di Venesia ternyata. The Venetian Macau menawarkan Italia gondola Italia lengkap dengan pemain musiknya untuk menyusuri San Loco, Marco Polo, atau Grand Canals.

Romantis sekali ya Macau ini, siapa bilang terpukau di Macau cuma bisa dengan berjudi? Banyak sekali hal-hal yang menarik dan menyenangkan untuk ditelusuri dan dinikmati disana. Tahukah Anda bahawa ada 25 situs di Macau yang merupakan warisan kebudayaan dunia yang terdaftar di UNESCO? Wah makin ngebet deh untuk pecinta sejarah dan kebudayaan untuk bisa datang ke Macau, seperti saya tentunya.

screenshot-www facebook com 2014-09-22 13-09-43

screenshot-twitter com 2014-09-22 13-16-15

screenshot-twitter com 2014-09-22 14-02-13

Sekedar info bagi yang senang mengikuti lomba penulisan blog, ini beberapa info dan link dari lomba blog yang sedang berlangsung saat ini, check it out ya:

Lomba Blog Seaquill 

  • Tema tulisan : Memilih Suplemen Makanan Yang Tepat.
  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia dan tidak ada batasan usia.
  • Peserta bebas menggunakan blog apapun seperti wordpress, blogspot atau self-hosting. Tidak diijinkan menggunakan facebook notes.
  • Peserta menulis 1 buah artikel blog sesuai dengan tema yang ditetapkan dengan minimal 500 kata per artikel.
  • Peserta hanya boleh mendaftarkan 1 blog saja
  • Blog yang didaftarkan minimal berumur 6 bulan.

 

Lomba Blog Why Macau

Hadiah

  • Tiga finalis lomba blog “Why Macau” akan diajak ke Macau selama 3 hari 2 malam.
  • Satu pemenang berkesempatan mendapatkan Grand Prize 1 unit Handphone “iPhone 5C”

Periode Lomba

  • Submit : 19 Agustus – 30 September 2014
  • Penjurian : 9 Oktober – 18 Oktober 2014
  • Pengumuman Finalis : 17 September 2014
  • Trip Macau : November 2014

Tahap 2 Lomba (Finalis)

  • Submit : Awal Desember 2014
  • Penjurian : Desember 2014
  • Pengumuman : 15 Desember 2014

IMG_0479Tak salah jika penyair dan budayawan Emha Ainun Najib pernah merangkai kata menjadi puisi Antara Tiga Kota. Seolah setiap kota yang dia gambarkan itu adalah berjenis kelamin. Ada kota yang keras dan jantan, ada yang lemah lembut gemulai penuh keperempuanan.Tapi perlu saya jelaskan Emha tidak cerita Bandung atau Medan kok. Dalam puisinya adalah Surabaya, Jakarta dan Yogya. Tapi saya setuju dengan penggambaran sifat kota tersebut. Menurut saya ada juga kota yang cantik pesolek penuh daya tarik dan suka mengerlingkan mata dengan bulu panjang yang lentik, kadang judes kadang lembut menggoda. Bandung misalnya. Saya selalu menganggap Bandung adalah kota yang feminin. Kadang genit, menarik dan juga cantik.

Tapi tidak begitu dengan kota Medan. Medan adalah kota yang lelaki. Saya merasakan nafas kota yang penuh vitalitas. Panas, garang, gagah dan tampan (andaikan lebih banyak pohon disana dan lebih rapi) kota maskulin yang sangat ganteng ini mengingatkan saya pada pemeran Pandawa dalam film Mahabharata versi terbaru.

Camera 360

Minum milo dingin sesampainya di Kualanamu

Mengunjungi Medan sangat membuat saya senang dan bahagia. Terbayang sudah keindahan alam di Danau Toba, durian, kue-kue yang legit, dan makanan-makanan yang enak disana. Lagipula saya pun penasaran ingin melihat bandara Kualanamu yang belum lama beroperasi ini. Benarkah semegah yang diceritakan orang.

Saya bersama teman-teman pergi ke Medan dari Bandung jam 9 pagi, bertolak dari Bandara Husen yang sudah tua dan lelah ini. Kabarnya sih akan segera direnovasi. Pergi dari bandara kecil mungil dan tiba di Kualanamu yang memiliki luas terminal penumpang sekitar 6,5 hektaree dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektaree & fasilitas kargo seluas 1,3 hektaree, cukup membuat terasa banget perbedannya. Banyak fasilitas belum beroperasi di bulan saya pergi kesana. Yang saya sayangkan toilet di bandara ini kok sudah kotor dan mulai rusak. Loh kan baru ya? Kok sudah rusak lagi?. Padahal toilet perempuan loh. Apakah sebegitu ganasnya penggunaan toilet ini sampai-sampai secepat itu kotor dan berubah jorok? Padahal bandaranya luas, bersih dan bagus. Saya memang suka sensitif dengan yang namanya toilet.

Kami menggunakan bis yang disediakan agen travel untuk berangkat dari bandara menuju kota Medan. Sebenarnya disediakan juga transportasi kereta api. Ini yang saya ingin coba sebenarnya. Kapan-kapan mungkin. Menuju kota Medan, terasa udara yang panas dan matahari yang garang. Sepanjang jalan banyak terlihat perkebunan yang luas. Di dalam kota Medan menuju hotel, kami melewati Istana Maimun yang indah. Sayang terlihat kurang terurus, tamannya kurang rapi dan kurang rimbun. Istana Maimun ini sangat unik karena didesain oleh arsitek Italia untuk Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888, Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Konon saat ini masih dihuni oleh para keturunan dari Sultan Deli.

Malam hari saya dan teman-teman lain berangkat menuju tempat membinasakan duren yang paling terkenal di kota Medan. Duren Ucok yang legendaris! Ih sebagai penyuka duren, momen ini benar-benar menggairahkan buat saya. Duren yang legit, manis, kuning, harum, lembut, khas dari duren Sumatera sudah membayang-bayang rasanya di ujung lidah.20140218_210352

Sesampainya di Duren Ucok yang berlokasi di jalan Iskandar Muda ini kami terkagum dengan jumlah duren yang membentuk gunung-gunung kecil di seantero depan halaman ini. Banyak betul. Menurut pramusaji yang disana, duren disini tak kenal musim karena didatangkan dari berbagai pelosok Sumatera, dari kampung-kampung dan desa, dimana mereka memiliki musim durian yang berbeda sehingga pasokan duren ini selalu terpenuhi. Wah, kabar baik bagi penggemar duren. Kami tidak akan kehabisan stok!.

20140218_210230 (1)

Beliau bukan tukang duren, melainkan bos saya

Menurut penggemar duren, banyak yang menggemari duren jenis ini karena berbeda dengan duren monthong yang tebal dagingnya, ketebalan duren ini sedang-sedang saja. Rasanya manis namun disebut cenderung ‘pahit’ tapi saya sendiri tidak menemukan pahitnya dimana. Yang ada sih enak enak saja. Tapi memang kalau makan duren monthong kayaknya kita seperti dijejali dengan rasa yang penuh dan tebal sekaligus, makan duren Medan ini berbeda. Kita bisa santa-santai memangsa duren ini sampai satu kepala tanpa neg di biji pertama.

Walau saya mengkategorikan diri sebagai penggemar duren tingkat akut, namun saya membatasi diri dalam melahapnya. Puyeng gara-gara duren tidak lucu deh, apalagi sampai mabuk durien, berhenti sebelum kenyang adalah prinsip yang saya anut, demi kesehatan perut dan jiwa tentu saja.

Esok hari kami menuju Danau Toba! Karena perjalanan dari Medan, katanya bisa mencapai 6 jam perjalanan, kami diminta siap-siap sejak pagi untuk berangkat kesana menggunakan bis kecil. Tidak semua teman dalam rombongan kami ikut ke Danau Toba, sebagian ada yang main golf, dan setelah saya investigasi tanpa menyeluruh dan selewat saja, yang main golf ini adalah teman-teman saya yang aslinya adalah orang Medan.

Screenshot_2014-02-19-09-23-17

 

Terlihat di maps yang saya capture ini, perjalanan menuju Danau Toba ini lumayan jauh. Untungnya jalanan cukup bagus dimana membuat supir melarikan bis dengan cukup maksimal. Sinyal Telkomsel juga tokcer sehingga sepanjang jalan saya bisa browsing internetan menghilangkan bosan di perjalanan.

Di tengah perjalanan kami mampir ke Toko Paten di Pematang Siantar. Tepatnya di Jalan Bandung 28 Siantar Barat. Loh ada nama Bandung juga ya disini. Saya mengingat-ingat apakah di Bandung ada jalan bernama Jalan Siantar. Rasanya tidak ada. Toko Paten ini terkenal bagi turis, yaitu tempat penjualan oleh-oleh kacang tumbuk (ting-ting, teng-teng, tong-tong, tang-tang) juga aneka penganan khas lainnya dan sirup markisa. Kacang tumbuk dengan suara berulang ini rasanya enak sekali. Banyak turis asing juga saat saya berada disana sedang membeli berbagai oleh-oleh. Muka mereka tampak memerah kepanasan. Tak heran, udara begitu panas, namun kadang terasa angin yang sepot berhembus yang menyejukan tubuh kami. Saran bagi pelancong, untuk pergi ke Danau Toba ini jangan lupa memakai pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Namun jangan lupa jaket dan penahan dingin lainnya, angin di kapal perahu menuju Pulau Samosir bukan main dingin.

Sampai di Parapat, terasa sejuknya udara di pegunungan. Ya, Danau Toba ini berada di ketinggian. Bayangkan! Danau yang sangat teramat luas ada di ketinggian. Jelas ini adalah super volcano. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan merupakan danau volcano terbesar di dunia. danau dan Supervolcano. Danau ini memiliki luas berupa 100 kilometer panjang, lebar 30 kilometer, dan sampai 505 meter (1.666 kaki)  kedalaman. Hih serem. Terletak di tengah-tengah bagian utara pulau Sumatera Indonesia. Letusan super volcano yang membentuk  Danau Toba ini menurut perkiraan terjadi 69.000 atau 70.000 tahun yang lalu. Saking dahsyatnya disebutkan para ahli bahwa letusan volcano ini nyaris menghapuskan  kehadiran kehidupan manusia dari muka bumi.

Jelas banyak turis asing datang ke Medan karena daya tarik Danau Toba ini, bukan hanya karena  ingin makan kacang tumbuk ting tung tang teng itu tentu saja.

Camera 360

 

Karena eksistensi dan selfie bukan hanya milik Princess Syahrini, sayapun berfoto-foto dalam perjalanan menggunakan kapal ferry  ke Pulau Samosir. Tidak hanya saya, teman seperjalanan saya pun tercengang melihat betapa luasnya Danau Toba ini. Rasanya bukan danau, tapi laut. Mengingat dalamnya mencapai 500 meter lebih, saya bertanya-tanya apakah ada makhluk monster sejenis Lochness yang hidup disini? Tapi air tampak begitu menyenangkan dan ramah, mustahil tiba-tiba muncul monster berkepala panjang bergigi tajam muncul dari danau rasanya.

Kami sampai di desa Tomok di Pulau Samosir. Tomok menurut guide kami, artinya semok atau montok. Tidak heran karena sesuatu yang montok dan semok pada payudara wanita ini dianggap sebagai lambang kesuburan bahkan dijadikan lambang, tidak hanya dua malah empat. Lambang kesuburan ini dipasang di pintu gerbang menuju makam Raja-raja Samosir.

Turun dari kapal Ferry, tampak tugu selamat datang dan plang besar peta pulau Samosir. Tugu ini unik karena diukirkan pasangan laki dan perempuan dengan pakaian adat masing-masing, diantaranya terdapat Batak Karo, Batak Pakpak-Dairi, Batak Simalungun, Batak Angkola, Batak Mandailing, dan Batak Toba.

Saya melihat jalan aspal mulus sepanjang pinggir pulau, wah asik sekali kalau digunakan untuk bersepeda keliling Pulau Samosir! Yah tidak sekeliling banget lah, itu bisa memakan waktu lema, paling tidak beberapa tempat sepanjang pulau akan menarik sekali dilakukan dengan wisata sepeda.

IMG_20140219_142751

Makam Raja Sidabutar di Pulau Samosir

Menuju makam Raja Sidabutar di Desa Tomok ini kami melewati toko-toko suvenir yang padat dengan barang dagangan. Jalan sempit beraspal sedikit menanjak menuju komplek pemakaman, di gerbang tampak lambang cicak dan juga  empat payudara di pilarnya. Cicak ini lambang dari kemampuan orang Batak untuk beradaptasi dengan lingkungan dan hidup dimana saja.  Masuk kompleks pemakaman, kami diharuskan mengenakan ulos. Ulos untuk pria motifnya lebih sederhana dibanding untuk wanita.

Makam raja-raja ini berupa sarcophagus, yaitu makam batu di atas tanah yang diukir dan diberi penutup.  Yang paling besar dalam foto di atas adalah makam makam Raja Ompu Naibatu Ni Ujung Barita Sidabutar.  Yang kira-kira artinya Raja yang perkasa sekeras batu yang terkenal beritanya sampai ujung dinia. Raja Naibatu ini memang terkenal sangat sakti mandra guna, Adapun ukiran di bagian belakang tutup batunya adalah ukiran wanita yang paling dicintai raja yaitu Anting Malela. Raja terkenal sangat sakti dengan rambutnya yang gimbal. Tampak di ukiran batu tersebut rambutnya yang tebal diukir. Warna hitam merah dan putih mendominasi warna pada lambang-lambang yang ada di makam kuno ini. Mengingatkan kepada ukiran dan warna di Toraja. Padahal jaraknya jauh ya. Melambangkan hal yang sama yaitu dunia bawah, dunia tengah yaitu alam ini, dan dunia akhirat.

Dari komplek makam, kami beranjak ke komplek rumah adat Batak, rumah adat batak disebut Rumah Bolon. Rumahnya dari kayu yang arsitekturnya cantik sekali.  Tampak ada ulos tersampir di dekat tangga kayu. Warnanya sungguh menarik hati. Di depan rumah-rumah adat Batak ini terdapat Patung Kayu Sigale-gale. Konon menurut hikayat, Raja Harahap yang sangat sedih kehilangan putra kesayangannya bernama Manggale dalam peperangan. Ia lalu memerintahkan pembuatan patung yang diberi pakaian dan menyerupai putranya, patung itu disebut Sigale-gale. Patung ini bisa bergerak dan menari secara mistis setelah dilakukan upacara tertentu, namun saat ini patung ini digerakan dengan tali sebagaimana marionette.

IMG_0525

Sigale-gale

IMG_0528-Resize

Camera 360
Sungguh menarik sekali perjalanan ke Medan ini, dua hari saja sudah banyak mendapatkan hal-hal yang menarik, masih banyak tempat wisata dan budaya yang sangat menarik untuk dieksplorasi di Sumatera Utara ini. Belum lagi bila bicara wisata kuliner. Saya masih sangat lapar, sangat haus, akan perjalanan untuk menyusuri keindahan alam dan budaya Nusantara ini, semoga masih banyak diberi kesempatan untuk berjalan-jalan dan menceritakannya.

Ngantuk di Kantor

Engga sering-sering sih ngantuk di kantor. Engga sesering waktu sekolah. Kalau lagi sekolah atau kuliah ngantuknya parah. Meja bisa sampai diileri. Kalau sekarang yah selevel lebih berwibawa lah. Engga ada guru yang nyuruh cuci muka. Engga ada yang ngomelin. Kecuali tatapan mata teman-teman yang curiga, kenapa saya ga banyak bersuara.

Ngantuk ini sungguh menyiksa. Kepala jadi puyeng dan muter, pandangan berkunang-kunang, karena antara keinginan dan kenyataan sungguh bertolak belakang.

Saat mengantuk keingnan kita adalah mengharapkan kasur dengan seprai yang dingin dan sejuk. Di kamar rumah yang berjendela besar-besar dengan angin semilir yang sejuk. Bantal-bantal yang banyak, dan suara-suara burung bercuitan. Duh.

Sementara saat ini, saat saya mengantuk, tidak ada tempat untuk memejamkan mata, hanya bersandar sesekali pada kursi yang katanya ergonomis tapi tidak memadai untuk tidur. Pandangan nanar menatap teman-teman yang sedang bekerja. Pemandangan di jendela pun berwarna abu-abu suram, langit sedang mendung rupanya.

d’oh….

Mungkin diantara ide-ide yang muncul, kedahsyatan dan kehebatan petir yang mengilhami mas Hasmi, pengarang cerita Gundala Putra Petir saat menciptakan tokoh pahlawan super dari Indonesia tersebut di tahun 1969.  Selain itu mas Hasmi mengatakan bahwa ide tercipta tokoh Gundala yang berpakaian seperti tokoh pahlawan Amerika The Flash adalah legenda Ki Ageng Sela, guru Joko Tingkir pendiri Mataram yang memiliki kemampuan menangkap petir. Saya pribadi lebih suka Gundala berbaju selayaknya rakyat Jawa, dengan ikat kepala dan baju pangsi daripada berbaju ketat ala penyelam dan memakai topeng bersayap. Lebih seksi baju pangsi kok, percaya deh, baju ketat ala Superman apalagi dengan celana dalam dipakai di luar itu..ehm. Agak gimana gitu ya.. terlalu eksplisit pada bagian tertentu, you know what I mean.

Kekuatan, ketakutan dan keindahan yang diakibatkan petir atau halilintar ini tak heran membuat fenomena alam ini diceritakan sebagai legenda di berbagai penjuru dunia. Thor adalah putra dewa Odin dalam Norse mitologi.  Senjatanya berbentuk palu, Mjölnir, yang digunakan dewa petir, halilintar, guntur dan kekuatan itu untuk melawan musuh-musuhnya. Tak heran di Viking Era, bentuk palu ini dijadikan gantungan untuk kalung sebagai hiasan pria. Mitologi Yunani menyebutkan bahwa Zeus, pemimpin para Dewa adalah dewa yang menguasai petir. Ada istilah bahwa tersambar petir berarti “diberkati oleh Zeus”. Versi dewa yang langsing datang dari India. Indra adalah nama Dewa Perang dalam Hindu. Senjatanya disebut vajra, yang berarti petir atau intan. Vajra sering dijadikan pula sebagai bentuk perhiasan.

Indonesia yang berada di daerah khatulistiwa dan memiliki curah hujan tinggi, otomatis menjadi langganan petir. Intensitas sambaran petirnya dari sangat tinggi sampai dengan rendah.  Bogor dan Indramayu merupakan kota di Indonesia yang tergolong kota dengan sambaran petir yang tinggi.

Karena panas yang sangat tinggi dan daya rusaknya yang luar biasa, petir menjadi ancaman berbahaya bagi keselamatan manusia. Coba pernahkah perangkat di rumah Anda pernah menjadi korban sambaran petir? Saya pernah… 1 kali TV rusak dan tidak bisa diselamatkan lagi, dan 2 kali modem untuk internet dan wifi.

Kemanakah petir menyambar?

Kadang petir menyambar langsung ke bangunan. Ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kebakaran, selain kerusakan yang mungkin terjadi pada alat-alat listrik, dapat pula mengenai manusia yang dapat mengakibatkan tewas atau cacat.

Selain itu petir dapat menyambar ke jaringan listrik, ini karena jaringan listrik PLN tempatnya tinggi dan menggunakan kabel terbuka.  Dapat juga petir menyambar ke jaringan telekomunikasi.

Untuk itu sistem proteksi petir di rumah atau bangunan haruslah baik untuk mencegah kerusakan karena panas sehingga menimbulan kebakaran, ataupun kerusakan karena kapasitas listrik petir yang secara teknis yang mengakibatkan kerusakan pada struktur bangunan dan jaringan listrik dan telekomunikasi.

Biasanya karena bahaya petir ini dianggap tidak sesering datangnya seperti bahaya banjir, orang cenderung mengabaikan sistem proteksi rumahnya dari sambaran petir. Padahal kerugian dan resiko yang ditimbulkan lumayan besar.

 

 

Blogger Apakah Saya?

C360_2014-03-30-16-52-09-320Saya suka puyeng kalau misalnya ada yang minta mengkategorikan blog saya ini blog berjenis kelamin apa. Sejauh ini emang engga ada yang nanya sih. Tapi kalau tiba-tiba ada yang iseng nanya gimana. Gawat kan. Padahal saya sudah lama ngeblog, sejak 2000 tahun sebelum Masehi  tahun 2006 kalau tidak salah. Edun kan, mungkin saya bisa dikategorikan memfosil. 

Tapi sejauh ini saya tidak tahu blog ini apakah masuk kategori blog jalan-jalan, blog makan, blog curhat, atau blog fesyen. Saya suka asik aja gitu kalau liat blog punya orang lain. Keren-keren jeh!

Ada Travel Blogger, banyak malah yang udah bikin buku. Ada Food Blogger, yang ini nih yang selalu bikin laper. Juga Fashion Blogger yang masih pada remaja yang nulisnya tapi kreatif banget. 

Halah. 

Da saya mah apa atuh. 

Apakah ada judul khusus buat blog gado-gado? Soalnya saya senang menulis apa saja yang menurut saya menarik. Masa kudu bikin satu blog untuk satu topik. Satu biji blog aja lieur, gimana kalau harus mengelola banyak blog. Mending kalau bahan tulisannya banyak, ini kan byar pet kayak kasus PLN di Medan.

Kadang ada ide, kadang padam. Malah banyakan padamnya. 

So..is anyone can help me?

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 140 other followers

%d bloggers like this: