Feeds:
Posts
Comments

Perjalanan ke Macau sangat mengesankan dan satu di antara perjalanan yang tidak bisa saya lupakan. Kenapa? Karena Macau sangat unik. Saya akan ceritakan kenapa Macau begitu unik dan memiliki daya tarik luar biasa untuk dikunjungi.

Hari pertama saya tiba di Macau, dengan pesawat Viva Macau Arlines -yang pramugarinya tidak melulu berwajah oriental tapi juga ada yang berwajah barat. Wah malah ada satu pramugara yang cuakeppp banget euy, membuat perjalanan lima jam Jakarta – Macao serasa lima menit saja (ingat hukum Relativitas dari Om Albert Einstein!). Dimana dalam penerapan teorinya kalau ala saya, bila di perjalanan ada yang enak dilihat, lama pun tidak akan terasa.

Di Viva Macau ini, pemberitahuan dan pengumuman dikumandangkan/disuarakan/dibacakan dengan 4 bahasa; Inggris, Portugis, Mandarin, dan Cantonese. Portugis? Aha ternyata pas mendarat saya baru tahu bahwa Macau, ternyata dijajah selama 450 tahun oleh Portugis, lama sekali ya kolonisasinya. Pantas sajka Macau memakai dua bahasa dimana-mana; di papan penunjuk jalan, di toilet, judul gedung, pokoknya dimana-mana deh -yaitu Portugis dan Mandarin. Menurut Henry Wu; pemandu wisata kita yang berasal dari Shenzhen (yang ternyata bisa bahasa Sunda karena pernah tinggal di daerah Karasak di kota Bandung), dan juga menurut Ca Ca (pemandu wisata dari Macau yang suka tertawa heboh dan aneh sendiri); banyak penduduk Macau yang menguasai lebih dari dua bahasa selain Portugis dan Mandarin.

1345996390492504630

Sign Road. Wikipedia

Ternyata di Macau bahasa Portugis pun masih dipakai sebagai bahasa resmi di pemerintahan selain bahasa Mandarin tentu saja. Bahasa Inggris juga banyak dipakai untuk perdagangan, wisata, dan bisnis, untuk penduduknya Bahasa Cantonese dipakai sebagai bahasa sehari-hari dan digunakan secara umum. Jadi jangan heran bila penduduk kota Macau bisa berbagai bahasa. Keren ya.

Macau sendiri adalah kota yang cantik, romantis, banyak tempat judi dengan gedung yang indah, dan juga panas. Cantik, karena banyak bangunan khas Cina dan juga khas Eropa; yang berlengkung-lengkung indah seperti bangunan di Katedral itu. Romantis, karena mengingatkan saya pada Chow Yun Fat, si chubby cakep di film God of Gamblers itu. Juga karena jalanan berbatu-batu di antara bangunan-bangunan menjulang mirip lukisan tentang kota tua Eropa yang saya suka. Tempat judi, ya karena dimana-mana ada casino. Seperti layaknya Las Vegas, Macau adalah kota judi yang sangat besar. Macao juga banyak yang bilang adalah Monte Carlo-nya Asia, karena kotanya juga cantik, disana pariwisata judi menopang 50% dari perekonomian negara.

Hotel-hotel berbintang di brosurnya rata-rata menyebutkan siap sedia dengan casino yang berada di satu gedung dengan hotel. Mengenai cuaca, udara panas? hooi..memang panas banget! Tapi saking menariknya kota Macau ini, serius deh udara panas bahkan tidak terasa. Saya sibuk melihat-lihat berbagai objek disana, panas terik pun tak dirasa.  Pakaian yang digunakan sebaiknya memang yang tidak panas dan mudah menyerap keringat. Jangan lupa bawa payung dan kenakan sunblock.

Setelah jalan-jalan sedikit , saya selalu langsung ingin sekali makan es krim. Menarik sekali di Macau karena kita bisa menemukan Turkish Ice Cream yang enak sekali di Senado Square. Ini layak banget dicoba. Apalagi di udara panas Macau. Surga rasanya menemukan es krim yang dingin dan lezat.

O ya ternyata tulisan Macau sering tidak konsisten. Kadang Macau kadang Macao. Mana yang benar yah? Dua-duanya benar dari segi pelafalan, Menurut cerita penduduk, pendiri kota Macau adalah nelayan dari Fujian dan petani dari Guangding, dulu Macau masih disebut Ou Mun yang berarti ‘gerbang perdagangan’ karena lokasinya yang berada di mulut Sungai Mutiara yang mengalir dari Guangzhou (Canton).

Pada tahun 1550-an orang-orang Portugis mencapai Ou Mun yang oleh penduduk lokal disebut juga sebagai A Ma Gao ‘tempat A Ma’ sebagai penghormatan kepada Goddess of Seafarers -Dewi Para Pelaut- yang kuilnya berdiri tegak di jalan masuk pelabuhan. Orang Portugis mengadopsi nama Ma Gao yang kemudian secara bertahap berubah menjadi Macao atau Macau. Macao tidak luas, hanya sekitar 28,6 km persegi. Dimana luas tersebut sudah merupakan penjumlahan luas dari Macao Peninsula, Pulau-pulau Taipa, Coloane, dan COTAI; daratan hasil reklamasi, termasuk bandara Macao ternyata berdiri di atas tanah hasil reklamasi.

Mata uang Macao adalah ‘The Pataca’ (MOP$) terdiri dari 100 Avos dan merupakan mata uang resmi Macao, walaupun di sana, Yuan (RMB) dan Hongkong Dollar (HKD) tetap diterima. MOP 103,20 sama dengan HKD 100 dan berarti IDR 120.000 secara kasarnya. Nah untuk hitungan secara kasar, sebagai perbandingan 8 Patacas sama juga dengan USD 1. Silahkan itung-itungan deh. Hitungan ke dalam rupiah 1 Pataca sekitar IDR 1500,-. Ini penting kita tahu karena di Macau bisa menggunakan Pataca, Hongkong Dollar, Yuan dan juga US Dollar. Jadi sebenarnya tidak perlu repot menukar uang bila misalnya pergi ke Macau lalu lanjut pergi ke Hongkong dan ke Cina Daratan.

13459959731687174015

St Paul. Dokumen Pribadi

Bila pergi ke Macau, ada suatu landmark di Macau yang disebut bila tidak berfoto disana, sama saja tidak sah pergi ke Macau. Tour guide ngajak saya kesana heboh sekali. Saking hebohnya sampai kami berlari-lari berkeringat dari parkir bis di udara panas terik ini untuk datang kesana. Kami buru-buru karena waktu sudah mepet untuk kembali ke bandara. Tempat yang kamu tuju dan menjadi ikon Macau ini adalah reruntuhan St Paul.

Dibangun di tahun 1582, Katedral St Paul ini dahulu merupakan katedral terbesar di Asia. Namun karena badai topan di tahun 1835 katedral ini terbakar dan hanya menyisakan sepotong dinding fasade. Walaupun hanya sebelah, masih terlihat keindahan arsitektur dan relief yang tersisa disana. Reruntuhan St Paul ini adalah termasuk dari 20 lebih bangunan bernuansa gabungan Cina Portugis yang dilindungi disana, dan yang paling terkenal.

Penunjuk jalan kami mengatakan bahwa katedral ini tidak bernasib mujur dan seperti dikutuk, walaupun dahulu pernah ada usaha untuk memperbaikinya, namun usaha tersebut sia-sia, karena katedral kembali terbakar. Saya tidak tahu tingkat kebenaran informasi ini. Di brosur tidak ada yang menjelaskan sampai berapa kali terbakar. Yang jelas usaha merenovasi ini tidak dilanjutkan sehingga Katedral ini hanya sepotong saja. Namun itulah uniknya.

Lalu apalah artinya jalan-jalan tanpa makan? Macau walaupun terkenal sebagai kota judi tentu saja tidak semua orang ingin pergi berjudi pergi kesana. Seperti saya. Sepertinya saya tidak berbakat sama sekali untuk memenangkan uang besar dari hasil judi.

Bagi yang tidak ingin berjudi, jalan-jalan di Macau sangatlah menarik. Arsitektur di Macau sangat unik dan indah dipandang. Jalanan kecil berbatu-batu disana sangat Eropa. Suasana sore sangat menyenangkan dinikmati dengan berjalan-jalan dan menikmati makanan kaki lima.

3147922626_52499c3700

Portuguese Tart. WIkipedia

Nah bila ke Macau jangan lupa mencicipi Portuguese Egg Tart. Makanan ini luar biasa enak. Sekali mencicipi bakal ketagihan dan tidak cukup hanya satu! Makanan manis dan lezat ini konon diciptakan lebih dari 200 tahun yang lalu oleh suster Katolik di Jerónimos Monastery (Portugis: Mosteiro dos Jerónimos) di Belém di Lisbon Portugal dan dibawa resepnya untuk dikenalkan di Macau! Portugese Egg Tart tersedia di mana-mana di Macau dan sepotong harganya sekitar 5 Pataca.

Ada juga puding susu yang super rasanya. Nama penjualnya Yee Shun Milk Company. Kini jaringannya ada juga di Hongkong. Ini benar-benar makanan ringan yang lezat dan bikin ketagihan, rasanya halus dan lembut di lidah. Ada yang dingin ada yang hangat. Saya sih suka yang dingin. Bisa ditambah kacang merah atau sedikit jahe agar rasanya lebih mantap.

Yang saya inginkan bila saya berkesempatan pergi ke Macau lagi yaitu menyewa skuter! Saya ingin sekali berjalan-jalan keliling kota menikmati pemandangan dan berfoto-foto di tempat-tempat yang menarik dengan bepergian menggunakan skuter. Kalau naik bis atau kendaraan kayaknya engga praktis juga karena jalanan di Macau banyak yang kecil-kecil.

Selain itu menaiki gondola juga ada dalam daftar saya jika saya ke Macau. Gondola tidak cuma bisa dinaiki di Venesia ternyata. The Venetian Macau menawarkan Italia gondola Italia lengkap dengan pemain musiknya untuk menyusuri San Loco, Marco Polo, atau Grand Canals.

Romantis sekali ya Macau ini, siapa bilang terpukau di Macau cuma bisa dengan berjudi? Banyak sekali hal-hal yang menarik dan menyenangkan untuk ditelusuri dan dinikmati disana. Tahukah Anda bahawa ada 25 situs di Macau yang merupakan warisan kebudayaan dunia yang terdaftar di UNESCO? Wah makin ngebet deh untuk pecinta sejarah dan kebudayaan untuk bisa datang ke Macau, seperti saya tentunya.

screenshot-www facebook com 2014-09-22 13-09-43

screenshot-twitter com 2014-09-22 13-16-15

screenshot-twitter com 2014-09-22 14-02-13

Sekedar info bagi yang senang mengikuti lomba penulisan blog, ini beberapa info dan link dari lomba blog yang sedang berlangsung saat ini, check it out ya:

Lomba Blog Seaquill 

  • Tema tulisan : Memilih Suplemen Makanan Yang Tepat.
  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia dan tidak ada batasan usia.
  • Peserta bebas menggunakan blog apapun seperti wordpress, blogspot atau self-hosting. Tidak diijinkan menggunakan facebook notes.
  • Peserta menulis 1 buah artikel blog sesuai dengan tema yang ditetapkan dengan minimal 500 kata per artikel.
  • Peserta hanya boleh mendaftarkan 1 blog saja
  • Blog yang didaftarkan minimal berumur 6 bulan.

 

Lomba Blog Why Macau

Hadiah

  • Tiga finalis lomba blog “Why Macau” akan diajak ke Macau selama 3 hari 2 malam.
  • Satu pemenang berkesempatan mendapatkan Grand Prize 1 unit Handphone “iPhone 5C”

Periode Lomba

  • Submit : 19 Agustus – 30 September 2014
  • Penjurian : 9 Oktober – 18 Oktober 2014
  • Pengumuman Finalis : 17 September 2014
  • Trip Macau : November 2014

Tahap 2 Lomba (Finalis)

  • Submit : Awal Desember 2014
  • Penjurian : Desember 2014
  • Pengumuman : 15 Desember 2014

IMG_0479Tak salah jika penyair dan budayawan Emha Ainun Najib pernah merangkai kata menjadi puisi Antara Tiga Kota. Seolah setiap kota yang dia gambarkan itu adalah berjenis kelamin. Ada kota yang keras dan jantan, ada yang lemah lembut gemulai penuh keperempuanan.Tapi perlu saya jelaskan Emha tidak cerita Bandung atau Medan kok. Dalam puisinya adalah Surabaya, Jakarta dan Yogya. Tapi saya setuju dengan penggambaran sifat kota tersebut. Menurut saya ada juga kota yang cantik pesolek penuh daya tarik dan suka mengerlingkan mata dengan bulu panjang yang lentik, kadang judes kadang lembut menggoda. Bandung misalnya. Saya selalu menganggap Bandung adalah kota yang feminin. Kadang genit, menarik dan juga cantik.

Tapi tidak begitu dengan kota Medan. Medan adalah kota yang lelaki. Saya merasakan nafas kota yang penuh vitalitas. Panas, garang, gagah dan tampan (andaikan lebih banyak pohon disana dan lebih rapi) kota maskulin yang sangat ganteng ini mengingatkan saya pada pemeran Pandawa dalam film Mahabharata versi terbaru.

Camera 360

Minum milo dingin sesampainya di Kualanamu

Mengunjungi Medan sangat membuat saya senang dan bahagia. Terbayang sudah keindahan alam di Danau Toba, durian, kue-kue yang legit, dan makanan-makanan yang enak disana. Lagipula saya pun penasaran ingin melihat bandara Kualanamu yang belum lama beroperasi ini. Benarkah semegah yang diceritakan orang.

Saya bersama teman-teman pergi ke Medan dari Bandung jam 9 pagi, bertolak dari Bandara Husen yang sudah tua dan lelah ini. Kabarnya sih akan segera direnovasi. Pergi dari bandara kecil mungil dan tiba di Kualanamu yang memiliki luas terminal penumpang sekitar 6,5 hektaree dengan fasilitas area komersial seluas 3,5 hektaree & fasilitas kargo seluas 1,3 hektaree, cukup membuat terasa banget perbedannya. Banyak fasilitas belum beroperasi di bulan saya pergi kesana. Yang saya sayangkan toilet di bandara ini kok sudah kotor dan mulai rusak. Loh kan baru ya? Kok sudah rusak lagi?. Padahal toilet perempuan loh. Apakah sebegitu ganasnya penggunaan toilet ini sampai-sampai secepat itu kotor dan berubah jorok? Padahal bandaranya luas, bersih dan bagus. Saya memang suka sensitif dengan yang namanya toilet.

Kami menggunakan bis yang disediakan agen travel untuk berangkat dari bandara menuju kota Medan. Sebenarnya disediakan juga transportasi kereta api. Ini yang saya ingin coba sebenarnya. Kapan-kapan mungkin. Menuju kota Medan, terasa udara yang panas dan matahari yang garang. Sepanjang jalan banyak terlihat perkebunan yang luas. Di dalam kota Medan menuju hotel, kami melewati Istana Maimun yang indah. Sayang terlihat kurang terurus, tamannya kurang rapi dan kurang rimbun. Istana Maimun ini sangat unik karena didesain oleh arsitek Italia untuk Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888, Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Konon saat ini masih dihuni oleh para keturunan dari Sultan Deli.

Malam hari saya dan teman-teman lain berangkat menuju tempat membinasakan duren yang paling terkenal di kota Medan. Duren Ucok yang legendaris! Ih sebagai penyuka duren, momen ini benar-benar menggairahkan buat saya. Duren yang legit, manis, kuning, harum, lembut, khas dari duren Sumatera sudah membayang-bayang rasanya di ujung lidah.20140218_210352

Sesampainya di Duren Ucok yang berlokasi di jalan Iskandar Muda ini kami terkagum dengan jumlah duren yang membentuk gunung-gunung kecil di seantero depan halaman ini. Banyak betul. Menurut pramusaji yang disana, duren disini tak kenal musim karena didatangkan dari berbagai pelosok Sumatera, dari kampung-kampung dan desa, dimana mereka memiliki musim durian yang berbeda sehingga pasokan duren ini selalu terpenuhi. Wah, kabar baik bagi penggemar duren. Kami tidak akan kehabisan stok!.

20140218_210230 (1)

Beliau bukan tukang duren, melainkan bos saya

Menurut penggemar duren, banyak yang menggemari duren jenis ini karena berbeda dengan duren monthong yang tebal dagingnya, ketebalan duren ini sedang-sedang saja. Rasanya manis namun disebut cenderung ‘pahit’ tapi saya sendiri tidak menemukan pahitnya dimana. Yang ada sih enak enak saja. Tapi memang kalau makan duren monthong kayaknya kita seperti dijejali dengan rasa yang penuh dan tebal sekaligus, makan duren Medan ini berbeda. Kita bisa santa-santai memangsa duren ini sampai satu kepala tanpa neg di biji pertama.

Walau saya mengkategorikan diri sebagai penggemar duren tingkat akut, namun saya membatasi diri dalam melahapnya. Puyeng gara-gara duren tidak lucu deh, apalagi sampai mabuk durien, berhenti sebelum kenyang adalah prinsip yang saya anut, demi kesehatan perut dan jiwa tentu saja.

Esok hari kami menuju Danau Toba! Karena perjalanan dari Medan, katanya bisa mencapai 6 jam perjalanan, kami diminta siap-siap sejak pagi untuk berangkat kesana menggunakan bis kecil. Tidak semua teman dalam rombongan kami ikut ke Danau Toba, sebagian ada yang main golf, dan setelah saya investigasi tanpa menyeluruh dan selewat saja, yang main golf ini adalah teman-teman saya yang aslinya adalah orang Medan.

Screenshot_2014-02-19-09-23-17

 

Terlihat di maps yang saya capture ini, perjalanan menuju Danau Toba ini lumayan jauh. Untungnya jalanan cukup bagus dimana membuat supir melarikan bis dengan cukup maksimal. Sinyal Telkomsel juga tokcer sehingga sepanjang jalan saya bisa browsing internetan menghilangkan bosan di perjalanan.

Di tengah perjalanan kami mampir ke Toko Paten di Pematang Siantar. Tepatnya di Jalan Bandung 28 Siantar Barat. Loh ada nama Bandung juga ya disini. Saya mengingat-ingat apakah di Bandung ada jalan bernama Jalan Siantar. Rasanya tidak ada. Toko Paten ini terkenal bagi turis, yaitu tempat penjualan oleh-oleh kacang tumbuk (ting-ting, teng-teng, tong-tong, tang-tang) juga aneka penganan khas lainnya dan sirup markisa. Kacang tumbuk dengan suara berulang ini rasanya enak sekali. Banyak turis asing juga saat saya berada disana sedang membeli berbagai oleh-oleh. Muka mereka tampak memerah kepanasan. Tak heran, udara begitu panas, namun kadang terasa angin yang sepot berhembus yang menyejukan tubuh kami. Saran bagi pelancong, untuk pergi ke Danau Toba ini jangan lupa memakai pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Namun jangan lupa jaket dan penahan dingin lainnya, angin di kapal perahu menuju Pulau Samosir bukan main dingin.

Sampai di Parapat, terasa sejuknya udara di pegunungan. Ya, Danau Toba ini berada di ketinggian. Bayangkan! Danau yang sangat teramat luas ada di ketinggian. Jelas ini adalah super volcano. Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan merupakan danau volcano terbesar di dunia. danau dan Supervolcano. Danau ini memiliki luas berupa 100 kilometer panjang, lebar 30 kilometer, dan sampai 505 meter (1.666 kaki)  kedalaman. Hih serem. Terletak di tengah-tengah bagian utara pulau Sumatera Indonesia. Letusan super volcano yang membentuk  Danau Toba ini menurut perkiraan terjadi 69.000 atau 70.000 tahun yang lalu. Saking dahsyatnya disebutkan para ahli bahwa letusan volcano ini nyaris menghapuskan  kehadiran kehidupan manusia dari muka bumi.

Jelas banyak turis asing datang ke Medan karena daya tarik Danau Toba ini, bukan hanya karena  ingin makan kacang tumbuk ting tung tang teng itu tentu saja.

Camera 360

 

Karena eksistensi dan selfie bukan hanya milik Princess Syahrini, sayapun berfoto-foto dalam perjalanan menggunakan kapal ferry  ke Pulau Samosir. Tidak hanya saya, teman seperjalanan saya pun tercengang melihat betapa luasnya Danau Toba ini. Rasanya bukan danau, tapi laut. Mengingat dalamnya mencapai 500 meter lebih, saya bertanya-tanya apakah ada makhluk monster sejenis Lochness yang hidup disini? Tapi air tampak begitu menyenangkan dan ramah, mustahil tiba-tiba muncul monster berkepala panjang bergigi tajam muncul dari danau rasanya.

Kami sampai di desa Tomok di Pulau Samosir. Tomok menurut guide kami, artinya semok atau montok. Tidak heran karena sesuatu yang montok dan semok pada payudara wanita ini dianggap sebagai lambang kesuburan bahkan dijadikan lambang, tidak hanya dua malah empat. Lambang kesuburan ini dipasang di pintu gerbang menuju makam Raja-raja Samosir.

Turun dari kapal Ferry, tampak tugu selamat datang dan plang besar peta pulau Samosir. Tugu ini unik karena diukirkan pasangan laki dan perempuan dengan pakaian adat masing-masing, diantaranya terdapat Batak Karo, Batak Pakpak-Dairi, Batak Simalungun, Batak Angkola, Batak Mandailing, dan Batak Toba.

Saya melihat jalan aspal mulus sepanjang pinggir pulau, wah asik sekali kalau digunakan untuk bersepeda keliling Pulau Samosir! Yah tidak sekeliling banget lah, itu bisa memakan waktu lema, paling tidak beberapa tempat sepanjang pulau akan menarik sekali dilakukan dengan wisata sepeda.

IMG_20140219_142751

Makam Raja Sidabutar di Pulau Samosir

Menuju makam Raja Sidabutar di Desa Tomok ini kami melewati toko-toko suvenir yang padat dengan barang dagangan. Jalan sempit beraspal sedikit menanjak menuju komplek pemakaman, di gerbang tampak lambang cicak dan juga  empat payudara di pilarnya. Cicak ini lambang dari kemampuan orang Batak untuk beradaptasi dengan lingkungan dan hidup dimana saja.  Masuk kompleks pemakaman, kami diharuskan mengenakan ulos. Ulos untuk pria motifnya lebih sederhana dibanding untuk wanita.

Makam raja-raja ini berupa sarcophagus, yaitu makam batu di atas tanah yang diukir dan diberi penutup.  Yang paling besar dalam foto di atas adalah makam makam Raja Ompu Naibatu Ni Ujung Barita Sidabutar.  Yang kira-kira artinya Raja yang perkasa sekeras batu yang terkenal beritanya sampai ujung dinia. Raja Naibatu ini memang terkenal sangat sakti mandra guna, Adapun ukiran di bagian belakang tutup batunya adalah ukiran wanita yang paling dicintai raja yaitu Anting Malela. Raja terkenal sangat sakti dengan rambutnya yang gimbal. Tampak di ukiran batu tersebut rambutnya yang tebal diukir. Warna hitam merah dan putih mendominasi warna pada lambang-lambang yang ada di makam kuno ini. Mengingatkan kepada ukiran dan warna di Toraja. Padahal jaraknya jauh ya. Melambangkan hal yang sama yaitu dunia bawah, dunia tengah yaitu alam ini, dan dunia akhirat.

Dari komplek makam, kami beranjak ke komplek rumah adat Batak, rumah adat batak disebut Rumah Bolon. Rumahnya dari kayu yang arsitekturnya cantik sekali.  Tampak ada ulos tersampir di dekat tangga kayu. Warnanya sungguh menarik hati. Di depan rumah-rumah adat Batak ini terdapat Patung Kayu Sigale-gale. Konon menurut hikayat, Raja Harahap yang sangat sedih kehilangan putra kesayangannya bernama Manggale dalam peperangan. Ia lalu memerintahkan pembuatan patung yang diberi pakaian dan menyerupai putranya, patung itu disebut Sigale-gale. Patung ini bisa bergerak dan menari secara mistis setelah dilakukan upacara tertentu, namun saat ini patung ini digerakan dengan tali sebagaimana marionette.

IMG_0525

Sigale-gale

IMG_0528-Resize

Camera 360
Sungguh menarik sekali perjalanan ke Medan ini, dua hari saja sudah banyak mendapatkan hal-hal yang menarik, masih banyak tempat wisata dan budaya yang sangat menarik untuk dieksplorasi di Sumatera Utara ini. Belum lagi bila bicara wisata kuliner. Saya masih sangat lapar, sangat haus, akan perjalanan untuk menyusuri keindahan alam dan budaya Nusantara ini, semoga masih banyak diberi kesempatan untuk berjalan-jalan dan menceritakannya.

Ngantuk di Kantor

Engga sering-sering sih ngantuk di kantor. Engga sesering waktu sekolah. Kalau lagi sekolah atau kuliah ngantuknya parah. Meja bisa sampai diileri. Kalau sekarang yah selevel lebih berwibawa lah. Engga ada guru yang nyuruh cuci muka. Engga ada yang ngomelin. Kecuali tatapan mata teman-teman yang curiga, kenapa saya ga banyak bersuara.

Ngantuk ini sungguh menyiksa. Kepala jadi puyeng dan muter, pandangan berkunang-kunang, karena antara keinginan dan kenyataan sungguh bertolak belakang.

Saat mengantuk keingnan kita adalah mengharapkan kasur dengan seprai yang dingin dan sejuk. Di kamar rumah yang berjendela besar-besar dengan angin semilir yang sejuk. Bantal-bantal yang banyak, dan suara-suara burung bercuitan. Duh.

Sementara saat ini, saat saya mengantuk, tidak ada tempat untuk memejamkan mata, hanya bersandar sesekali pada kursi yang katanya ergonomis tapi tidak memadai untuk tidur. Pandangan nanar menatap teman-teman yang sedang bekerja. Pemandangan di jendela pun berwarna abu-abu suram, langit sedang mendung rupanya.

d’oh….

Mungkin diantara ide-ide yang muncul, kedahsyatan dan kehebatan petir yang mengilhami mas Hasmi, pengarang cerita Gundala Putra Petir saat menciptakan tokoh pahlawan super dari Indonesia tersebut di tahun 1969.  Selain itu mas Hasmi mengatakan bahwa ide tercipta tokoh Gundala yang berpakaian seperti tokoh pahlawan Amerika The Flash adalah legenda Ki Ageng Sela, guru Joko Tingkir pendiri Mataram yang memiliki kemampuan menangkap petir. Saya pribadi lebih suka Gundala berbaju selayaknya rakyat Jawa, dengan ikat kepala dan baju pangsi daripada berbaju ketat ala penyelam dan memakai topeng bersayap. Lebih seksi baju pangsi kok, percaya deh, baju ketat ala Superman apalagi dengan celana dalam dipakai di luar itu..ehm. Agak gimana gitu ya.. terlalu eksplisit pada bagian tertentu, you know what I mean.

Kekuatan, ketakutan dan keindahan yang diakibatkan petir atau halilintar ini tak heran membuat fenomena alam ini diceritakan sebagai legenda di berbagai penjuru dunia. Thor adalah putra dewa Odin dalam Norse mitologi.  Senjatanya berbentuk palu, Mjölnir, yang digunakan dewa petir, halilintar, guntur dan kekuatan itu untuk melawan musuh-musuhnya. Tak heran di Viking Era, bentuk palu ini dijadikan gantungan untuk kalung sebagai hiasan pria. Mitologi Yunani menyebutkan bahwa Zeus, pemimpin para Dewa adalah dewa yang menguasai petir. Ada istilah bahwa tersambar petir berarti “diberkati oleh Zeus”. Versi dewa yang langsing datang dari India. Indra adalah nama Dewa Perang dalam Hindu. Senjatanya disebut vajra, yang berarti petir atau intan. Vajra sering dijadikan pula sebagai bentuk perhiasan.

Indonesia yang berada di daerah khatulistiwa dan memiliki curah hujan tinggi, otomatis menjadi langganan petir. Intensitas sambaran petirnya dari sangat tinggi sampai dengan rendah.  Bogor dan Indramayu merupakan kota di Indonesia yang tergolong kota dengan sambaran petir yang tinggi.

Karena panas yang sangat tinggi dan daya rusaknya yang luar biasa, petir menjadi ancaman berbahaya bagi keselamatan manusia. Coba pernahkah perangkat di rumah Anda pernah menjadi korban sambaran petir? Saya pernah… 1 kali TV rusak dan tidak bisa diselamatkan lagi, dan 2 kali modem untuk internet dan wifi.

Kemanakah petir menyambar?

Kadang petir menyambar langsung ke bangunan. Ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kebakaran, selain kerusakan yang mungkin terjadi pada alat-alat listrik, dapat pula mengenai manusia yang dapat mengakibatkan tewas atau cacat.

Selain itu petir dapat menyambar ke jaringan listrik, ini karena jaringan listrik PLN tempatnya tinggi dan menggunakan kabel terbuka.  Dapat juga petir menyambar ke jaringan telekomunikasi.

Untuk itu sistem proteksi petir di rumah atau bangunan haruslah baik untuk mencegah kerusakan karena panas sehingga menimbulan kebakaran, ataupun kerusakan karena kapasitas listrik petir yang secara teknis yang mengakibatkan kerusakan pada struktur bangunan dan jaringan listrik dan telekomunikasi.

Biasanya karena bahaya petir ini dianggap tidak sesering datangnya seperti bahaya banjir, orang cenderung mengabaikan sistem proteksi rumahnya dari sambaran petir. Padahal kerugian dan resiko yang ditimbulkan lumayan besar.

 

 

Blogger Apakah Saya?

C360_2014-03-30-16-52-09-320Saya suka puyeng kalau misalnya ada yang minta mengkategorikan blog saya ini blog berjenis kelamin apa. Sejauh ini emang engga ada yang nanya sih. Tapi kalau tiba-tiba ada yang iseng nanya gimana. Gawat kan. Padahal saya sudah lama ngeblog, sejak 2000 tahun sebelum Masehi  tahun 2006 kalau tidak salah. Edun kan, mungkin saya bisa dikategorikan memfosil. 

Tapi sejauh ini saya tidak tahu blog ini apakah masuk kategori blog jalan-jalan, blog makan, blog curhat, atau blog fesyen. Saya suka asik aja gitu kalau liat blog punya orang lain. Keren-keren jeh!

Ada Travel Blogger, banyak malah yang udah bikin buku. Ada Food Blogger, yang ini nih yang selalu bikin laper. Juga Fashion Blogger yang masih pada remaja yang nulisnya tapi kreatif banget. 

Halah. 

Da saya mah apa atuh. 

Apakah ada judul khusus buat blog gado-gado? Soalnya saya senang menulis apa saja yang menurut saya menarik. Masa kudu bikin satu blog untuk satu topik. Satu biji blog aja lieur, gimana kalau harus mengelola banyak blog. Mending kalau bahan tulisannya banyak, ini kan byar pet kayak kasus PLN di Medan.

Kadang ada ide, kadang padam. Malah banyakan padamnya. 

So..is anyone can help me?

 

logo

AirAsia.com

Kalau kata orang Sunda, saya itu ‘kuuleun’, hayah gimana itu bacanya? Begini nih.. KU-U-LEUN. Mirip bahasa Jerman yah? Kuuleun ini yang artinya kurang lebih dalam bahasa Indonesia, adalah ‘kuper’ alias kurang pergaulan. Memang yah, kalau dipikir-pikir bahasa Sunda itu mirip bahasa Jerman dan Perancis. Ya engga? Misalnya saja ‘peuteuy’ yang artinya pete. Bahasa Perancis juga mengenal banyak suku kata ‘eu’ seperti pada ‘fauteuil’. Jadi gimana nih maksud dari kuuleun alias kuper ini? Kok malah bahas bahasa yang bahkan engga nyambung? hihi maaf.

Dulu jaman saya kuper bin kuuleun itu, yang namanya bepergian atau berlibur, jarang banget pakai pesawat terbang. Apalagi pergi ke luar negeri, mimpi kali ye. Ditunjang bokek dan penampilan paspasan (penampilan paspasan sebenernya engga berhubungan tapi memperburuk situasi) lengkaplah diri saya ini sebagai mahluk kelas dua dengan mobilitas teramat rendah. Kalau orang lain cerita pergi ke Amrik atau ke Hongkong, saya mah paling punya cerita kejebur sawah di kampung Nenek, yang sebetulnya tidaklah buruk juga berlibur di kampung, saya bangga kok. Cuma ya itu tadi, soal kuper bin kuuleun, membuat kepercayaan diri itu turun. Dan ini bukan hal yang baik. Kepercayaan diri itu penting, apalagi buat yang pengen jadi bintang iklan dan sinetron. Itu modal utama. Bukan hanya buat jadi bintang iklan dan sinetron saja sih, buat segala hal kepercayaan diri itu penting. Itu sangat menunjang dalanm hal kehidupan dan karir. Percaya deh, been there done that.

Nah jadi saya ini dapat disimpulkan dari dua paragraf di atas dengan mudah, bahwasanya saya ini: bokek,bertampang paspasan, kurang pergaulan, mobilitas rendah, dan mengalami krisis percaya diri. Buruk sekali ya? Sudah menjadi pertanda bahwa saya engga bakalan sukses dalam kehidupan apalagi memajukan negara dan bangsa. Itu situasi yang sangat berbahaya bukan? Sebagai anak muda harapan bangsa, sudah sepatutnya saya (waktu itu) memiliki harapan dan cita-cita, juga kepercayaan diri, wawasan yang luas, sehingga mampu mewujudkan harapan negara dan orangtua.

Tapi itu dulu tentu saja. Mungkin terdengar ajaib ya bahwa adanya Air Asia, terjadi perubahan pada diri saya. Bahkan tampang paspasan pun bisa berubah. Engga percaya? Gini ceritanya.

Pengalaman pertama saya pergi sendiri ke luar negeri itu tahun 2005 dengan Air Asia. Engga jauh sih ke Malaysia. Kebetulan saya mendapat program training untuk berorganisasi di Kuala Lumpur selama satu minggu. Pergi sendiri itu beda dengan pergi rame-rame. Ya iyalah. Pergi sendiri itu membuat saya mempersiapkan diri sebaik mungkin.Banyak hal yang saya pelajari dan saya persiapkan sebelum berangkat. Tiket, itinerary, peta, biaya-biaya rute perjalanan, tempat makan, dan pakaian.

Sedikit tentang Air Asia. Air Asia berdiri di tahun 2001 dengan dimulai oleh 2 pesawat terbang. Komitmen dan keunikan dalam layanan telah membuat Air Asia berkembang dengan sangat pesatnya. Air Asia mengusung tagline “Now Everyone Can Fly”, dan Air Asia berkomitmen dalam menawarkan Low Cost Fare, hanya 25 menit untuk turnaround menjadikan Air Asia sebentar di daratan dan lebih banyak di udara, menjadikan cost menjadi berkurang karenanya. Low Cost Carrier Model dimana check-in dapat dilakukan sendiri, membuat Air Asia efisien dalam memberikan pelayanan, kenyamanan berupa add-on juga dapat dipilih hanya yang diperlukan, sehingga customer dapat lebih berhemat. Air Asia juga selalu berinovasi dalam Cost-saving dalam teknologi pesawat terbang sehingga lebih menghemat bahan bakar. Air Asia pun mengutamakan keselamatan penumpang, Safety First merupakan komitmen dalam memberikan Great value, amazing quality, dimana Air Asia mematuhi International Aviation Safety, sehingga keamanan dan kenyamanan penumpang selalu terjaga.

Dulu pertama saya mendapat tiket via e-mail saya keheranan. Ini beneran nih cukup dengan Code Booking saja? Saya baca bolak-balik jadwal keberangkatan dan segala macam info yang tertera. Tidak ada lembaran tiket yang dikirimkan ke saya. Hanya print-out e-mail saja yang saya punya. Air Asia adalah nama maskapai penerbangannya. Saya memiliki favorit warna merah. Air Asia ini berlogo dan bernuansa merah. Hih pertanda baik ya. Kayak nemu jodoh. Dari situ juga saya mengetahui praktisnya memesan tiket dan merencanakan perjalanan via website Air Asia. Ternyata mudah banget. Ditunjang navigasi yang tidak ribet, orang kuper seperti saya seolah tiba-tiba menemukan pencerahan. Apalagi harga tiket juga murah, banyak promosi pula.

Perjalanan denga Air Asia menuntut ilmu di Malaysia ini membuka wawasan saya. Juga membuat tampang paspasan saya terdongkrak walau tidak drastis. Soalnya saya engga mau malu-maluin tampil di depan peserta dari negara lain, jadilah saya memilih pakaian dan berpenampilan rapi dan representatif. Make-up juga lah dikit. Biar engga pucat. Bisa bepergian sendiri ke luar negeri ini salah satu top achievement dalam hidup saya, dan ini berkat Air Asia.

lowfare-2

Dapat memilih jadwal termurah. Gambar dari AirAsia.com

Selanjutnya di tahun-tahun berikutnya, saya selalu merencanakan liburan saya jauh-jauh hari dengan Air Asia. Saya pernah mendapat tiket murah ke Kinabalu seharga Rp 200.000 bolak-balik! Bayangkan. Ke Medan Rp 60.000 bolak-balik juga pernah. Juga liburan ke Bali sekeluarga. Ke Singapore jadinya seperti pergi ke Singaparna Tasikmalaya, bisa sering-sering karena harga tiket yang murah. Saya juga beberapa kali menggunakan AirAsiaGo untuk memesan hotel di Singapore dan Kuala Lumpur. Harganya sangat bersaing.

unnamed

Artikel tulisan perjalanan saya dibukukan bersama penulis lain

Jadi tidak hanya perjalanan ke luar negeri, tentu saja yang menjadi lebih mudah terlaksana berkat Air Asia. Untuk perjalanan dalam negeri baik liburan dan bisnis menjadi lebih mudah dengan adanya Air Asia. Saya sendiri berkat perjalanan saya yang campur antara tugas kerja dan jalan-jalan wisata, akhirnya bisa banyak menulis tentang kisah perjalanan. Yah engga banyak banget sih, tapi lumayan. Salah satu artikel saya pun sempat dibukukan, menjadi buku berjudul Jelajah Negeri Sendiri bersama penulis-penulis lain. Itu berkat pengalaman saya bepergian ke destinasi menarik dengan Air Asia.

Itu semua karena Air Asia. Hidup jadi lebih berwarna. Apalagi dengan itu salah satunya saya pun bisa meng-upgrade diri saya ke arah yang lebih baik. Kepercayaan diri dan wawasan yang lebih luas dari sebelumnya. Itulah cerita bagaimana Air Asia telah mengubah hidup saya. Bagaimana dengan Anda?

 

Rumah Adat Batak di Pulau Samosir

Mengenal Lebih Banyak Budaya Indonesia Berkat Perjalanan dengan Air Asia. Gambar milik pribadi

Saya mah kalau dulu sejak jaman kapan tahun engga pernah tuh tau namanya walikota Bandung itu siapa. Pernah dengar sih yang namanya Dada Rosada. Tapi wajahnya kayak gimana dan kerjanya ngapain saya engga tau tuh. Lagian da saya mah apa atuh..cuma warga Bandung biasa.
Tapi sekarang baru sekarang loh..punya rasa bangga dengan yang namanya makhluk berwujud walikota Bandung. Ini setelah pekerjaan walikota ini dijabat oleh si Aa..eh si Akang… Ridwan Kamil yang kasep bageur pinter dan merakyat. Buktinya twit saya suka dibalas sama beliau.
Bandung juga menunjukkan geliatnya sekarang. Udah mulai cantik udah mulai molek. Tempat sampah udah disediakan dimana-mana. Gasibu udah engga pinuh lagi dengan pedagang kaki lima. Gedung Sate berwibawa kembali.
Karena gebrakannya yang memang terlihat, jadi ingin deh lebih tahu sosok Aa Ridwan Kamil ini..tak kenal maka tak sayang. Masa iya aktor pelem Korea Lee Min Hoo kita tau biodatanya tapi walikota sendiri engga tau? Wah teu kaci ari kitu mah.
Sebelum ngubek-ngubek biodata walikota..mari kita simak program kota Bandung yang dicanangkan si Aa.
Senin…senin apa ya lupa
Selasa ..lupa
Rabu Nyunda
Kamis Inggris
Jum’at bersepeda
Sabtu..wisata kuliner
Minggu cicing di imah..beberes.

Awful Sorrow

image

Pagi belum juga menjelang dan semburat cahaya bulan dingin masih melintas di jendela kamarku yang sebagian tidak tertutup. Aku terbangun dengan dua perasaan. Bahagia karena pertemuan dan sedih karena cuma mimpi.
Aku tak dapat kembali bermimpi. Lagu John Legend terngiang di kepalaku. All of me.
“Youvare crazy and i am out of my mind…”
Mimpi-mimpi ini mungkin jadi kutukan seumur hidup penyesalan tiada akhir dan ingatan yang tak kunjung padam.
Selalu tentang kamu.
Selalu pada saat pertemuan..saat berdua berjalan tak karuan saat telepon semalaman yang tagihannya membuat blingsatan.
Namun di mimpi berakhir bahagia. Kita bertemu orangtua kita dan selanjutnya seperti kisah upik abu…hidup bahagia selamanya dengan anak-anak nakal namun manis berwajah seperti kamu saat membuatku kesal.
Mimpi ini selalu datang dan berulang. Berbagai versi seperti sinetron Raam Punjabi. Tapi polanya memang selalu sama. Penyesalan. Kerinduan.

Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning
‘Cause I give you all of me
And you give me all of you

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 139 other followers

%d bloggers like this: