Feeds:
Posts
Comments

Karna Surya Putra

BclvueyCUAABbUk

Hear in brief, O son of Pandu!

I regard the mighty car-warrior Karna as thy equal, or perhaps, thy superior!

In energy he is equal to Agni. As regards speed, he is equal to the impetuosity of the wind. In wrath, he resembles the Destroyer himself. Endued with might, he resembles a lion in the formation of his body. He is eight ratnis in stature. His arms are large. His chest is broad. He is invincible. He is sensitive.

He is a hero.

He is, again, the foremost of heroes.

He is exceedingly handsome. Possessed of every accomplishment of a warrior, he is a dispeller of the fears of friends. No one, not even the gods with Vasava at their head, can slay the son of Radha, save thee, as I think. No one possessed of flesh and blood, not even the gods fighting with great care, not all the warriors (of the three worlds) fighting together can vanquish that car-warrior.

Itulah yang dikatakan Khrishna kepada Arjuna, peringatannya menunjukkan betapa hebatnya Karna, seorang athimaharathi -superhero, yang setara kekuatannya dengan Bhisma, Drona, dan Arjuna. Karna yang mendapatkan gondhiva Vijaya dan kesaktian Bragavastra dari resi Parashurama, juga memiliki khavac dan kundal yang dibawa sejak lahir pemberian ayahnya Deva Surya, menjadikanya tak terkalahkan. Hanya karena nasib malang dan kutukan yang dibebankan pada dirinya, yang bawanya pada kematian di tangan Arjuna.

Tragis adalah kata yang menyertainya sejak kelahiran Karna. Tak pernah dibelai sayang ibu kandungnya namun dihanyutkan di sungai demi aib yang ingin ditutupi dari kecerobahan Kunthi merapalkan mantra pemberian dari maharesi Durvâsâ Muni, memanggil Deva Surya kehadapannya sehingga memberinya anak lelaki yang cemerlang baik rupa maupun kesaktiannya.

Karna disebut juga Radheeya karena yang menemukannya terhanyut dalam keranjang di sungai adalah Adirata, seorang kusir kerajaan. Radha, istrinya sangat menyayangi Karna, dimana Karna pun menyayangi ibu yang mengasuhnya sehingga tidak sudi mengganti sebutannya dengan Kuntheeya saat Kunthi memintanya, namun tetap setiadisebut sebagai Radheeya, – anak Radha, sang ibu yang mengasuh dan mendapat penghormatan itu dari Karna sampai akhir hayat.

Semua menganggapnya berpihak pada Kaurava, hutang budi yang mengikatnya pada Duryudhana sang angkara, yang telah membelanya saat dipermalukan karena kastanya. Walau saya lebih percaya bahwa Duryudhana melakukan itu bukan karena kebaikan hatinya, tapi karena melihat peluang ada seorang sekutu yang bisa diandalkannya menyaingi Arjuna yang dibencinya. Namun Karna adalah Karna, yang tercatat dharmanya sebagai orang paling dermawan yang merelakan mematahkan gigi emasnya untuk sedekah kepada resi (sebenarnya Khrisna yang menyamar untuk mengujinya), di saat napasnya sudah satu demi satu dihela menuju kematian karena panah Arjuna di dadanya. Demi janji Karna merelakan zirah emasnya dilepas dengan luka parah dari badannya walau itu tahu adalah malapetaka baginya nanti di padang Kurusethra. Apalagi hutang budi, bagi Karna itulah dharmanya sebagai Kshatriya.

Namun siapa kira dia adalah pahlawan yang sebenarnya. Dikatakannya kepada Khrisna, biarlah dirinya mati di tangan Arjuna. Agar jalan Pandava mengalahkan Kaurava terbuka lebar adanya. Dia tidak tertarik penghormatan dari kelima Pandava, kerajaan yang pasti diserahkan oleh Yudhistira kepadanya, karena Yudhistira adalah orang paling berbudi di muka bumi, sangat tahu aturan dan kebajikan demi bila mengetahui Karna adalah kakak tertua. Dia katakan kepada Khrisna, pun bila Yudhistira menyerahkan kerajaan kepadanya, Karna akan menyerahkan pada Duryudhana, dan dengan demikian angkara murka tidak akan musnah. Dia tahu kejahatan Kaurava, karena selama itu bersama pihak Kaurava dia paling mengetahui tipu daya mereka.

Siapa kira.

Pahlawan yang tak  bisa muncul di depan. Pahlawan yang tidak mengharapkan pujian, pujian selalu menjadi milik Arjuna. Pahlawan yang tidak mengharapkan kerajaan, bertempur sebagai khsatriya dan mati sebagai khsatriya cukup sudah baginya.

Karna gugur tanpa penyesalan. Saat terakhir bahkan ditawarkan oleh Khrisna apa keinginan Karna, akan dikabulkan. Karna katakan dia sudah cukup berbahagia dapat melihat Khrisna dalam rupa sebenarnya sebagai Dewa Vishnu dan diperabukan oleh tangan Khrisna sendiri.

Dan Pandava? Kemenangan. Kerajaan.  Tapi juga penyesalan.

Terutama karena kematian kakak tertua di tangan mereka, Karna sang Surya Putra.

 

 

 

 

Dimas Masuk SMa

Camera 360Time flies so fast.

Anak saya yang ganteng mirip bintang pelem Korea, sekarang sudah mau masuk SMA.
Emang beneran ganteng?
Kalau anda penyuka Lee Min Hoo atau Kim Ki Bum, maka saya akan jawab, anak saya adalah gabungan wajah keduanya. Hehe.

Setelah dibuat puyeng dengan rayonisasi sekolah di Bandung, juga sibuk legalisir ktp dan kk ke kantor kecamatan yang pindah jauh sekali ke negara Cigondewah, akhirnya anak saya yang laki-laki bisa masuk SMA juga.

Pingin sih ke SMA 2, almamater saya, tapi karena alamat saya tidak berdomisili di depan kampus SMA 2, sementara yang sekelurahan bakal dapat insentif 1.15 poin dari nilai UN, yah punah sudah harapan kami. Mengingat saya dulu pernah tinggal tepat di seberang jalan dari SMA 2 rasanya rada gondok gondok gemes gitu deh.

Jadilah anak saya yang nilai UN-nya termasuk lumayan saja, alias 32.15, diterima di SMA 9 yang tidak jauh juga sih, namun tidak sekelurahan juga.

Saya cukup bahagia sih anak saya diterima disana. Soalnya kriteria pemilihan sekolah buat kami itu, sekolah itu kudu punya halaman luas dan ada pepohonan. Kalau bukan begitu rasanya engga klasik. Coba saja lihat sekolah-sekolah jaman dulu macam HBS, atau MULO. Pasti adem-adem kan?

Nah, ya gitu deh.

Semoga anak saya bersekolah dengan baik dan jadi anak yang berprestasi. Amiin.

Abis lebaran ini saya ingin cuti (lagi). Ih cuti melulu. Buat saya cuti itu penting. Artinya kita ini memiliki keseimbangan dalam bekerja. Profesional istilah orang-orang pinter bilang. Jadi jangan bangga kalau jatah cuti kita masih banyak. Tengoklah diri kita, itu bisa jadi kita bukan orang yang menempatkan diri kita secara seimbang dalam pekerjaan, liburan dan membolos dari kantor. Lho kok membolos? Saya tekankan tidak ada yang salah dalam membolos, sejauh itu porsinya kecil dibanding tugas dan tanggung jawab kita, lagipula membolos menbuat aliran adrenalin kita mengalir lancar dan kencang.

Coba saja.
Misalnya saat kita membolos ke tempat belanja sayur daging buah yang diskon setiap hari senin kamis, maka akan sangat membuat adrenalin mengalir kencang, dimana musik di dept store dan halo halo dari bagian informasi berkumandang, kita ditelpon bos yang menanyakan progress persiapan tender maintenance rutin BTS (apa pula ini ya), dan kita harus berlari lintang pukang mencari tempat aman untuk menerima telepon.

Sometimes it’s real fun, remind me of the ol good times when we were skipping school and being cool.

Nah jadi kembali soal liburan sehabis lebaran, dimana jalanan macet dan kita akan terjebak 12 jam di perjalanan padahal biasanya bisa ditempuh 3 jam. Saya merencanakan untuk berlibur ke Pangandaran. Hore!

Kenapa ke Pangandaran? Ya engga apa-apa. Saya kan asli perancis alias peranakan ciamis. Sekalian mudik ya sekalian liburan kan. Lagipula dari kampung saya ke Pangandaran itu lumayan lah, engga sejauh Bandung London.

Coba lihat ini beberapa foto dari galeri villamonyetjava.com, keren banget kan?

10. Gallery OCEAN VIEW malam by bono 2013

06. Gallery family bed 2013jpeg

Jalan-jalan Sore

image

Paling enak kalau Bandung engga macet, cuaca adem cenderung dingin, ada rintik-rintik romantis hujan dikit plus angin yang lembut membelai. Hufft.

Plus bolos dari kantor. Eh.
Dan pas lagi engga puasa.

Tujuan saya kalau engga macet ke pvj. Deket sih dari rumah. Masih satu rayon. Halah. Belum lepas nih dari bayang-bayang rayonisasi sekolahan di Bandung.

Nyaman banget sore tadi bengong cakep di Killiney Kopitiam. 

These are some photos, if you’d like to see.

image

image

image

Nah lho..menarik kan. Penggemar teh pasti tahu kalau teh Twinning atau Dilmah, macam-macam teh premium lainnya sering memberikan varian rasa. Misalnya mint. Atau sereh alias lemongrass. Dan lainnya.

Alangkah senangnya kalau kita punya kebun dimana kita bisa membuat teh sendiri. Bayangkan hari panas terik yang membuat leher tercekik dan haus tenggorokan, kita lalu meminum teh dingin dengan sebatang daun mint tercelup di dalamnya, pake es pula. Segar. Bisa juga saat malam-malam letih sepulang kerja, teh infusion dengan chamomile alangkah menenangkan.

Tapi gimana cara kita punya kebun teh herbal? Ya tanam dong.

Kebanyakan tanaman herbs untuk teh ini senang berada di bawah sinar matahari intensitas sedang.  Lalu untuk beberapa tanaman herbs, ada yang tumbuhnya invasif sekali. Misalnya mint. Bisa-bisa satu halaman penuh dengan mint karena akar rimpangnya yang menjalar kemana-mana. Untuk membatasi tumbuhnya yang liar ini, tanamlah mint dalam container, baru benamkan ke tanah.

Lalu tanaman herbs apa saja untuk seduhan teh?

mint. mint dikenal karena keharuman dan kesegarannya. mint juga dipakai sebagai campuran obat, dan berbagai bahan kosmetik. mint sangat mudah tumbuh.

chamomile. untuk campuran teh yang digunakan adalah bunganya. keringkan bunga chamomile dengan diangin-angin, lalu simpan dalam wadah tertutup.chamomile

catnip. kucing menyukai catnip. Bila diberikan pada kucing efeknya akan membuat kucing gembira, berguling-guling, atau bertingkah aneh. tapi sebagai seduhan teh, efek catnip adalah memberikan relaksasi dan menenangkan.

Lemonbalm. tanaman yang sekeluarga dengan mint tapi memberikan keharuman layaknya lemon. sangat segar dijadikan minuman

screenshot-www ppdbkotabandung web id 2014-06-22 19-19-31

Pembagian rayon berdasarkan wilayah di kota Bandung untuk pendataran SMA tahun 2014. Sumber info website ppdb kota Bandung.

1148912_648195508532505_1913260163_nBertanam herbs di halaman rumah dengan metode vertical ataupun di lahan sempit dengan pot merupakan pilihan keren. Ini karena herbs merupakan tanaman yang secara fisik tidak tumbuh besar, mudah dirawat, tidak rewel dan bermanfaat.

Manfaatnya selain untuk konsumsi baik itu untuk pengobatan alami ataupun dibuat teh herbal juga untuk memasak. Bahkan untuk yang hobi memasak bertanam herbs ini wajib adanya. Karena penggunaan herbs segar dan herbs kering yang diawetkan itu beda sekali. Seperti siang dan malam, seperti bedanya Aidan Turner dan Bopak. Semacam itulah. Continue Reading »

Kalau bapak-bapak banyak yang sibuk bikin prediksi hasil pertandingan World Cup di Brazil 2014, kalau saya sih karena anak saya mau masuk SMA yang saya buat adalah prediksi passing grade untuk masuk SMA. Waduh, pusing tujuh keliling karena data dan sumber di internet ini minim sekali. Untuk pas halaman penentuan rayonisasi saja website PPDB Bandung belum bisa dibuka, upgrade server katanya. Nah Kang Ridwan Kamil..kumaha ieu teh? Buat memastikan alamat kita dengan rayon sekolah aja kita bingung cari sumber terpercaya.

Tapi daripada pusing, ya sudah saya membuat saja sendiri hasil prediksi saya untuk passing grade masuk SMA Negeri di Bandung tahun 2014. Hitungannya dari mana? Ya tentu saja dari data tahun kemarin dan perkiraan dari hasil tahun sekarang yang katanya sedikit mengalami penurunan secara rata-rata untuk nilai UN SMP. Yang bikin pusing bikin prediksi adalah penambahan nilai sebesar 10% untuk yang satu rayon. Menguntungkan sih, tapi juga membuat perkiraan menjadi sulit.

Ini daftar yang saya buat untuk perkiraan passing grade masuk sekolah SMA Negeri di Bandung. Sepertinya anak saya sih tidak bisa masuk SMA 2 almamater saya tercinta, hiks.

rayon passing grade

Untuk persyaratan dari website PPDB Online 2014, jalur akademik dan non akademik adalah sebagai berikut:

Jadwal dan tempat pendaftaran
•Pendaftaran calon peserta didik baru dilaksanakan mulai tanggal 30 Juni sampai dengan tanggal 5 Juli 2014
•Layanan pendaftaran dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB. Tempat pendaftaran di SMA/MA yang dituju.

Persyaratan calon peserta didik
•Telah lulus dan memiliki ijazah SMP/MTs/Program Paket B
•Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada awal tahun pelajaran baru 2014/2015

Persyaratan administrasi pendaftaran

Jalur Non Akademis
•Foto copy akte kelahiran
•Foto copy Kartu Tanda Penduduk orang tua/wali calon peserta didik dan Kartu Keluarga yang dilegalisasi oleh Kelurahan
•Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) Asli
•Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak Orangtua/Wali (format disediakan pihak sekolah)
•Khusus calon peserta didik Jalur Non Akademis untuk afirmasi warga masyarakat tidak mampu/Yatim/Yatim Piatu/ yang memiliki MoU : ◦Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
◦Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak dari pejabat yang mengeluarkan SKTM (Format disediakan sekolah)

•Khusus calon peserta didik Jalur Non Akademis untuk apresiasi prestasi siswa : ◦Foto copy Sertifikat penghargaan yang dilegalisasi oleh Pejabat terkait
◦Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak dari Pimpinan Lembaga yang mengeluarkan Sertifikat (format disediakan pihak sekolah)

Jalun Akademis
•Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) Asli
•Foto copy akte kelahiran
•Foto copy Kartu Tanda Penduduk orang tua/wali calon peserta didik dan Kartu Keluarga yang dilegalisasi oleh Kelurahan (Pendaftar luar kota tidak memerlukan legalisir KK)
•Surat Keterangan Tanggungjawab Mutlak Orangtua/Wali (format disediakan pihak sekolah)
•Formulir pendaftaran (Format disediakan Sekolah)

Assesment Profiling

assesment-centre-header

omnicor.eu

Minggu kemarin saya mengikuti assesment profiling di Telkom Assesment Center.
Ini baru pertama kali buat saya ngikutin yang namanya assesment profiling. Barangkali ada yang pengen tau mahluk apa itu ataupun ada yang mau diikutsertakan juga di perusahaan tempat kerja anda, mungkin tips-tips dibawah ini akan membantu.

Tips ada yang serius ada yang tidak serius. Tapi jangan anda anggap yang tidak serius ini tidak berguna, bisa jadi malah lebih berguna dibanding tips-tips yang tidak berguna lainnya yang pernah saya buat.
Sebelumnya apa sih assesment profiling itu? Continue Reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 131 other followers

%d bloggers like this: